HaiBunda

MOM'S LIFE

Sering Overthinking? Ini Kata Terbaik Menghentikannya Menurut Pakar

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 02 Jan 2025 03:00 WIB
Sering Overthinking? Ini Kata Terbaik Menghentikannya Menurut Pakar/Foto: Getty Images/iStockphoto/nensuria
Jakarta -

Tahukah Bunda? Otak terus-menerus menyerap informasi dan menyesuaikan perilaku. Jadi, apa yang dikatakan kepada diri sendiri itu penting. Adapun kata-kata yang dapat Bunda sampaikan untuk menghentikan overthinking.

Overthinking bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan. Bahkan, mungkin Bunda meyakinkan diri sendiri bahwa memikirkan sesuatu dalam waktu yang sangat lama adalah kunci untuk mengembangkan solusi terbaik. Namun, biasanya itu tidak terjadi.

Melansir dari laman verywell mind, semakin lama memikirkan sesuatu, semakin sedikit waktu dan energi yang dimiliki untuk mengambil tindakan yang produktif.


Terlebih lagi, memikirkan semua hal yang seharusnya dapat dilakukan secara berbeda, meragukan keputusan Bunda, dan terus-terus membayangkan skenario terburuk, dapat melelahkan.

Kata terbaik untuk menghentikannya menurut pakar

Overthinking juga dapat mengubah refleksi yang bermanfaat menjadi kekhawatiran yang melemahkan. Hal itu membuat Bunda mundur, bukan maju. Seperti yang ditunjukkan penelitian, overthinking dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan mental.

Pembicara ternama, Scott Mautz, dalam bukunya yang berjudul The Mentally Strong Leader, mengungkap bahwa mengatasi overthinking membutuhkan kepercayaan diri, ketahanan, dan kekuatan mental.

Melansir dari laman CNBC Make It, mungkin Bunda akan terkejut ketika mengetahui bahwa salah satu cara paling ampuh untuk menyalurkan kekuatan mental agar berhenti overthinking dapat disederhanakan menjadi beberapa kata.

Scott menyarankan Bunda untuk mengganti “Bagaimana jika?” menjadi “Kita lihat saja nanti”. Menurutnya, orang yang terlalu banyak berpikir terus bertanya pada diri sendiri, “Bagaimana jika?” ini adalah pertanyaan mustahil untuk dijawab.

Jika bertanya hal itu kepada diri sendiri, cobalah untuk segera mengubahnya menjadi, “Kita lihat saja”, yang merupakan cara untuk melewati kemunduran analisis menuju penerimaan. Mengatakan hal itu dapat membantu Bunda menghentikan obrolan batin.

Implikasi yang mendasarinya adalah Bunda telah melakukan pekerjaan, pemikiran, analisis, dan persiapan lain yang perlu Bunda lakukan. Sekarang saatnya untuk melihat ke mana semua itu dan situasi membawa Bunda.

Cara ampuh untuk berhenti overthinking

Untuk membekali Bunda semaksimal mungkin, berikut beberapa cara yang dapat diikuti untuk menghentikan overthinking.

1. Mengalihkan perhatian

Daripada duduk dan memikirkan suatu masalah dalam waktu yang lama, Bunda dapat mengalihkan perhatian sejenak.

Otak mungkin menemukan cara yang lebih baik untuk mencari solusi saat Bunda teralihkan dengan hal lain. Bahkan, otak dapat mengembangkan solusi saat Bunda berhenti memikirkan masalah tersebut.

2. Menantang pikiran negatif

Ingatkan diri sendiri bahwa pikiran bukan fakta. Setiap overthinking, hal itu mungkin tidak akurat, atau bahkan realistis.

Mempelajari cara membingkainya kembali dengan cara yang lebih positif dapat membantu meredakan kecenderungan untuk overthinking.

3. Mengembangkan keterampilan interpersonal

Penelitian telah menemukan bahwa meningkatkan keterampilan interpersonal dapat membantu Bunda berhenti overthinking karena keterampilan ini memiliki pengaruh besar pada kebiasaan tertentu.

Cara untuk mengembangkan keterampilan interpersonal yang lebih kuat di antaranya meningkatkan kesadaran diri, meningkatkan rasa percaya diri, berlatih pengendalian diri, hingga menetapkan batasan.

4. Meditasi

Meditasi dapat menjadi alat yang sangat baik untuk mengarahkan pikiran ke arah yang lebih positif. Saat bermeditasi, fokuslah pada napas Bunda. Dengan latihan, Bunda akan merasa jauh lebih mudah menghentikan overthinking sebelum menjadi masalah yang lebih serius.

5. Berlatih menerima diri sendiri

Overthinking sering kali berasal dari berkutat pada kesalahan masa lalu atau mengkhawatirkan hal-hal yang tidak dapat diubah.

Daripada mencaci diri sendiri atas hal-hal yang mungkin disesali, cobalah untuk berusaha untuk lebih menerima dan berbelas kasih terhadap diri sendiri.

Nah, itulah kata yang dapat disampaikan untuk menghentikan overthinking. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Bahaya Akibat Overthinking di Malam Hari, Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

Mom's Life Arina Yulistara

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

9 Resep MPASI 6 Bulan ke Atas Anti Sembelit, Enak & Praktis Dibuat

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK