MOM'S LIFE
Dokter Ungkap Asal-usul HMPV hingga Gejala dan Pengobatannya
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 18 Jan 2025 21:40 WIBBelakangan ini Human Metapneumovirus (HMPV) tengah ramai diperbincangkan masyarakat. Penyakit sistem pernapasan yang mengalami peningkatan kasus di China dan Amerika Serikat itu ternyata sudah ada di Indonesia, Bunda.
Hal ini diungkap langsung oleh Spesialis Paru Konsultan di Rumah Sakit Persahabatan, Dr. dr. Erlina Burhan, MSc. Sp.P(K).
“HMPV dilaporkan terjadi peningkatan di Amerika Serikat pada akhir 2024. Di China akhir Desember 2024 juga terjadi peningkatan gejala ringan yang tadinya 0,1 menjadi 6,2 persen. Sementara yang gejala berat meningkat dari 1 sampai 5,4 persen,” ujar Erlina, dalam acara Webinar Update terkini virus respirasi : Human Metapneumovirus dan Influenza, Jumat (10/1/2025).
Namun, Erlina mengatakan sebenarnya virus tersebut juga sudah ada sejak lama. Hanya saja tidak banyak kasus yang ditemukan.
“HMPV bukan virus yang baru ditemukan, sudah 24 tahun yang lalu, 2001 dilaporkan dari Belanda. Banyak sekali batuk pilek, lalu kemudian peneliti memeriksa. Artinya, sepanjang 24 tahun ke belakang sudah ada orang-orang dengan infeksi virus ini, tapi memang tidak tercatat karena tidak diperiksa secara khusus,” ucapnya.
Ia pun menambahkan bahwa kemajuan teknologi yang sudah semakin canggih saat inilah yang akhirnya mengungkap peningkatan kasus tersebut.
“Cuma belakangan karena kemajuan teknologi mereka sudah punya alat PCR yang dapat mendeteksi virus.”
Gejala HMPV
HMPV disebut memiliki gejala mulai dari sedang hingga berat. Namun, terkadang pasien tidak mengalami gejala apapun, Bunda.
“Terkadang tidak memiliki gejala atau asimtomatik. Namun, ada juga gejala umum yang muncul, biasanya demam, batuk, pilek. Gejala lainnya seperti nyeri otot, nyeri kepala, ruam kulit, hingga tidak enak badan,” ungkap Erlina.
Erlina mengatakan kemungkinan ada juga gejala berat yang dapat dialami beberapa pasien kelompok berisiko tinggi, ini meliputi:
- Usia lansia lebih dari 65 tahun
- Anak-anak di bawah 14 tahun
- Orang dengan penyakit kronis (PPOK, asma, gagal jantung kongesif, hipertensi, dan diabetes melitus)
- Orang dengan sistem imun yang lemah, seperti HIV dan penyakit kanker
- Orang dengan obesitas
“Lingkungan yang padat penduduk dan higienitas yang buruk juga turut berpengaruh dalam penyebaran HMPV,” ungkap Erlina.
Pengobatan penyakit HMPV
Meski saat ini belum ditemukan vaksin untuk mengatasi HMPV, pasien dengan gejala ringan dapat melakukan pengobatan di rumah.
“Pengobatan infeksi HMPV bersifat supportif. Fokus pada penanganan gejala yang timbul, seperti antipiretik, oksigenasi, dan terapi cairan. Sebagian besar pasien dengan infeksi HMPV sembuh sepenuhnya tanpa intervensi spesifik,” ujar Erlina.
Adapun beberapa cara sederhana yang dapat Bunda lakukan di rumah untuk menghilangkan gejala HMPV:
- Istirahat yang cukup
- Konsumsi obat pereda demam
- Konsumsi obat batuk dan pilek
Namun, beberapa penelitian telah menunjukkan kemungkinan penggunaan Ribavirin, Imunoglobin, Fushion Inhibitors, dan Small Interfering Ribonucleic Acids (siRNA) untuk pengobatan dan pengendalian HMPV.
Cara mencegah penularan HMPV
HMPV ditularkan melalui droplet saat penderita batuk, bersin, dan berbicara. Droplet yang mengandung virus dapat stabil di udara dingin dengan kelembapan yang rendah, lingkungan tertutup dengan ventilasi buruk, dan permukaan atau benda yang terkontaminasi.
“Kelembapan rendah dan suhu dingin mendukung stabilitas virus. Studi di Scotland dengan 52.060 sampel menunjukkan peningkatan insidensi virus inlfuenza tipe A, tipe B, HMPV maupun RSV pada suhu dingin dan kelembapan rendah,” jelas Erlina.
Sementara itu, ada beberapa langkah yang perlu Bunda lakukan untuk mencegah penularan HMPV. Berikut di antaranya:
- Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, tempat kerja, atau sekolah. Kemudian, juga sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
- Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin, atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan.
- Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung, dan mata dapat menjadi pintu masuk virus.
- Bersihkan benda, permukaan, alat-alat yang sering digunakan, khususnya yang berada atau digunakan secara umum, seperti meja, keyboard komputer, pegangan pintu, bersihkan dengan cairan disenfektan.
- Hindari kontak erat dengan penderita
- Menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah
- Orang berisiko tinggi sebaiknya menggunakan masker terutama saat di kerumunan
- Menerapkan pola hidup sehat
Nah, itulah beberapa gejala hingga cara mencegah HMPV yang dapat Bunda lakukan agar tetap sehat. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Polusi Udara Sebabkan Batuk, Yuk, Tanam 9 Tanaman Herbal Ini di Rumah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Langkah Antisipasi, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Peringatan Waspada Kasus HMPV & Flu Burung
Virus HMPV yang Menyerang Anak Merebak ke Malaysia, Bagaimana di RI? Kenali Gejalanya
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Jam Tangan Rose Gold Kristal: Nyaman Dipakai Harian?
-
Beautynesia
Rekomendasi Playlist Lagu K-Pop untuk Bikin Semangat di Pagi Hari
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Lagi Naik Daun, Ha Young Tuai Kontroversi Karena Kakeknya Diduga Pro Jepang
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif