HaiBunda

MOM'S LIFE

Apa Itu 'Blind Box' yang Bikin Orang Ketagihan, Ternyata Ini Asal-usulnya

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Minggu, 23 Feb 2025 15:10 WIB
Ilustrasi Blind Box/Foto: iStock
Jakarta -

Bunda pernah mendengar istilah 'Hidup seperti sekotak cokelat, kita tidak pernah tahu apa yang ada di dalamnya'? Istilah ini telah berkembang di zaman modern dan menjadi sungguhan dengan adanya blind box.

Blind box merupakan mainan yang tidak hanya menarik perhatian anak-anak, namun juga orang dewasa. Mereka menikmati misteri yang ada di dalamnya karena mereka tidak tahu jenis mainan apa yang akan mereka dapatkan.

Melansir dari SCMP, blind box berkembang melalui penjualan produk dalam kemasan yang menyembunyikan item tertentu. Hal ini akan menciptakan rasa tertentu bagi pembeli yang hanya terungkap ketika dibuka.


Meski begitu, euforia ini berdampak pada rasa ketagihan. Banyak orang yang membeli blind box dalam jumlah banyak demi mendapatkan item yang mereka inginkan sehingga koleksinya pun lengkap.

Salah satu perusahaan terkemuka di industri blind box di China berhasil menarik minat konsumen dengan mainan kartun yang dirancang penuh gaya.

Secara cerdik, mereka memasukkan model-model langka ke dalam blind box. Mereka kemudian menarik para kolektor maupun pembeli biasa.

Asal-usul blind box

Dilansir dari laman CBBC, akar dari blind box ini bermula dari negara Jepang di tahun 1980-an, Bunda. Ketika itu, tas keberuntungan yang berisi barang yang tidak diketahui atau yang sering disebut fukubukuro, tengah populer di kalangan masyarakat.

Tidak hanya fukubukuro, kala itu juga turut ternama gashapon atau mesin penjual otomatis yang dioperasikan dengan koin yang mengeluarkan mainan secara acak. Kala itu, pasa ini bernilai lebih dari 866 pounds atau sekitar Rp17 juta di tahun 2019.

Diperkirakan, angka ini pun akan melonjak menjadi 3,5 miliar pounds atau sekitar Rp71,7 triliun di tahun 2024.

Blind box digunakan dalam bidang sosial

Ketertarikan terhadap ketidakpastian dan sensasi mengejutkan telah menyebabkan konsep blind box meluas ke berbagai aspek kehidupan, Bunda. Bahkan, konsep ini juga digunakan dalam bidang kuliner.

Bisnis dengan kelebihan makanan yang belum terjual telah memanfaatkan tren blind box untuk membersihkan persediaan dengan menjual sisa makanan dalam blind box. Dengan begitu, mereka menawarkan pelanggan kesempatan untuk membeli barang dengan harga diskon besar.

Pelanggan pun telah menyatakan kegembiraan mereka dengan pengalaman ini. Seseorang pun menyebut terkadang mereka mendapatkan jackpot.

"Saya sangat menyukai sensasi membuka kotak sisa makanan ini. Kadang-kadang ketika saya menemukan kue yang sangat berharga, rasanya seperti saya telah mendapatkan jackpot," ungkap seorang pelanggan.

Secara sosial, blind box melibatkan pertemuan dengan orang asing yang memiliki minat sama. Ini membantu mereka membina persahabatan baru dan memperluas lingkaran sosial mereka.

(mua/fir)
Blind box menghasilkan rasa kecanduan berjudi

Blind box menghasilkan rasa kecanduan berjudi

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Ciri Karakter Orang yang Bicara Sangat Cepat Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Aulia Putri Cantik Alyssa Soebandono & Dude Harlino, Ekspresinya Selalu Menggemaskan

Parenting Nadhifa Fitrina

Momen Cindy Fatikasari & Tengku Firmansyah Pulang ke Jakarta, Resmi Jadi Nenek-Kakek

Mom's Life Annisa Karnesyia

28 Promo Spesial Hari Kartini dan Payday April 2026: Diskon Makanan hingga Minuman

Mom's Life Natasha Ardiah

Apakah Masih Bisa Hamil setelah Vasektomi?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Karakter Orang yang Bicara Sangat Cepat Menurut Psikolog

5 Potret Aulia Putri Cantik Alyssa Soebandono & Dude Harlino, Ekspresinya Selalu Menggemaskan

7 Rekomendasi Lanyard ID Card Brand Lokal yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!

Apakah Masih Bisa Hamil setelah Vasektomi?

Momen Cindy Fatikasari & Tengku Firmansyah Pulang ke Jakarta, Resmi Jadi Nenek-Kakek

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK