HaiBunda

MOM'S LIFE

Kemarahan Suami Bumil Korban Pelecehan Dokter Kandungan di Garut hingga Ancaman Tak Bisa Praktik Seumur Hidup

Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Jumat, 18 Apr 2025 16:20 WIB
Ilustrasi ibu hamil korban pelecehan di Garut/ Foto: Getty Images/iStock/EvgeniyShkolenko
Jakarta -

Kasus pelecehan ibu hamil oleh oknum dokter kandungan berinisial MSF di Garut, menguak cerita baru. Disampaikan laki-laki yang mengaku sebagai suami korban, ia sangat marah ketika mengetahui istrinya menjadi korban pelecehan seksual saat memeriksakan kandungan.

Menurut laki-laki yang tak mau disebutkan namanya itu, kejadian berlangsung pada 2024. Melansir dari detikcom, Jumat (18/4/2024), kala itu, istrinya memeriksakan kehamilan anak pertama mereka.

Istri menangis usai melakukan kontrol kandungan

Pada saat kejadian berlangsung, ia tak bisa mendampingi sang istri karena harus bekerja di luar kota. Setelah melakukan riset akhirnya dengan ditemani kerabat, istrinya berangkat memeriksakan kandungan pada dokter MSF.


Pada saat itu, dokter MSF berpraktik di salah satu klinik swasta di Garut Kota. Sampai akhirnya, sang istri menelpon sambil menangis tersedu.

Istri saya bilang, kok ada yang aneh. Kok periksa kehamilan sambil tekan-tekan di atas (payudara)," katanya.

Kemarahannya dipendam selama setahun terakhir. Ia menyimpan dendam pada kelakuan dokter MSF dan baru mengetahui kasus yang sama mencuat seperti dialami korban dalam video yang beredar.

Perkembangan kasus pelecehan seksual oleh dokter kandungan di Garut

Korban lain kembali muncul ke hadapan publik. Terbaru, polisi mengungkap ada wanita berusia 24 tahun asal Garut yang mengaku dicabuli di sebuah indekos.

Diungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, MSF menyuntikkan vaksin pada korban di rumah orang tuanya. Lalu, ia melancarkan modus tersembunyi usai selesai menjalankan tugasnya sebagai dokter.

MSF meminta korban untuk mengantarkan pulang ke kos-kosannya di wilayah Tarogong Kidul. Tanpa curiga, ia kemudian mengantarkan oknum dokter tersebut dan berniat menyelesaikan pembayaran atas jasa MSF.

"Korban hendak membayarkan uang sebesar Rp6 juta, tapi pelaku menolak dan mengarahkan agar korban membayar di dalam kamar kosnya, dengan alasan malu dilihat orang," ungkap Hendra.

Tak disangka, hal itu menjadi celah untuk MSF nekat melakukan aksi cabul karena tergoda melihat pasiennya.

Dokter MSF ditetapkan sebagai tersangka

Polisi bergerak cepat menindaklanjuti kasus pelecehan yang diduga dilakukan dokter MSF. Saat ini, oknum dokter tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi menetapkan MSF sebagai tersangka dan kasusnya dirilis pada Kamis (17/4/2025). "Yang bersangkutan kami terapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin.

Sudah empat kali lakukan pelecehan seksual

Kapolres Garut AKBP M. Fajar Gemilang, oknum dokter MSF diketahui sudah empat kali melakukan tindakan serupa. Selama melakukan aksinya, ia melecehkan 4mpat orang berbeda.

Wamenkes sebut dokter pelaku pelecahan terancam tak bisa praktik

Menanggapi berbagai kasus pelecehan yang dilakukan oknum dokter, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono ikut memberi tanggapan. Terbaru, terungkap kasus pelecehan oleh oknum dokter yang menimpa perempuan berinisial QAR di Malang, Jawa timur.

Menurutnya, pihak Kemenkes akan menindak tegas para oknum dokter yang terbukti melakukan tindakan asusila. Dante menyebut, pihaknya akan mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) dokter yang terbukti terlibat dalam kasus pelecehan seksual.

"Yang berkaitan dengan kegiatan asusila kami cabut standar registrasinya oleh Kementerian Kesehatan, kalau dicabut dia tidak bisa praktik seumur hidup," ungkap Dante.

Demikian ulasan mengenai perkembangan kasus pelecehan ibu hamil oleh oknum dokter di Garut hingga pencabutan STR, yang membuatnya tak bisa praktik seumur hidup.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Please, Bun Jangan Lagi Anggap Pelecehan Seksual Itu Hal Normal

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Telat Suntik KB 3 Bulan selama Beberapa Hari tapi Sudah Berhubungan, Apakah Bisa Hamil?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Cara Merebus Ketupat Hemat Gas dan Tidak Cepat Basi

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Anak-Anak Fairuz A Rafiq Belajar Hafal Al-Qur'an di Bulan Ramadhan, Ada Rewardnya Bun

Parenting Nadhifa Fitrina

9 Ucapan Anak yang Kerap Disalahartikan Orang Tua Menurut Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Ciri Perempuan Tangguh Bisa Lepas dari Masalah, Bisa Mencintai Diri Sendiri

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Anak-Anak Fairuz A Rafiq Belajar Hafal Al-Qur'an di Bulan Ramadhan, Ada Rewardnya Bun

Telat Suntik KB 3 Bulan selama Beberapa Hari tapi Sudah Berhubungan, Apakah Bisa Hamil?

Hanung Bramantyo Baru Sadar Selama Ini Bernapas dari Satu Lubang Hidung, Kini Putuskan Oplas

5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!

9 Ucapan Anak yang Kerap Disalahartikan Orang Tua Menurut Psikolog

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK