MOM'S LIFE
Gigi Eks Cherrybelle Pernah Alami Anoreksia & Bulimia, Ketakutan saat Lingkar Pinggang Tambah 1 Cm
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Senin, 12 May 2025 06:30 WIBMantan personel girlgroup Cherrybelle, Brigitta Cynthia atau akrab disapa Gigi, baru-baru ini mengungkap fakta mengejutkan ke publik. Gigi ternyata pernah pernah berjuang melawan gangguan makan anorexia nervosa dan bulimia, Bunda.
Kedua kondisi tersebut dialami Gigi sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga sekarang. Bedanya, saat ini kondisinya sudah membaik lantaran dia telah menjalani terapi dengan psikolog dan rutin melakukan olahraga muay thai.
Saat mengalami anorexia nervosa, Gigi mengurangi asupan makannya untuk menjaga berat badan agar tidak naik. Pada satu momen, ia pernah merasa takut gemuk hanya karena lingkar pinggangnya bertambah 1 sentimeter (cm).
"Anorexia itu, jadi karena aku merasa gendut, aku ngerasa aku enggak suka sama badanku, kayak misalnya cuma nambah satu senti (1 cm) lingkar pinggang gitu, aku ngerasa aku gendut banget. Padahal sebenarnya enggak keliatan sama sekali," kata Gigi.
"Jadi, aku ngurangin nutrisi yang masuk ke badanku, ngurangin kalori dalam jumlah yang signifikan. (Kalau bulimia) Muntahin makanan," sambungnya, dikutip dari YouTube WaOde Sisters. HaiBunda sudah meminta izin untuk mengutip konten ini.
Berawal dari dibully saat SD
Gigi mengaku bahwa pemicu gangguan makan yang dialaminya ini karena pernah dibully saat SD. Perempuan 31 tahun ini kerap dibilang gemuk oleh teman-temannya.
"Ini self image saja mungkin, karena dulu pernah dibully pas SD. Ini belum aku share ya, aku pernah dibully pas SD, dibilang gendut-gendut gitu," ujarnya.
"Akhirnya aku yang kena, dan karena pada saat itu belum ada yang bisa bimbing untuk body image yang baik itu seperti apa. Maksudnya orang tua zaman dulu kan juga belum terlalu aware, jadi aku cari solusi gimana caranya supaya aku kurus, ya sudah muntahin makanan."
Apa itu anorexia nervosa dan bulimia?
Dilansir laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), anorexia nervosa atau anoreksia adalah gangguan makan yang diakibatkan oleh penurunan berat badan yang drastis. Orang yang mengalami anoreksia biasanya melakukan diet secara berlebihan, sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang ekstrem.
Ada pengidap anorexia nervosa yang suka mengeluarkan makanan yang telah dikonsumsi melalui muntah atau disebut bulimia. Walaupun anoreksia dan bulimia sama-sama termasuk gangguan makan, tapi kedua kondisi tersebut memiliki perbedaan dasar.
Seseorang dengan anorexia nervosa umumnya memiliki kepercayaan diri yang rendah. Mereka cenderung suka berpikir bahwa mereka terlalu gemuk meski berat badannya rendah. Sementara itu, pengidap bulimia sering kali memuntahkan makanannya karena rasa bersalah akibat makan berlebihan.
Penyebab anorexia nervosa dan bulimia
Para ahli tidak mengetahui secara pasti penyebab anoreksia. Kondisi ini sering kali dimulai dengan diet biasa. Seiring berjalannya waktu, diet dapat menyebabkan penurunan berat badan yang ekstrem dan tidak sehat.
Seseorang yang mengalami anoreksia lebih mungkin berasal dari keluarga dengan riwayat masalah kesehatan tertentu. Masalah tersebut meliputi masalah berat badan, penyakit fisik, dan masalah kesehatan mental.
"Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dari banyak faktor dapat meningkatkan risiko anoreksia. Faktor tersebut meliputi faktor genetik, biologis, perilaku, psikologis, dan sosial," demikian ulasan di laman Johns Hopkins Medicine.
Sama seperti anoreksia, penyebab bulimia juga belum diketahui. Namun, masyarakat dan budaya ideal yang suka menilai citra dan bentuk tubuh tertentu dapat berperan sebagai penyebabnya. Kondisi ini juga dikaitkan dengan genetik, karena gangguan makan cenderung diturunkan dalam keluarga.
Gejala anorexia nervosa dan bulimia
Ada banyak gejala anorexia nervosa yang dapat dikenali, seperti:
- Citra tubuh yang berubah
- Berat badan rendah atau menjadi sangat kurus
- Ketakutan yang sangat besar untuk menjadi gemuk
- Aktivitas fisik yang berlebihan
- Penolakan rasa lapar
- Perilaku makan yang tidak normal, obsesif, atau ritualistik
- Status gizi buruk
- Kehilangan cairan (dehidrasi)
- Sering sakit perut, kembung, atau sembelit
- Kelelahan ekstrem (fatigue)
- Tidak dapat menangani suhu dingin
- Rambut menipis, kuku rapuh, kulit kering atau kekuningan
- Penarikan diri dari situasi sosial
- Perubahan suasana hati hingga depresi
Seseorang yang mengalami bulimia umumnya mengalami gejala khas, yakni:
- Muntah yang diinduksi sendiri (sering kali secara rahasia)
- Olahraga berlebihan
- Puasa berlebihan
- Kebiasaan makan atau ritual tertentu
- Penyalahgunaan obat pencahar atau diuretik
- Periode menstruasi tidak teratur atau tidak menstruasi sama sekali
- Mengalami gangguan kecemasan hingga depresi
- Terobsesi pada makanan, berat badan, dan bentuk tubuh
- Masalah gigi akibat sering muntah
Penanganan anorexia nervosa dan bulimia
Perawatan anorexia nervosa akan bergantung pada gejala, usia, dan kesehatan umum pengidapnya. Perawatan juga akan bergantung pada seberapa parah kondisi tersebut, Bunda.
Perawatan medis darurat mungkin diperlukan untuk masalah fisik. Konseling gizi juga dapat membantu pasien dalam mempelajari cara membuat pilihan makanan sehat. Selain itu, terapi psikologis mungkin dibutuhkan untuk membantu pasien mengidentifikasi dan mengubah pola pikir yang negatif serta perilaku yang merusak kesehatan.
Pada kasus bulimia, fokus utama pengobatan adalah mengubah perilaku dan memperbaiki masalah gizi dengan terapi individu dan keluarga. Penggunaan obat-obatan juga mungkin dibutuhkan untuk mengatasi kecemasan.
Demikian cerita Gigi Cherrybelle tentang pengalamannya berjuang melawan anorexia nervosa dan bulimia, serta penjelasan terkait dua kondisi tersebut.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Diet ala Orang Jepang, Badan Auto Langsing Bun!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Stainless Steel SUS 430 Terbaik, Diklaim Jauh Lebih Awet & Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Main Monopoly Bareng Anak Bisa Jadi Cara Seru Kenalkan Konsep Uang
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
5 Alasan ‘Love in Sync’ Semakin Menarik untuk Diikuti!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Reaksi Mengejutkan Tom Cruise Saat Putrinya Resmi Ganti Nama Jadi Suri Noelle
-
Mommies Daily
Jangan Sampai Ketinggalan! 30 Daftar Film dan Serial Tayang Agustus 2026