Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Apakah Suami Istri Akan Berkumpul Kembali di Akhirat?

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Kamis, 17 Sep 2026 20:40 WIB

Happy Middle Eastern Spouses Using Mobile Phone Texting And Websurfing Sitting On Couch At Home. Modern Communication And Technology, Great Application For Cellphone Concept
Ilustrasi suami istri / Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Daftar Isi

Bunda telah kehilangan suami di dunia, apakah akan bertemu kembali di akhirat? Mari kita dengar penjelasan hadist dan ustaz.

Kehidupan rumah tangga tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan manusia di dunia. Bagi umat Islam, pernikahan juga dipandang sebagai bagian dari ibadah yang dijalani bersama dengan pasangan.

Ketika kehidupan dunia berakhir, apakah hubungan suami istri akan berlanjut di akhirat? Bahas di sini, yuk. Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Surga menjadi balasan bagi orang beriman

Surga digambarkan sebagai tempat penuh kedamaian dan kebahagiaan yang Allah SWT sediakan bagi orang-orang yang beriman dan menjalankan ketaatan selama hidup di dunia. Mengutip buku Surga karya Mahir Ahmad Ash-Syufiy, surga merupakan tempat keselamatan yang dijanjikan Allah SWT dan menjadi bentuk rahmat-Nya kepada hamba yang beriman.

Kenikmatan di dalamnya bersifat kekal. Para penghuninya pun memperoleh balasan sesuai dengan keimanan dan amal yang dilakukan selama hidup. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Bayyinah ayat 8 yang berbunyi;

جَزَاۤؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًاۗ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُۗ ذٰلِكَ لِمَنْ خَشِيَ رَبَّهٗࣖ

Artinya:

"Balasan mereka di sisi Tuhannya adalah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya."

Orang beriman dapat berkumpul dengan keluarga di surga

Gambaran mengenai berkumpulnya keluarga di akhirat juga terdapat dalam Al-Qur'an. Dalam Tafsir Ibnu Katsir, ketika menjelaskan surah At-Tur ayat 21, disebutkan bahwa orang-orang beriman akan dipertemukan dengan keturunan mereka yang mengikuti keimanan tersebut.

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِاِيْمَانٍ اَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ اَلَتْنٰهُمْ مِّنْ عَمَلِهِمْ مِّنْ شَيْءٍۚ كُلُّ امْرِئٍ ۢ بِمَا كَسَبَ رَهِيْنٌ

Artinya:

"Orang-orang yang beriman dan anak cucunya mengikuti mereka dalam keimanan, Kami akan mengumpulkan anak cucunya itu dengan mereka (di dalam surga). Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya."

Ayat tersebut menjadi salah satu dasar bahwa ikatan keluarga di antara orang-orang yang sama-sama beriman dapat berlanjut hingga kehidupan akhirat. Keluarga yang dimaksud dapat mencakup orangtua, anak, cucu, hingga pasangan.

Meski demikian, pembahasan mengenai pasangan suami istri yang telah bercerai memerlukan penjelasan tersendiri. Sebab, perceraian berarti ikatan pernikahan di dunia telah berakhir.

Apakah pasangan yang bercerai akan bertemu di akhirat?

Terkait hal ini, Ustaz Maulana memberikan penjelasan bahwa kondisi pasangan di akhirat berkaitan dengan keadaan mereka ketika menjalani kehidupan di dunia. Ia menerangkan bahwa pasangan yang berpisah karena perceraian tidak otomatis kembali menjadi pasangan di akhirat.

"Yang kedua tidak bercerai, pisah hidup tidak akan ketemu di akhirat, pisah mati baru ketemu," ujar Ustaz Maulana hadir di acara Islam Itu Indah TRANS TV.

Ia juga menjelaskan bahwa kehidupan di akhirat berkaitan erat dengan keimanan seseorang. Surga merupakan tempat bagi orang-orang yang beriman dan saleh. Oleh sebab itu, persoalan pasangan tidak dapat dilepaskan dari keimanan dan amal masing-masing.

Menurut Ustaz Maulana, seorang perempuan yang suaminya meninggal dan kemudian tidak menikah lagi akan bersama dengan suaminya yang telah mendahuluinya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keimanan dalam kehidupan rumah tangga.

"Beribadah, seiman kepada-Nya, surga itu tempatnya yang beriman dan soleh," tambahnya.

Bagaimana jika pernah menikah lebih dari sekali?

Ibnu Katsir membahas hal ini dalam kitab An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim. Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa seorang perempuan yang pernah menikah dengan lebih dari satu laki-laki karena beberapa kali menikah akan dipertemukan di surga dengan suami yang memiliki akhlak terbaik kepadanya selama hidup di dunia.

Penjelasan ini didasarkan pada dialog antara Ummu Salamah dan Rasulullah SAW. Ummu Salamah pernah bertanya, "Wahai Rasulullah, ada di antara kami perempuan yang pernah menikah dengan dua, tiga, bahkan empat orang. Jika semuanya masuk surga, siapakah yang akan menjadi suaminya di akhirat?"

Rasulullah SAW menjawab bahwa perempuan tersebut akan diberi pilihan, dan ia akan memilih suami yang paling baik akhlaknya. Ia akan berkata, "Ya Allah, suami inilah yang paling baik perlakuannya kepadaku ketika di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya." Rasulullah pun menegaskan bahwa akhlak mulia membawa kebaikan di dunia dan akhirat. (HR Al-Haitsami)

Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Ummu Habibah. Intinya, apakah pasangan suami istri yang telah bercerai akan bertemu kembali di surga sangat bergantung pada bagaimana akhlak mereka semasa hidup.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda