MOM'S LIFE
Orang Jepang Susah Bilang "Tidak", Ternyata Ini Alasannya
Amira Salsabila | HaiBunda
Kamis, 15 May 2025 03:00 WIBMenolak ajakan atau sebuah permintaan mungkin memang sulit dikatakan beberapa orang. Namun, ternyata hampir semua orang di Jepang tidak bisa mengatakan kata tersebut karena alasan tertentu.
Orang Jepang identik dengan kebiasaan mereka yang selalu mencoba beradaptasi dan memahami orang lain. Mereka terkenal sangat menghindari konflik dan akan mencoba mengurangi konfrontasi langsung dengan membaca situasi.
Oleh karena itu, mereka selalu menggunakan kata-kata lain untuk menolak ajakan atau sebuah tawaran.
Alasan orang Jepang sulit bilang ‘Tidak’
Terkadang penolakan langsung dapat dianggap kasar dalam bahasa Jepang. Dalam budaya Jepang, tidak lazim untuk mengatakan ‘Tidak’ secara langsung karena tidak sopan.
Dilansir dari laman Hapa’s Japan, untuk mengatakan tidak di Jepang, ada beberapa bahasa tubuh dan isyarat verbal yang dapat digunakan, seperti menunda jawaban, memiringkan kepala, berpura-pura berpikir, dan mengatakan “Mungkin”.
Tidak ada rumus dasar khusus membaca situasi dan hal itu hanya memerlukan latihan dan kesadaran. Sama halnya dengan bahasa dan budaya lain.
Secara keseluruhan, kesadaran umum tentang perilaku dan bahasa orang lain, serta bagaimana seseorang berperilaku dan bagaimana hal ini memengaruhi orang lain adalah kuncinya. Hal ini tentu jauh lebih melelahkan secara sosial, tetapi akan membantu Bunda berkomunikasi lebih baik dari orang Jepang.
Kata pengganti ‘Tidak’ yang sering digunakan orang Jepang
Jika ingin mengatakan tidak kepada seseorang dalam bahasa Jepang dengan cara yang sopan, berikut ada beberapa kata pengganti yang dapat Bunda sampaikan:
1. Chotto (Sedikit)
Secara harfiah, ini merupakan versi singkat dari respons “Sedikit sulit” atau “Saya agak terlalu sibuk”.
Bunda dapat menambahkan alasan, atau cukup tuliskan chotto dan orang-orang akan mengerti bahwa Bunda menolak dengan sopan. Ini paling baik untuk penggunaan yang lebih santai dengan teman dan keluarga.
2. Kekkou desu (Tidak apa-apa atau baik-baik saja)
Dilansir dari laman Busuu, kata pengganti ini adalah cara untuk mengatakan, “Tidak, terima kasih”, ketika ditawari sesuatu atau diundang ke suatu tempat. Kekkou desu jauh lebih sopan, sedangkan daijoubu desu (Tidak apa-apa) sedikit lebih kasual.
Meskipun penggunaannya kurang lebih seperti, “Tidak, terima kasih”, mungkin ada baiknya untuk menganggap daijoubu desu tidak seperti “Tidak”. Namun, lebih seperti mengatakan “Saya baik-baik saja”.
3. Sumimasen (Maaf)
Sumimasen dapat berguna dalam berbagai situasi, termasuk untuk mengatakan maaf dalam bahasa Jepang. Ini adalah cara yang sederhana untuk mengungkapkan penyesalan saat berbicara dengan orang asing, kenalan, atau seseorang di tempat kerja jika Bunda harus mengatakan tidak, tetapi tidak enak hati.
Jika ingin tahu cara mengatakan tidak dalam bahasa Jepang yang tepat, kata pengganti ini adalah pilihan yang tepat untuk Bunda sampaikan.
4. Uun
Uun memiliki arti hmm atau mm-mm. Kata ini dieja seperti u-n, biasanya diucapkan lebih seperti “Nnn” panjang dan sering disertai dengan menggelengkan kepala.
Uun paling baik dipelajari dengan menonton dan mendengarkan karena sedikit bergantung pada intonasi dan bahasa tubuh, tetapi begitu Bunda terbiasa, itu bisa sangat berguna dalam percakapan santai.
Nah, itulah alasan mengapa orang Jepang sulit mengatakan “Tidak” hingga kata penggantinya yang dapat Bunda sampaikan dengan lebih sopan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
10 Ucapan Idul Fitri 2025 Lucu, Kirimkan Jelang dan Setelah Lebaran Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
50 Kata-Kata Bahasa Inggris Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Instagram
35 Kata-Kata Bijak Kecewa pada Pasangan, Semangat Move On Bun
50 Kata-Kata Bijak Tentang Hubungan Kakak Adik, Ungkapan Rasa Sayang
Kata-kata Bijak dalam Bahasa Inggris untuk Memotivasi Bunda
TERPOPULER
3 Kesalahan Menidurkan Anak yang Sebaiknya Tidak Dilakukan
Kenali Gejala Pre-Diabetes pada Anak
Kisah Nyata USG Laki-Laki Lahir Perempuan, Momen Mengejutkan di Ruang Bersalin
Ini Alasan Lailatul Qadar Disebut Lebih Baik dari 1000 Bulan
Kenapa Semakin Banyak Ibu Hamil dan Menyusui yang Alami Kanker Payudara?
REKOMENDASI PRODUK
5 Android TV Box Terbaik & Terjangkau untuk Streaming dan Gaming 2026
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Tas Brand Lokal untuk Ibu & Mertua di Bawah Rp500 Ribu, Bagus Semua!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
6 Rekomendasi Vacuum Cleaner Handy dan Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran Kembaran Keluarga Terbaru dan Stylish
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Mau Beli Bibit Tanaman Buah? Ini 5 Toko Online dengan Rating Tinggi dan Tepercaya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Artis yang Punya Anak Setelah Didiagnosa PCOS
Deretan Artis Hamil Bareng Sahabat
Deretan Artis Ganti Profesi, Tinggalkan Dunia Hiburan
Kenapa Laki-Laki Lemah saat Demam?
Bubun Ngereview : Rekomendasi Tas Sekolah untuk Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Profil Maissy Cilukba, Mantan Artis Cilik yang Suaminya Selingkuh dengan Dokter Koas
-
Beautynesia
Tes Kepribadian Berdasarkan Genre Buku Favorit, Kamu yang Mana?
-
Female Daily
vivo V70 Series Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Kamera Telephoto 10x dan 200MP OIS
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Wanita Ini Kaget, Ibunya yang Sudah Wafat Tercatat Menikah dengan Pamannya
-
Mommies Daily
Tips Mudik bareng Anak Sesuai Usia, dari Bayi hingga Remaja