MOM'S LIFE
8 Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat
Amira Salsabila | HaiBunda
Kamis, 22 May 2025 21:00 WIBMerawat rambut kemaluan dapat memastikan rutinitas kebersihan yang akan meningkatkan rasa percaya diri. Hal ini karena saat nyaman dengan tubuh, Bunda akan merasa lebih baik secara keseluruhan.
Mencukur rambut kemaluan, atau bahkan memangkasnya sedikit, membantu menjaga kebersihan dengan memaparkan kulit ke sabun dan air yang biasanya tertutup oleh rambut.
Jika ingin mencukurnya, pastikan mempersiapkan kulit dan menggunakan alat yang tepat untuk meminimalkan rasa tidak nyaman. Sebab, cara yang salah dapat membuat Bunda rentan iritasi, luka bakar akibat pisau cukup, dan cedera.
Cara mempersiapkan bulu kemaluan untuk dicukur
Ada baiknya Bunda perlu melakukan sedikit persiapan sebelum menggunakan benda tajam untuk mencukur kemaluan. Berikut beberapa langkahnya:
1. Bersihkan peralatan cukur
Menggunakan peralatan yang perlu digunakan di bagian tubuh lain dapat menyebabkan infeksi. Sebelum menggunakannya, rendam peralatan dalam disinfektan selama minimal 10 menit, atau bersihkan secara menyeluruh dengan alkohol.
Bunda juga perlu memastikan pilih gunting atau pisau cukur dengan bilah yang tajam agar mudah digunakan.
2. Pangkas rambut berlebih sebelum mencukur atau merapikannya
Jika memiliki rambut panjang dan tebal, potong rambut hingga sekitar seperempat inci. Langkah ini membantu Bunda menghindari penyumbatan pisau cukur atau pemangkas.
Dilansir dari laman Healthline, Bunda juga akan memperoleh pandangan yang lebih baik terhadap kulit dan arah pertumbuhan rambut, yang mencegah kesalahan saat mencukur.
3. Mandi terlebih dahulu
Baik mencukur habis atau hanya merapikannya, mulai dengan kulit yang bersih untuk menghindari benjolan yang disebabkan bakteri.
Cuci area kemaluan secara menyeluruh dengan sabun dan air. Berendam setidaknya selama lima menit agar kulit melunak dan rambut mengembang.
4. Eksfoliasi
Gunakan loofah atau scrub lembut untuk mengelupaskan area yang ingin rapikan. Pengelupasan menghilangkan sel kulit mati atau sebum yang menyumbat folikel rambut. Ini membuat pisau cukur atau alat lainnya memiliki permukaan yang sehalus mungkin agar mudah dipijat.
5. Jaga kelembapan kulit
Bunda membutuhkan pelumas ini untuk meminimalkan gesekan dan menghindari luka. Menggunakan krim atau gel dapat membantu Bunda melihat bagian yang baru saja dicukur sehingga dapat menghindari area tersebut dua kali dan menyebabkan iritasi.
6. Mencukur atau memangkas searah dengan tumbuhnya rambut
Melawan arah tumbuhnya bulu kemaluan berarti alat Bunda perlu mengangkat rambut sebelum memotong folikelnya.
Hal ini berpotensi menimbulkan luka bakar akibat pisau cukur dan iritasi lainnya. Bunda akan mendapatkan hasil yang lebih halus jika mengikuti arus.
7. Luangkan waktu dan berhati-hati
Pekerjaan yang tergesa-gesa dapat berakhir dengan luka yang menyakitkan atau bahkan dapat membuat Bunda perawatan di rumah sakit.
Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa lebih dari 25 persen orang yang merapikan bulu kemaluan telah melukai diri sendiri. Duduk di tepi bak mandi yang kering dapat membantu mengurangi risiko terpeleset.
Bunda juga disarankan untuk menghindari mencukur dalam keadaan bulu kering karena dapat menyebabkan iritasi parah.
8. Mengeringkan kulit
Dilansir dari laman BYRDIE, bilas kuli secara menyeluruh dan keringkan dengan handuk yang lembut. Hindari menggosoknya karena hal ini dapat membuat kulit iritasi.
Nah, itulah beberapa cara mencukur bulu kemaluan yang baik dan sehat. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Cara Mudah Cek Kista Sendiri dan Mengobatinya di Rumah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sudah Punya BPJS, Masih Perlukah Asuransi Kesehatan?
Asuransi Kesehatan dan Asuransi Pendidikan dalam Produk Unit Link, Bisakah Diandalkan?
Rekomendasi Asuransi Kesehatan Keluarga & Masing-masing Kelebihannya
Asuransi Kesehatan: Pengertian, Tips Memilih & Sejak Kapan Disiapkan
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Alat Penerjemah AI Genggam Ini Diklaim Kuasai 148 Bahasa, Beneran Bisa Diandalkan?
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif