MOM'S LIFE
9 Kalimat yang Menunjukkan Seseorang Arogan Menurut Psikolog
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 19 Nov 2025 14:15 WIBKebanyakan orang mengira bahwa percaya diri sama saja dengan arogan. Namun, psikolog menegaskan bahwa keduanya adalah hal yang berbeda.
Psikolog dan penasihat media untuk Hope for Depression Research Foundation, Dr. Ernesto Lira de la Rosa, Ph.D., mengatakan arogan lebih dari sekadar percaya diri. Ini adalah cara menampilkan diri yang menunjukkan bahwa seseorang merasa lebih unggul dari orang lain.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa orang-orang dapat terlihat arogan ketika menyampaikan beberapa kalimat tertentu.
9 Kalimat yang menunjukkan seseorang arogan menurut psikolog
Berikut beberapa kalimat yang sering disampaikan orang arogan dan dapat Bunda kenali dengan mudah:
1. “Bukankah semua orang tahu itu?”
Dilansir dari laman CNBC Make It, Mungkin tanggapan ini terdengar bahwa orang tersebut memiliki pengetahuan yang lebih. Namun, sebenarnya terdengar meremehkan dan arogan.
Sebaliknya, ucapan “terima kasih” adalah cara sederhana dan lebih baik untuk menanggapi penjelasan seseorang.
2. “Saya cukup yakin bahwa…”
Tidak masalah untuk merasa yakin terhadap sesuatu hal, tetapi jangan berlebihan, terutama jika sebenarnya tidak yakin.
Penelitian menunjukkan bahwa narsisis jarang menggunakan kata-kata seperti, “mungkin” atau “barangkali”.
Merasa cukup percaya diri untuk mengatakan Bunda tidak tahu sesuatu bisa menjadi cara terbaik untuk membangun kepercayaan pada penilaian. Hal ini juga membuat orang lain merasa lebih berdaya untuk menjelaskan berbagai hal kepada Bunda.
3. “Oh, aku hanya bercanda!”
Ini adalah cara pasif-agresif untuk menunjukkan bahwa orang tersebut merasa lebih tahu. Ketika menindaklanjuti komentar atau kritik dengan bercanda untuk meredakan kekesalan, itu hanya menghina orang lain.
4. “Saya tidak punya waktu ini”
Dilansir dari laman Parade, psikolog Dr. Sally Homburger, Psy.D, menjelaskan bahwa kalimat ini tidak hanya membuat orang terdengar arogan, tetapi juga sangat menyakitkan.
Mengabaikan komunikasi orang lain karena dianggap tidak layak untuk diluangkan waktu, menunjukkan bahwa waktu mereka lebih berharap daripada orang lain.
5. “Saya tidak pernah punya masalah dengan itu.”
Jika mendengar hal ini, mungkin kebanyakan orang akan tersulut emosi, terutama bagi mereka yang sedang berjuang.
Kalimat ini menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi orang lain, disebabkan oleh rasa rendah diri mereka, yang menandakan rasa superioritasnya sendiri.
6. “Itu akal sehat”
Poin utama psikolog dengan kalimat ini adalah tidak mengandung empati. Secara tidak langsung, kalimat ini mempermalukan atau mengasingkan seseorang.
Selain itu, orang sering menggunakan kalimat ini saat membahas pendapat, yang dapat menambah lapisan arogansi dan keterasingan. Ini terkesan meremehkan dan menyiratkan bahwa jika seseorang tidak setuju, mereka pada dasarnya tidak cerdas.
7. “Jelas sekali”
Kalimat ini sering kali memancarkan kesombongan, meskipun tidak begitu kentara bagi orang yang mengucapkannya.
Bagaimanapun, para psikolog memperingatkan bahwa kalimat ini dapat mengganggu siapa saja yang mendengarnya, Bunda.
8. “Tidak bermaksud menyinggung, tapi…”
Hal ini langsung memicu percakapan yang bersifat permusuhan. Secara terang-terangan menunjukkan bahwa mereka ingin mengatakan sesuatu yang dapat dan mungkin akan menyinggung seseorang.
Lebih parahnya lagi, kalimat ini juga menunjukkan perilaku pasif-agresif yang sudah umum di lingkungan sosial.
9. Terlalu sering menggunakan kata “Saya”
Jika orang banyak mendengar kata “aku” dan “saya”, ada kemungkinan besar dianggap egois atau narsis.
Riset menunjukkan bahwa orang-orang merasa lebih positif terhadap orang lain yang menggunakan kata-kata inklusif seperti “kita” dan “tim kita”.
Nah, itulah beberapa kalimat yang mungkin sering disampaikan orang arogan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Tanpa Disadari, Ini 7 Kalimat Orang Tua yang Melukai Anak Seumur Hidup
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
50 Kata-Kata Bahasa Inggris Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Instagram
35 Kata-Kata Bijak Kecewa pada Pasangan, Semangat Move On Bun
50 Kata-Kata Bijak Tentang Hubungan Kakak Adik, Ungkapan Rasa Sayang
Kata-kata Bijak dalam Bahasa Inggris untuk Memotivasi Bunda
TERPOPULER
Kepribadian Ternyata Menentukan Jenis Olahraga yang Cocok Menurut Penelitian
100 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 Singkat dan Penuh Makna
Terpopuler: Potret Pre Wedding Dea Annisa & Calon Suami
Hari Anak Nasional: Deretan Artis yang Sambut Kelahiran Anak di 2026
5 Kebiasaan di Pagi Hari Bikin Semangat Sepanjang Hari, Stop Langsung Cek HP
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Oil untuk Rambut Kering agar Lebih Halus, Mudah Diatur & Penumbuh Rambut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Mesin Jahit untuk Pemula yang Bagus & Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Vitamin E untuk Promil Beserta Manfaatnya
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Nasal Aspirator yang Aman Digunakan untuk Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Rekomendasi Alat Rajut Otomatis yang Bagus
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Drama Korea Historical Fantasy Terbaik Rating Tinggi, Terbaru 'The East Palace'
Hari Anak Nasional: Deretan Artis yang Sambut Kelahiran Anak di 2026
100 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 Singkat dan Penuh Makna
Kepribadian Ternyata Menentukan Jenis Olahraga yang Cocok Menurut Penelitian
Terpopuler: Potret Pre Wedding Dea Annisa & Calon Suami
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Demam Minuman Soda Ala Korea, Mana yang Cocok Sama Selera Kamu?
-
Beautynesia
Hari Anak Nasional: 4 Kebutuhan Emosional Anak yang Harus Dipenuhi agar Tumbuh Bahagia
-
Female Daily
Eye Cream untuk Area Mata, Kapan Mulai Dibutuhkan dalam Skincare?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Jungkook BTS Viral Pakai Jaket Motor, Ganteng Maksimal di Final Piala Dunia
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Tutup Botol Bekas untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif