HaiBunda

MOM'S LIFE

Hati-hati Bun! Ini 5 Makanan yang Bisa Merusak Ginjal

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 16 Dec 2025 15:55 WIB
Ilustrasi sosis / Foto: Getty Images/iStockphoto/Elena Rui
Jakarta -

Ginjal yang rusak tentu tidak dapat berfungsi dengan baik untuk menyaring limbah. Dalam hal ini, ada sejumlah makanan yang dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal dan perlu dihindari.

Organ yang satu ini bekerja menyaring darah, membuang sisa metabolisme, mengatur tekanan darah, hingga menjaga keseimbangan cairan dan mineral.

Namun sayangnya, banyak orang baru menyadari pentingnya ginjal setelah fungsinya mulai menurun. Pola makan sehari-hari pun menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kesehatan ginjal dalam jangka panjang.


Dilansir dari laman CNBC Indonesia, asupan makanan tinggi garam, gula, lemak jenuh, hingga zat aditif tertentu dapat membuat ginjal bekerja ekstra keras. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis (PGK).

Meski PGK tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, perkembangannya dapat diperlambat dengan perubahan gaya hidup, terutama dari sisi konsumsi makanan. Lantas, apa saja makanan yang perlu dihindari? Simak berikut ini.

1. Keripik

Konsumsi makanan olahan, termasuk camilan kemasan seperti keripik menyebabkan kerusakan ginjal karena mengandung bahan buatan, lemak tidak sehat, dan garam berlebih.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan ultra-olahan (UPF) menyebabkan perkembangan penyakit ginjal, yang mempercepat penurunan fungsi ginjal.

Kandungan natrium yang tinggi dalam makanan ini memaksa ginjal bekerja berlebihan, sekaligus meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan kerusakan pembuluh darah.

Penelitian yang diterbitkan pada 2022 menunjukkan konsumsi makanan olahan menyebabkan peningkatan risiko penyakit ginjal sebesar 24 persen, dan mengganggu kesehatan usus, serta menyebabkan penumpukan zat beracun yang harus dibuang oleh ginjal.

2. Sosis dan nugget

Ginjal mengalami kesulitan saat memproses lemak jenuh dan protein yang terdapat dalam daging merah dan produk daging olahan, termasuk bacon, sosis nugget, dan irisan daging olahan.

Penelitian menunjukkan mengonsumsi protein hewani dalam jumlah tinggi mempercepat penurunan fungsi ginjal dan meningkatkan risiko PGK.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Sering Dimakan saat Sarapan, 4 Menu Ini Ternyata Berisiko Merusak Ginjal

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf R, Pekerja Keras dan Penuh Empati

Mom's Life Elia Amaliana

Bantah Bangkrut, Ini Alasan Melaney Ricardo Jual Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Manfaat Angkat Kaki 10-15 Menit, Bisa Bantu Lancarkan Sirkulasi Darah

Mom's Life Amira Salsabila

Miscarriage Awareness Month: Apakah Keguguran Berulang Bisa Dicegah? Ini Kata Dokter

Kehamilan Annisa Karnesyia

Anak Diasuh Tanpa Hukuman, Apa Bisa Tumbuh Manja? Ini Kata Pakar

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Anak Susah Tidur? Pola Makan Ternyata Bisa Jadi Salah Satu Penyebabnya

2 Ciri Anak Punya Sensitivitas Tinggi Menurut Psikolog

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf R, Pekerja Keras dan Penuh Empati

Miscarriage Awareness Month: Apakah Keguguran Berulang Bisa Dicegah? Ini Kata Dokter

Anak Diasuh Tanpa Hukuman, Apa Bisa Tumbuh Manja? Ini Kata Pakar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK