kehamilan
Hadir Obat Baru untuk Atasi Hiperemesis Gravidarum Ibu Hamil, Sudah Adakah di Indonesia?
HaiBunda
Kamis, 16 Jul 2026 11:05 WIB
Hiperemesis gravidarum dapat dialami setiap perempuan selama kehamilan. Calon Bunda yang mengalami hiperemesis gravidarum biasanya sulit melakukan aktivitas harian karena keluhan mual dan muntah yang parah.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), hiperemesis gravidarum terjadi pada tiga persen kehamilan. Kondisi ini dapat didiagnosis ketika ibu hamil kehilangan lebih lima persen dari berat badannya, disertai dengan masalah lain yang berkaitan dengan dehidrasi dan kehilangan cairan tubuh, hingga mengakibatkan ketosis urine.
Ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum membutuhkan perawatan medis, bahkan harus sampai dirawat di rumah sakit. Perawatan bertujuan untuk menghentikan muntah dan mengembalikan cairan tubuh yang hilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dirawat, ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum bisa menangani keluhan dengan minum obat Xonvea. Obat ini telah diizinkan penggunaannya di beberapa negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada.
Pada tahun 2018, Xonvea menjadi obat pertama di Inggris yang disetujui secara khusus untuk ibu hamil. Melansir dari laman Daily Mail, obat ini disebut bisa memperbaiki gejala morning sickness hingga 23 persen lebih baik daripada plasebo.
Ibu hamil dengan mual dan muntah selama kehamilan disarankan untuk mengonsumsi obat ini antara dua hingga empat pil per hari. Xonvea dapat digunakan oleh ibu hamil yang sudah mencoba mengubah pola makan dan gaya hidup untuk menghindari mual dan muntah, tetapi masih membutuhkan bantuan medis.
Kata ibu hamil soal efek Xonvea
Dalam ulasan di BBC belum lama ini, Marianne Eldridge, dari badan amal Pregnancy Sickness Support, mengatakan bahwa ibu hamil di Inggris menemukan bahwa konsumsi Xonvea dapat memberikan hasil positif.
"Kami melakukan survei tentang ini tahun lalu karena kami ingin mengumpulkan beberapa data tentang hal itu. Sebagian besar perempuan yang pernah mengonsumsi obat ini mengatakan bahwa mereka merasa obat ini efektif dan bahkan lebih efektif daripada obat lain yang pernah mereka coba," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Profesor Kedokteran Obstetri, Catherine Nelson-Piercy, yang mengembangkan pedoman untuk penanganan hiperemesis gravidarum di Inggris. Menurutnya, obat ini bisa menjadi pilihan untuk mengatasi keluhan mual dan muntah selama hamil.
"Dari semua obat yang kita gunakan untuk mengatasi mual dan muntah selama kehamilan, Xonvea adalah satu-satunya yang memiliki label khusus untuk digunakan dalam mengobati mual, muntah, dan hiperemesis," ujar Nelson-Piercy.
"Medicines Health Regulatory Authority (MHRA) telah menyatakan bahwa obat ini aman, obat ini efektif, kami telah meninjau semua buktinya."
Jurnalis BBC Linzi Kinghorn membagikan testimoninya tentang efek dari konsumsi Xonvea. Kinghorn yang didiagnosis hiperemesis gravidarum saat hamil mengaku sangat terbantu dengan Xonvea karena dapat mengatasi keluhannya.
"Ketika dokter umum mendiagnosis saya dengan hiperemesis gravidarum, saya menyadari bahwa ini bukan sekadar mual kehamilan biasa dan mulai mempertimbangkan pilihan-pilihan yang ada," kata Kinghorn.
Saya diberi tahu bahwa ada berbagai pilihan pengobatan lini pertama yang tersedia di NHS, termasuk Doxylamine Succinate dan Pyridoxine Hydrochloride, obat yang dikenal dengan nama merek Xonvea di Inggris. Ini benar-benar berhasil bagi saya dan aksesnya mudah, jadi saya terkejut mengetahui bahwa beberapa ibu hamil menghadapi tantangan saat mencoba mendapatkannya," sambungnya.
Apakah Xonvea sudah tersedia di Indonesia?
Hingga kini, obat Xonvea belum tersedia secara di Indonesia. Obat ini belum terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Perlu diketahui, Xonvea adalah obat yang mengandung antihistamin (doxylamine) dan vitamin B6 (pyridoxine). Di Indonesia, obat yang tersedia dan dijual resmi adalah sediaan kapsul, kaplet, dan bentuk cair dari vitamin B6.
Mengutip Very Well Family, vitamin B6 dapat membantu mengurangi mual, terutama morning sickness di awal kehamilan. Dosis vitamin B6 yang biasa diberikan untuk mual terkait kehamilan adalah 10 miligram (mg) hingga 25 mg, dan diminum tiga hingga empat kali sehari.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Keluhan Hipermesis Gravidarum Terjadi di Usia Kehamilan Berapa Minggu? Simak Cara Mengatasinya
Kehamilan
Penyebab & Bahaya Hiperemesis Gravidarum (HeG), Mual Muntah Berlebihan pada Ibu Hamil
Kehamilan
9 Komplikasi Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil & Cara Mengatasinya
Kehamilan
Kenali Penyebab Hiperemesis Gravidarum, Muntah Berlebihan saat Hamil
Kehamilan
Kate Middleton Akui Melahirkan Lebih Mudah daripada Hamil berkat Hypnobirthing
5 Foto
Kehamilan
7 Potret Kehamilan Kedua Dinda Hauw, Shaka bakal Punya Adik Perempuan Nih
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Hasil Studi Terbaru Sebut Morning Sickness Parah Bikin Perempuan Takut Hamil Lagi
Deretan Bunda Alami Hiperemesis Gravidarum, Muntah 40 Kali Sehari hingg Turun BB 20 Kg
Studi Terbaru Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Mual & Muntah Hebat saat Kehamilan