MOM'S LIFE
4 Kata Psikologis yang Bikin Permintaanmu Lebih Sering Disetujui Orang Lain
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 07 Jan 2026 13:50 WIBBunda mungkin mengira membuat orang lain menyetujui pendapat atau permintaan terasa sulit. Padahal, ada sejumlah kata psikologis yang dapat meningkatkan peluang persetujuan.
Banyak orang berpikir bahwa membuat seseorang mengatakan “Ya” adalah tentang persuasi, membuat argumen yang sempurna, memilih kata-kata yang tepat, atau meminta dengan sopan.
Namun, penelitian selama beberapa dekade menunjukkan sesuatu yang bertentangan dengan intuisi tersebut. Salah satu cara paling ampuh untuk mendapatkan persetujuan adalah memberikan orang lain izin untuk mengatakan “Tidak”.
Dilansir dari laman CNBC Make It, studi menunjukkan bahwa di berbagai situasi, mulai dari pemasaran, negosiasi, hingga permintaan sehari-hari, menambahkan kalimat seperti, “Tetapi, kamu bebas untuk menerima atau menolak,” membuat orang lebih mungkin untuk menerima.
Hal ini menyentuh salah satu kebutuhan psikologis terdalam setiap orang, yakni otonomi. Ketika orang merasa tertekan, mereka akan melawan. Sebaliknya, ketika mereka merasa memiliki pilihan, mereka cenderung lebih rela terlibat dan kurang menolak.
Selama dekade terakhir, Shade Zahrai telah memberikan nasihat kepada perusahaan-perusahaan Fortune 500 sebagai pendidik dan peniti perilaku, dan telah melihat prinsip ini mengungguli metode penjualan agresif.
Dalam kesempatan ini, Shade juga membagikan sejumlah kata yang dapat Bunda gunakan agar lebih mudah mendapat persetujuan orang lain. Bunda ingin tahu? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
4 Kata psikologis agar orang lain lebih sering setuju
Berikut beberapa kata psikologis yang dapat Bunda gunakan ketika meminta sesuatu kepada orang lain agar mereka lebih mudah mengatakan “Ya”:
1. “Kamu bebas mengatakan tidak”
Ketika secara eksplisit mengatakan kepada seseorang bahwa mereka tidak harus setuju, hal itu akan langsung mengurangi sikap defensif.
Sistem saraf mereka menjadi rileks, dan keputusan bergeser dari kepatuhan di bawah tekanan menjadi pilihan yang dibuat secara sukarela.
Bunda dapat menggunakan kalimat ini di tempat kerja saat meminta waktu dari atasan yang sibuk, bantuan dari rekan kerja, dan partisipasi.
Sementara di rumah, Bunda dapat meminta untuk ketersediaan emosional, mengangkat topik sensitif, dan membuat rencana saat anggota keluarga sedang sibuk.
2. “Jangan merasa berkewajiban”
Ungkapan ini mengurangi tekanan sosial, yang merupakan pendorong tersembunyi dari rasa kesal dan penghindaran, Bunda.
Penelitian menunjukkan bahwa orang akan menolak ketika mereka merasa diharapkan atau ditekan untuk melakukan sesuatu. Bahkan, orang yang kooperatif pn dapat menolak ketika suatu permintaan terasa seperti kewajiban.
Bunda dapat menggunakan kalimat ini di tempat kerja saat meminta bantuan antar tim, meminta seseorang untuk melakukan lebih dari yang tercantum dalam deskripsi pekerjaannya, dan menindaklanjuti sesuatu yang tidak wajib.
Untuk di rumah, Bunda dapat mengucapkannya sebagai permintaan dukungan, membuat permintaan yang merepotkan keluarga, dan mendiskusikan kebutuhan emosional.
3. “Tidak ada tekanan”
Ungkapan ini sangat efektif pada saat dikejar waktu, atau evaluasi kinerja menjadi faktor penentu.
Ketika orang merasa dipaksa untuk menyetujui sesuatu dengan terburu-buru, mereka cenderung membuat keputusan yang lebih buruk, lalu menyesalinya lebih dalam di kemudian hari. Menghilangkan tekanan tersebut meningkatkan kepuasan terhadap hasilnya.
Jika ingin menggunakannya di tempat kerja, Bunda dapat menyampaikan kalimat ini saat menetapkan tenggat waktu yang fleksibel, mengambil keputusan yang membutuhkan pertimbangan matang, dan melakukan percakapan karier yang sensitif.
Sementara di rumah, kalimat ini dapat digunakan ketika melakukan diskusi hubungan, membuat keputusan pengasuhan anak, dan membuat pilihan besar dalam keuangan atau kehidupan.
4. “Tidak perlu menjawab”
Ungkapan ini melindungi kapasitas mental dan emosional penerima. Merasa berkewajiban untuk merespons, bahkan pesan kecil sekalipun, menciptakan stres tingkat rendah.
Di tempat kerja, Bunda dapat menyampaikan kalimat ini ketika berbagi sumber daya opsional, mengirim refleksi alih-alih poin tindakan, dan memberikan informasi tanpa memerlukan umpan balik.
Bunda juga dapat menggunakannya di rumah ketika menjenguk seseorang yang sedang menjalani masa sulit, berbagi pemikiran tanpa memerlukan dialog langsung, dan memberi seseorang ruang.
Nah, itulah beberapa kata psikologis yang dapat membuat orang lain lebih sering setuju. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Psikolog Ungkap 5 Kalimat Toxic yang Sering Diucapkan Orang Egois
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
15 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Sosial Tinggi Menurut Psikolog
35 Kata-Kata Bijak Kecewa pada Pasangan, Semangat Move On Bun
50 Kata-Kata Bijak Tentang Hubungan Kakak Adik, Ungkapan Rasa Sayang
Kata-kata Bijak dalam Bahasa Inggris untuk Memotivasi Bunda
TERPOPULER
Tanpa Sadar, 9 Kebiasaan Orang yang Mengganggu saat Pesan Makanan di Restoran
Begini Perubahan pada Produksi ASI saat Bunda Sedang Haid
Ini yang Bisa Terjadi pada Otak Anak Jika Terlalu Sering Bermain Media Sosial
Ini Dia 15 Benda Paling Mahal di Dunia, Harganya Fantastis Bun!
Kehamilan Memang Dapat Turunkan Risiko Kanker Payudara, Tapi...
REKOMENDASI PRODUK
7 Benih Bibit Sayuran yang Cepat Tumbuh dan Panen di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah Warna Hitam Anak Laki-Laki & Perempuan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cairan Pembersih Karat Terbaik, Ampuh & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Browcara untuk Alis Natural Tapi Tetap Terbentuk Sempurna
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Merek Pakaian Dalam Ibu Hamil Terbaik untuk Kenyamanan Maksimal
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
15 Nama Anak Artis Berawalan F dan Artinya, Bagus Penuh Makna
Begini Perubahan pada Produksi ASI saat Bunda Sedang Haid
Tanpa Sadar, 9 Kebiasaan Orang yang Mengganggu saat Pesan Makanan di Restoran
Ini yang Bisa Terjadi pada Otak Anak Jika Terlalu Sering Bermain Media Sosial
Kehamilan Memang Dapat Turunkan Risiko Kanker Payudara, Tapi...
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Orang Tua Wajib Tahu! Ini 3 Ciri Pencernaan Anak Sehat
-
Beautynesia
5 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuat Rekan Kerja Langsung Menghormati Kamu
-
Female Daily
Posisi Tidur Bisa Memengaruhi Kerutan Wajah, Mitos atau Fakta?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Jangan Asal Belanja, Ini Baju Basic yang Wajib Ada di Lemari Wanita
-
Mommies Daily
Perawatan Mata dan Leher Usia 40 Tahun, Ini 4 Produk Rekomendasinya