MOM'S LIFE
Gula Langka dari Jamur Lendir Jadi Sorotan, Diklaim Aman untuk Diabetes
Azhar Hanifah | HaiBunda
Senin, 26 Jan 2026 15:40 WIBBelakangan ini, gula tagatose ramai dicari para pasien diabetes. Tak dipungkiri, pencarian pemanis yang lebih sehat terus menjadi perhatian terutama bagi Bunda yang ingin mengurangi konsumsi gula tanpa harus mengorbankan rasa manis. Pasalnya, gula biasa kerap dikaitkan dengan lonjakan gula darah, risiko obesitas, hingga diabetes.
Di tengah kekhawatiran terhadap pemanis buatan yang dinilai punya efek samping tertentu, para ilmuwan justru menemukan alternatif menarik dari alam.
Sebuah gula langka yang diproduksi dengan bantuan enzim dari jamur lendir kini mencuri perhatian karena rasanya manis, rendah kalori, dan tidak memicu lonjakan insulin. Penasaran seperti apa fakta di balik gula langka ini? Simak artikel di bawah ini ya, Bun.
Mengenal tagatose, gula alami rendah kalori dan ramah gula darah
Melansir dari laman Science Alert, para ilmuwan menemukan bahwa tagatose merupakan gula alami langka yang memiliki tingkat kemanisan sekitar 92 persen dibandingkan gula pasir, namun kalorinya jauh lebih rendah.
Jika gula biasa mengandung sekitar 4 kkal per gram, tagatose hanya menyumbang sekitar sepertiganya. Keunggulan utama tagatose terletak pada cara tubuh memprosesnya.
Tidak seperti sukrosa atau pemanis buatan dengan intensitas tinggi, tagatose tidak menyebabkan lonjakan insulin yang signifikan. Hal ini membuatnya berpotensi lebih aman dikonsumsi oleh penderita diabetes atau mereka yang memiliki masalah kadar gula darah.
Tagatose sebenarnya sudah ada secara alami, meski dalam jumlah sangat kecil. Gula ini bisa ditemukan dalam produk susu tertentu serta buah-buahan seperti apel dan jeruk. Namun karena kadarnya sangat minim, tagatose selama ini sulit diproduksi secara massal.
Menariknya, masih mengutip sumber yang sama, tagatose juga telah diakui aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu, gula ini dikenal lebih ramah bagi kesehatan gigi karena tidak mendukung pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang, bahkan disebut berpotensi memiliki efek prebiotik untuk mulut dan usus.
Enzim jamur lendir jadi kunci produksi tagatose lebih efisien
Salah satu kendala terbesar tagatose selama ini adalah proses produksinya yang mahal dan tidak efesien. Namun, tim peneliti dari Tufts University berhasil menemukan solusi inovatif dengan memanfaatkan enzim dari jamur lendir.
Para peneliti merekayasa bakteri Escherichia coli agar berfungsi layaknya "pabrik mini" penghasil tagatose. Mereka menyisipkan enzim khusus dari jamur lendir yang disebut galactose-1-phosphate-selective phosphatase (Gal1P), yang mampu mengubah glukosa menjadi galaktosa, lalu diproses lebih lanjut menjadi tagatose.
"Sudah ada metode untuk memproduksi tagatose, tetapi prosesnya tidak efisien dan biayanya tinggi," ujar Niki Nair, insinyur biologi dari Tufts University.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan baru ini memungkinkan produksi tagatose dengan bahan baku glukosa yang lebih melimpah dan murah.
Dengan metode ini, hasil produksi tagatose bisa mencapai hingga 95 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan metode sebelumnya yang hanya berkisar 40-77 persen. Para peneliti berharap teknik ini tidak hanya memperluas ketersediaan tagatose, tetapi juga membuka peluang produksi gula langka yang lain di masa depan.
Penemuan tagatose dari jamur lendir ini memberi harapan baru bagi Bunda yang ingin menikmati rasa manis tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap kesehatan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Penyakit yang dapat Disembuhkan dengan Daun Insulin
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
5 Zodiak yang Dikenal Kompetitif, Pantang Kalah saat Lomba 17 Agustus
Kisah Bunda Melahirkan 5 Bayi Kembar setelah 12 Tahun Menanti Momongan
Lakukan Langkah Berani Ini bila Bunda Sering Merasa Tak Didengar dan Tak Dihargai
Intip Suvenir untuk Tamu Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ada Apa Saja?
Tanpa Disadari, Orang yang Kesepian Sering Mengucapkan Kalimat Ini
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
12 Buah Tropis Indonesia dan Manfaatnya untuk Anak
5 Zodiak yang Dikenal Kompetitif, Pantang Kalah saat Lomba 17 Agustus
Lakukan Langkah Berani Ini bila Bunda Sering Merasa Tak Didengar dan Tak Dihargai
Kisah Bunda Melahirkan 5 Bayi Kembar setelah 12 Tahun Menanti Momongan
7 Rekomendasi Baby Spa Terdekat di Bandung dan Estimasi Harganya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sneakers Retro Ini Bisa Dipakai dari Meeting Kantor sampai Nongkrong Weekend
-
Beautynesia
5 Negara yang Ternyata Tidak Punya Hari Kemerdekaan, Sudah Tahu?
-
Female Daily
Cuaca Berubah, Kulit Ikutan Breakout? Ini Cara Menyesuaikan Skincare Routine
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sebelum Meninggal di Usia 36, Hayden Panettiere Bongkar 6 Kisah Gelap Hidupnya
-
Mommies Daily
10 Ide Bekal Sekolah Praktis dan Disukai Anak