MOM'S LIFE
Masuk Singapura Bakal Lebih Susah di 2026, Ini Pemicu Utamanya
Natasha Ardiah | HaiBunda
Senin, 26 Jan 2026 13:40 WIBBunda, masuk Singapura diprediksi akan lebih susah mulai 2026, dan hal ini tentu perlu Bunda cermati sejak sekarang. Perubahan aturan ini berpotensi memengaruhi rencana liburan maupun urusan keluarga ke luar negeri.
Bagi Bunda yang sering bepergian, kabar soal masuk Singapura ini tidak bisa dianggap sepele. Ada sejumlah faktor penting yang menjadi pemicu kebijakan tersebut.
Pemerintah Singapura menyiapkan langkah baru demi menjaga keamanan dan ketertiban negaranya. Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan untuk masuk ke Singapura di tahun 2026 ini? Simak selengkapnya di sini, Bunda.
Hampir 42.000 pelancong ditolak masuk ke Singapura
Mengutip dari laman The Straits Times, hampir 42.000 warga asing tercatat ditolak masuk Singapura di berbagai pos pemeriksaan pada sepanjang Januari hingga November 2025 lalu. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap pelancong semakin diperketat.
Jumlah penolakan tersebut meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Data Immigration and Checkpoints Authority (ICA) menunjukkan kenaikan hampir 26 persen dari total penolakan sepanjang tahun 2024.
Bahkan, bila dibandingkan dengan tahun 2023, angka wisatawan asing yang gagal masuk Singapura melonjak hingga 46 persen. Kondisi ini menegaskan adanya perubahan besar dalam sistem pengawasan perbatasan Singapura.
Ternyata, Singapura baru saja menerapkan mengeluarkan kebijakan baru bagi para pelancong yang ingin masuk ke Singapura. ICA mengatakan banyak pelancong yang ditolak masuk berkat kemajuan dalam konsep pemeriksaan baru otoritas tersebut, yang memperkenalkan beberapa lapisan keamanan.
Sejumlah maskapai seperti Singapore Airlines, Scoot, Emirates, Turkish Airlines, dan AirAsia akan mulai menerapkan kebijakan tersebut lebih awal kepada para pelancong. ICA juga menyebutkan bahwa lebih banyak maskapai akan bergabung mulai Maret 2026.
Aturan baru masuk Singapura 2026: penumpang disaring sejak bandara keberangkatan
Bunda, Singapura telah menerapkan kebijakan baru bernama No-Boarding Directive (NBD) sejak Januari 2026. Melalui aturan ini, pelancong asing yang dinilai tidak memenuhi syarat bisa dicegah masuk Singapura sejak sebelum naik pesawat dari bandara keberangkatan.
Penerapan No-Boarding Directive sudah lebih dahulu dijalankan oleh beberapa maskapai besar, termasuk Singapore Airlines, Scoot, Emirates, Turkish Airlines, serta AirAsia. Immigration and Checkpoints Authority (ICA) menyatakan kebijakan ini akan diperluas dengan melibatkan maskapai lain secara bertahap mulai Maret 2026.
Wakil Asisten Komisioner ICA, Joe Tan, mengatakan bahwa otoritas tersebut juga memanfaatkan informasi penumpang dan analisis data tingkat lanjut untuk mengidentifikasi para pelancong tersebut sebelum mereka tiba di pos pemeriksaan.
Teknologi tersebut membantu petugas mengungkap upaya penyamaran identitas atau penggunaan identitas ganda. Bahkan, pelancong dengan riwayat kejahatan yang dilarang masuk Singapura dapat terdeteksi lebih cepat.
“Kami tidak menolak masuknya pelancong hanya karena mereka diidentifikasi sebagai berisiko tinggi di hulu. Pelancong ini dihentikan di jalur otomatis kami saat tiba untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Joe Tan yang dikutip dari The Straits Times.
Dilansir dari situs Bangkok Post, Singapura mewajibkan setiap pelancong mengisi kartu kedatangan elektronik atau e-arrival card paling lambat tiga hari sebelum keberangkatan. Data dari formulir tersebut akan dicocokkan dengan manifes penumpang oleh otoritas setempat untuk proses pemeriksaan. Jika ditemukan pelancong yang tidak memenuhi syarat masuk Singapura, maskapai akan mendapat pemberitahuan agar penumpang tersebut dicegah naik pesawat.
Pelancong yang ditolak keberangkatannya oleh maskapai diwajibkan terlebih dahulu mengajukan permohonan izin masuk kepada ICA. Pengajuan tersebut dilakukan melalui akun Facebook resmi ICA sebelum merencanakan penerbangan ulang.
ICA menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas bagi maskapai yang mengabaikan ketentuan baru ini. Pelanggaran dapat berujung denda sebesar Rp1.3 miliar dan/atau ancaman pidana maksimal enam bulan penjara.
Kebijakan pencegahan sejak sebelum keberangkatan sebenarnya bukan hal baru di tingkat global. Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Australia, telah lebih dulu menggandeng maskapai untuk menyaring penumpang berisiko tinggi.
Langkah ini dilakukan agar pelancong yang dinilai tidak memenuhi kriteria tidak dapat melanjutkan perjalanan ke negara tujuan. Skema serupa kini menjadi acuan dalam upaya memperketat pengawasan masuk Singapura.
Masuk ke negara Singapura sudah semakin ketat, sehingga Bunda perlu lebih cermat menyiapkan dokumen dan memahami kebijakan terbaru sebelum bepergian. Semoga artikel ini bisa membantu Bunda mempersiapkan rencana yang matang untuk masuk ke Singapura. Dengan persiapan yang matang, rencana perjalanan ke Singapura tetap bisa berjalan aman dan nyaman tanpa kendala yang berarti.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tempat Wisata Anak di Bogor, Liburan Seru Bareng Keluarga
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Singapore Arrival Card, Dokumen yang Wajib Diisi Sebelum ke Singapura
Cara dan Syarat Masuk Singapura Tanpa Paspor, Bunda Perlu Tahu
Menggiurkan! Ini 5 Negara dengan Wisata Kuliner yang Lezat
5 Rekomendasi Tempat Trekking di Bogor untuk Bunda dan Ayah
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ke Manila untuk Urusan Kerja? Kenali Dulu Beda Menginap di Quezon City atau Ortigas
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Sulwhasoo Luncurkan First Care Activating Serum Mist, Skin Reset 3 Detik yang Bisa Dibawa Ke Mana Saja!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Couple Look Zendaya & Tom Holland di Premier Spider-Man: Brand New Day
-
Mommies Daily
10 Tempat Sarapan di Jakarta yang Jadi Favorit Keluarga, Enak dan Ramah Anak