HaiBunda

MOM'S LIFE

Ciri-ciri Orang yang Membosankan, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini Menurut Psikolog

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 30 Jan 2026 20:00 WIB
Ilustrasi ciri-ciri orang yang membosankan / Foto: Getty Images/SDI Productions
Jakarta -

Bunda, sebagian orang tampak mampu membuat percakapan apa pun terasa hidup, sementara yang lain justru sebaliknya. Tanpa disadari, ada kalimat-kalimat tertentu yang kerap diucapkan orang membosankan.

Ucapan tersebut dapat menguras energi percakapan sehingga terdengar membosankan, atau terkesan berulang.

Kabar baiknya, dengan mengenali kalimat-kalimat ini, Bunda bisa menghindari dan menciptakan obrolan yang lebih menarik.


11 Kalimat orang yang membosankan

Menurut psikolog, pilihan kata dan ekspresi tertentu dapat membuat seseorang terkesan membosankan, meski tidak disadari oleh yang bersangkutan. Berikut kalimat yang disampaikan orang membosankan:

1. “Sekadar mengatakan”

Dilansir dari laman Your Tango, ungkapan ini dapat mengabaikan emosi dan pendapat orang lain, menyebabkan mereka ragu-ragu tanpa penjelasan.

Dengan tidak bertanggung jawab atas kata-kata mereka atau menghindari percakapan lebih lanjut setelah kalimat seperti ini, orang-orang yang membosankan menyabotase peluang untuk menjalin hubungan yang lebih dalam dengan orang di sekitarnya.

2. “Ya sudahlah”

Orang yang membosankan cenderung mengatakan kalimat ini yang memungkinkan mereka untuk mengambil posisi pasif dalam percakapan intens atau penuh emosi.

3. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan”

Ungkapan ini juga dapat meremehkan seseorang ketika digunakan dalam percakapan pasif. Jika seseorang mengungkap kecemasannya, tetapi mereka menerima respons ini, kemungkinan besar mereka tidak akan merasa didengar dan dipahami.

Orang yang membosankan cenderung sulit menempatkan diri pada posisi orang lain, mengabaikan pengalaman di mana mereka dapat belajar berkomunikasi secara empatik dengan orang lain, sehingga merusak kemampuan mereka untuk benar-benar terhubung dengan sekitarnya.

4. “Ini tidak ada harapan”

Orang yang membosankan pada dasarnya takut akan perubahan dan tantangan, sering kali kehilangan kesempatan yang memuaskan dalam hidupnya, membatasi diri mereka sendiri dalam zona nyaman yang sangat kecil, yang mendorong mereka untuk menolak pertumbuhan.

5. “Aku tidak peduli”

Menurut psikolog sosial, Frank T. McAndrew, PhD, menjadi orang yang membosankan sering kali ditandai dengan stereotip dan perilaku negatif yang unik bagi pengalaman hidup seseorang.

6. “Apakah kamu mendengarkan?”

Mereka sering kali fokus untuk mengakhiri percakapan daripada menjalin hubungan yang lebih bermakna, orang yang membosankan sulit untuk benar-benar membantu orang lain merasa didengar dan dihargai dalam interaksi.

Terapis pernikahan dan keluarga, Jennifer Litner, berpendapat bahwa percakapan sepihak dan tidak seimbang seperti ini tidak selalu hilang. Terkadang, percakapan tersebut bermanifestasi menjadi hubungan sepihak.

7. “Saya tidak nyaman dengan itu”

Orang membosankan cenderung menjauhi hal-hal baru dalam hidup, fokus pada mengatasi kecemasan dan ketakutan mereka dengan rasa nyaman yang justru bisa mengisolasi dan membatasi dalam situasi sosial.

8. “Kamu berutang padaku”

Mereka tidak hanya memandang orang-orang dalam hidupnya sebagai wadah untuk kenyamanan sendiri, tetapi mereka sering kali mengharapkan orang lain untuk mengesampingkan kebutuhan sendiri dan memenuhi mereka.

9. “Aku baik-baik saja”

Untuk memenuhi kebutuhan mereka akan validasi eksternal, banyak orang membosankan menjalani hidupnya dengan mengenakan topeng, melindungi diri dari ketidaknyamanan.

10. “Aku tidak ingin melakukannya”

Orang yang membosankan cenderung menjalani kehidupan yang relatif dapat diprediksi, yang dipengaruhi oleh kecemasan dan ketakutan mereka.

Alih-alih mendekati situasi baru dengan pola pikir optimis, mereka selalu menghindarinya dan yakin akan gagal.

11. “Ini tidak terlalu serius”

Kalimat ini sering disampaikan mereka untuk menghindari percakapan intens. Hal ini menyabotase peluang mereka untuk menjalin hubungan dan koneksi yang sehat dengan sekitarnya, Bunda.

Nah, itulah beberapa kalimat yang mungkin diucapkan orang yang membosankan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Tidak Bersyukur

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Lisa BLACKPINK Syuting Film di Jakarta & Tangerang, Ini Dampaknya ke Lalu Lintas

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Samuel Zylgwyn dan Franda Temani Kedua Putri Bermain Salju untuk Pertama Kalinya

Parenting Amira Salsabila

Cairan Pra Ejakulasi: Fakta, Risiko Kehamilan, Tips Perlindungan Aman & Bedanya dengan Sperma

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Ciri-ciri Orang yang Membosankan, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

Intip 5 Potret Rumah Artis yang Instagramable & Estetik, Hunian Sabai Morscheck Curi Perhatian

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Lisa BLACKPINK Syuting Film di Jakarta & Tangerang, Ini Dampaknya ke Lalu Lintas

Potret Samuel Zylgwyn dan Franda Temani Kedua Putri Bermain Salju untuk Pertama Kalinya

Cairan Pra Ejakulasi: Fakta, Risiko Kehamilan, Tips Perlindungan Aman & Bedanya dengan Sperma

Tidur yang Berkualitas akan Pengaruhi Kesehatan Mental Anak

Ciri-ciri Orang yang Membosankan, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini Menurut Psikolog

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK