HaiBunda

MOM'S LIFE

Cara Menyembuhkan Sariawan dengan Cepat

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 09 Feb 2026 12:20 WIB
Ilustrasi sariawan / Foto: Getty Images/Suriyawut Suriya
Jakarta -

Sariawan adalah jenis luka di mulut yang menimbulkan nyeri dan rasa tidak nyaman saat makan maupun minum. Meski umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan.

Kondisi umum ini dialami sekitar 39 persen hingga 50 persen orang selama hidup mereka. Biasanya muncul antara usia 10 dan 19 tahun, dan sariawan sedikit lebih sering terjadi pada perempuan daripada laki-laki.

Beberapa orang mungkin mengalami sariawan sekali atau dua kali dalam setahun, yang lain mengalaminya lebih dari sekali sebulan. Frekuensi sariawan biasanya menurun seiring bertambahnya usia, Bunda.


Penyebab sariawan

Dilansir dari laman Jama Network, belum bisa dipastikan dengan jelas penyebab terjadinya sariawan. Namun, kemungkinan ini berkaitan dengan reaksi imun, faktor genetik, atau kekurangan nutrisi, termasuk vitamin B12, asam folat, dan feritin.

Sariawan lebih sering terjadi pada pasien dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit celiac, penyakit behcet, penyakit radang usus, anemia defisiensi besi, dan HIV/AIDS. Natrium lauril sulfat, agen pembersih utama dalam pasta gigi, juga telah dikaitkan dengan sariawan.

Cara menyembuhkan sariawan dengan cepat

Sebagian besar sariawan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, ada beberapa cara sederhana yang dapat Bunda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan. Berikut di antaranya:

1. Menggunakan madu

Dilansir dari laman Healthline, madu dikenal karena kemampuannya sebagai antibakteri dan anti-inflamasi.

Sebuah riset mengungkap hal ini menunjukkan bahwa madu efektif dalam penyembuhan luka, yang mungkin termasuk mengurangi rasa sakit, ukuran, dan kemerahan pada sariawan. Madu juga dapat membantu mencegah terjadinya infeksi.

Untuk menggunakan madu, Bunda dapat mengoleskannya pada luka sariawan sebanyak empat kali sehari.

2. Menggunakan minyak kelapa

Penelitian tahun 2019 menunjukkan bahwa minyak kelapa memiliki sifat antimikroba karena kandungan asam lauratnya yang tinggi.

Minyak kelapa dapat membantu mengobati sariawan yang disebabkan oleh bakteri dan mencegah penyebarannya. Bahn ini juga merupakan anti-inflamasi alami dan dapat membantu mengurangi kemerahan dan rasa sakit.

Untuk menggunakannya, oleskan minyak kelapa secara merata pada sariawan. Oleskan kembali beberapa kali sehari hingga sariawan hilang.

3. Kumur menggunakan echinacea

Khasiat echinacea untuk menyembuhkan luka dan meningkatkan kekebalan tubuh mungkin dapat membantu Bunda menyembuhkan sariawan atau mencegahnya.

Caranya adalah tambahkan sekitar satu sendok teh echinacea cair ke dalam air hangat dengan perbandingan yang sama. Lalu, kumur-kumur larutan tersebut di dalam mulut selama kurang lebih 2 menit. Kemudian, buang atau telan campuran tersebut.

Berkumur dengan echinacea mungkin memiliki efek serupa. Bunda dapat mengulangi perawatan ini hingga tiga kali sehari.

4. Suplemen vitamin B kompleks

Bunda mungkin akan lebih sering mengalami sariawan jika asupan vitamin B12 dalam makanan rendah. Namun, belum jelas bagaimana tepatnya vitamin ini dapat menyembuhkan sariawan.

Menurut studi tahun 2009, peserta yang mengonsumsi 1.000 mikrogram vitamin B12 setiap hari mengalami lebih sedikit sariawan dan sedikit rasa sakit dibandingkan mereka yang mengonsumsi plasebo. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Vitamin B lainnya juga dapat membantu. Suplemen vitamin B kompleks mengandung kedelapan vitamin B, termasuk B12.

Namun, suplemen vitamin B kompleks dapat menyebabkan efek samping, jadi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Bunda.

5. Produk topikal

Dilansir dari laman Mayo Clinic, produk topikal yang dijual bebas dan memerlukan resep dokter (pasta, krim, gel, atau cairan) dapat membantu meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan.

Nah, itulah beberapa cara menyembuhkan sariawan yang dapat Bunda lakukan di rumah. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Tanda Perubahan Kulit yang Bisa Jadi Gejala Diabetes

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bukan TV atau Gim, Ini Screen Time yang Bisa Picu ADHD pada Anak

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

Jabodetabek Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Deras Selama 4 Hari ke Depan, Waspada!

Mom's Life Nadhifa Fitrina

10 Transformasi Diet Artis Paling Disorot, Ada yang Turun Lebih dari 90 Kg

Mom's Life Arina Yulistara

Tes Ketajaman Otak 5 Menit: Seberapa Besar Pengaruh Kebiasaan Sehari-hari?

Mom's Life Natasha Ardiah

5 Potret Natalie Adik Nadya Hutagalung Ikut Audisi Puteri Indonesia 2026

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terungkap! Sosok Bunda Bad Bunny di Balik Karier Raja Latin yang Guncang Super Bowl

Selamat! Pangeran Mateen dan Anisha Sambut Kelahiran Anak Perempuan

Utang Puasa Orang Tua, Apakah Boleh Digantikan oleh Anak?

Jabodetabek Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Deras Selama 4 Hari ke Depan, Waspada!

Bukan TV atau Gim, Ini Screen Time yang Bisa Picu ADHD pada Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK