MOM'S LIFE
Rumah Berantakan: Cerminan Kepribadian atau Tanda Kesehatan Mental?
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 08 Feb 2026 17:40 WIBPernahkah Bunda memasuki rumah yang berantakan dan mempertanyakan alasan di balik kondisinya? Situasi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kesehatan mental, kepribadian, hingga tekanan emosional.
Bagi sebagian orang, lingkungan yang tertata mampu menghadirkan rasa tenang dan menjadi ruang paling nyaman untuk beristirahat. Namun, ada pula individu yang merasa biasa saja berada di ruangan yang berantakan.
Kondisi tersebut tidak selalu berkaitan dengan gangguan psikologis, melainkan bisa mencerminkan perbedaan karakter.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali pemicunya, menilai dampaknya terhadap keseharian, serta menentukan apakah keadaan ini perlu diatasi lebih lanjut.
Masalah kesehatan mental dapat menyebabkan rumah berantakan
Dilansir dari laman Verywell Mind, rumah yang berantakan mungkin disebabkan oleh banyak faktor. Ini mungkin karena pemilik rumah yang sibuk dan hanya memiliki sedikit waktu luang, terlalu banyak barang, atau memiliki anak kecil di rumah.
Dalam kasus lain, orang menimbun barang hingga pada titik di mana mereka tidak dapat berpisah dengan benda-benda yang tampaknya paling sepele sekalipun, seperti koran lama atau wadah plastik, tanpa mengalami kecemasan.
Jumlah barang yang sangat banyak dapat membuat pembersihan menjadi sangat sulit dan dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk bergerak di dalam ruang tempat tinggal.
Namun, perlu diketahui juga bahwa kesehatan mental dapat menyebabkan orang membersihkan secara berlebihan.
Misalnya, orang yang dengan gangguan obsesif-kompulsif mungkin menjadi sangat terobsesi untuk menjaga agar segala sesuatu bebas dari kuman atau simetris sehingga mereka menghabiskan waktu yang berlebihan untuk mensterilkan atau mengatur ruang di rumahnya.
Tanda-tanda depresi
Jika biasanya rapi dan terorganisir, tiba-tiba tidak peduli dengan ruang hidup yang berantakan mungkin merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang terjadi dalam hidup Bunda.
Misalnya, berantakan terkadang bisa menjadi tanda depresi. Orang yang depresi sering merasa terlalu lelah atau putus asa untuk mengikuti rutinitas pekerjaan rumah tangga.
Depresi juga dapat mempersulit seseorang untuk tetap fokus dan memiliki energi untuk merapikan ruangan. Jika kesulitan untuk tetap mengerjakan tugas, akan sulit untuk mencurahkan waktu dan perhatian yang dibutuhkan untuk menjaga kerapian.
Tanda merasa kewalahan
Jika merasa frustrasi, marah, atau kewalahan karena berantakan, itu adalah tanda jelas bahwa ada sesuatu yang perlu ditangani. Terkadang berantakan bisa membuat frustrasi.
Menentukan dari mana harus memulai dan bagaimana mengatasi masalah bisa terasa sangat sulit. Ini mungkin berarti memprioritaskan area tertentu, mempelajari taktik pengorganisasian baru, atau meminta anggota keluarga untuk membantu membersihkan.
Tanda kepribadian
Jika rumah berantakan dan tidak mempermasalahkannya, itu mungkin lebih merupakan tanda kepribadian seseorang.
Orang-orang neurodivergen, seperti mereka yang memiliki ADHD atau autisme, mungkin juga mengalami kesulitan dalam menjaga keteraturan. Hal ini dapat berkontribusi pada rumah yang kurang teratur dan berantakan.
Bagaimana kepribadian dapat menyebabkan rumah berantakan?
Meskipun sebagian orang mungkin berpendapat bahwa rumah yang berantakan adalah tanda pikiran yang berantakan, mereka yang lebih menyukai lingkungan seperti ini belum tentu tidak terorganisir.
Kepribadian tipe A
Jika memiliki ruangan yang rapi dan teratur adalah hal yang menginspirasi dan membantu merasa produktif dan kreatif, itu mungkin berarti Bunda memiliki apa yang dikenal sebagai kepribadian tipe A.
Orang dengan kepribadian ini cenderung perfeksionis. Memiliki segala sesuatu di tempatnya membantu memenuhi kebutuhan mereka akan kendali.
Kepribadian tipe B
Jika cenderung lebih santai dalam pendekatan terhadap pekerjaan rumah dan merapikan, memiliki rumah yang berantakan menunjukkan bahwa Bunda lebih cenderung memiliki kepribadian tipe B.
Orang dengan tipe kepribadian ini lebih rileks daripada rekan-rekan mereka yang bertipe A. Alih-alih berfokus pada pencapaian kesempurnaan, mereka lebih tertarik pada ide, pengalaman, dan kreativitas.
Keuntungan dari berantakan
Penelitian mendukung gagasan bahwa berantakan juga memiliki sisi positif. Dalam sebuah studi lama, Kathleen Vohs, PhD, dan rekan-rekan penelitinya melakukan serangkaian eksperimen tentang psikologi berantakan.
Mereka menemukan bahwa sementara bekerja di ruang yang rapi mendorong perilaku seperti kemurahan hati dan makan sehat, bekerja di lingkungan yang berantakan justru menyebabkan kreativitas yang lebih besar.
Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang-orang di lingkungan yang rapi dan bersih lebih cenderung berpegang pada hal-hal konvensional, sedangkan orang-orang di lingkungan yang lebih berantakan, cenderung menyukai hal-hal baru.
Kerugian dari berantakan
Tentu saja, kebiasaan berantakan juga memiliki sisi negatif. Ruang yang berantakan dapat menyulitkan Bunda mencari barang yang dibutuhkan, dan dalam lingkungan profesional, hal itu dapat mengakibatkan terlewatnya tenggat waktu atau hilangnya dokumen penting.
Selain itu, ada pula beberapa kerugian lainnya yang mungkin dapat Bunda rasakan ketika rumah berantakan:
1. Tingkat stres yang lebih tinggi
Rumah bisa menjadi tempat untuk bersantai dan menjadi diri sendiri yang otentik, tetapi berantakan terkadang dapat meningkatkan stres dan emosi negatif.
2. Penurunan kesejahteraan
Para peneliti telah menemukan bahwa rumah yang berantakan terkadang dapat berdampak negatif pada perasaan. Bukti menunjukkan bahwa hal ini dapat menurunkan kesejahteraan subjektif secara keseluruhan.
Studi lain menemukan bahwa ruang yang berantakan dapat berkontribusi pada kualitas hidup yang lebih rendah, tetapi membersihkan dan merapikan area tersebut dapat membantu beberapa orang mendapatkan rasa kendali yang lebih besar.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Merasa Sesak Usai Baca Broken Strings, Ternyata Ini Penyebabnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Ciri Kepribadian Orang yang Rumahnya Selalu Berantakan
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
4 Alasan Orang Tua Perlu Periksa Kesehatan Mentalnya, Bunda Perlu Tahu
Anniversary Mommies Daily ke-10 Ajak Bunda Lebih Peduli Kesehatan Mental
TERPOPULER
In This Economy, Deretan Istri Artis Ini Curhat Putar Otak Cari Uang hingga Promosikan Suami di Threads
Perayaan Ultah Amala Puti Sabai, Anak Kedua Irish Bella Bertema Demon Hunters
Jangan Pakai Celana Pendek dan Dress saat Naik Pesawat Menurut Pramugari, Ternyata
Ingin Permintaan Cepat Diiyakan? Psikolog Ungkap 4 Kalimat Ajaib Ini
Masalah di Tempat Kerja Bikin Kesal? Jangan Langsung Diviralkan tapi Lakukan Langkah Ini
REKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan untuk Masak Nasi Goreng yang Bagus, Anti Lengket, dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Bibit Timun Unggul & Terbaik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Orang yang Mudah Merasa Bersalah, Sering Minta Maaf hingga Ucapkan Kalimat Ini
Perayaan Ultah Amala Puti Sabai, Anak Kedua Irish Bella Bertema Demon Hunters
Masalah di Tempat Kerja Bikin Kesal? Jangan Langsung Diviralkan tapi Lakukan Langkah Ini
In This Economy, Deretan Istri Artis Ini Curhat Putar Otak Cari Uang hingga Promosikan Suami di Threads
Ingin Permintaan Cepat Diiyakan? Psikolog Ungkap 4 Kalimat Ajaib Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Hobi Gowes dan Masih Simpah HP di Setang? Saatnya Kenal Cycling Computer
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Orang Berintegritas yang Bisa Dipercaya dari Karakternya
-
Female Daily
Sudah Pakai Lip Balm tapi Bibir Tetap Pecah-Pecah? Kenali Penyebabnya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Phoebe Bridgers yang Tuai Pujian, Tampilkan Kaki Berbulu & Ketiak Basah
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Mesin Cuci Hemat Listrik dan Air, Berguna In This Economy