Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

9 Kebiasaan Sehari-hari yang Membuat Seseorang Terjebak Hidup Miskin, Simak Cara Menghentikannya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Rabu, 11 Feb 2026 17:40 WIB

9 Kebiasaan Sehari-hari yang Membuat Seseorang Terjebak Hidup Miskin
Ilustrasi Kebiasaan Sehari-hari yang Membuat Seseorang Terjebak Hidup Miskin/Foto: Getty Images/Worawee Meepian
Daftar Isi
Jakarta -

Semua orang tentu saja ingin hidup berkecukupan dan merasa aman secara finansial, bukan begitu, Bunda? Namun kenyataannya, ada kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat seseorang terjebak hidup miskin.

Berkaitan dengan ini, kondisi finansial yang 'baik' bukan hanya soal menghasilkan uang yang banyak saja, tetapi juga tentang bagaimana kita 'mampu' mengelola apa yang sudah dimiliki.

Menilik dari laman Nasdaq, dalam unggahan terbaru pendiri Call To Leap, Steve Chen, terdapat banyak poin menarik soal kebiasaan yang membuat seseorang sulit berkembang secara finansial.

Menurutnya, keputusan kecil yang diambil setiap harinya bisa menentukan masa depan finansial seseorang. Lantas, kebiasaan apa saja yang dimaksud dan bagaimana cara menghentikannya?

9 kebiasaan sehari-hari yang membuat seseorang terjebak hidup miskin

Dilansir dari Nasdaq, Steve Chen menemukan beberapa kebiasaan tertentu yang kerap membuat seseorang terus berada dalam kesulitan keuangan. Yuk, kita simak penjelasan selengkapnya berikut ini:

1. Merokok

Kebiasaan merokok ini ternyata bukan cuma tentang kesehatan paru-paru saja, tetapi juga kesehatan dompet. Uang yang dipakai untuk membeli rokok setiap harinya kalau dikumpulkan bisa jadi tabungan yang sangat berarti untuk masa depan anak.

2. Minum alkohol

Minum alkohol secara rutin dapat membuat pengeluaran seseorang membengkak tanpa terasa, apalagi jika sering dilakukan di luar rumah. Tanpa adanya perencanaan, kebiasaan ini bisa menggerus anggaran bulanan.

3. Kunjungan harian ke coffee shop

Mampir ke coffee shop setiap hari memang terasa menyenangkan dan menjadi rutinitas yang bikin semangat. Namun, jika dihitung dalam setahun, pengeluarannya bisa cukup besar dan akan terasa di keuangan keluarga.

4. Sering memesan makanan melalui layanan antar/makan di luar

Pesan makanan memang praktis dan menghemat waktu, tetapi biayanya jauh lebih mahal dibanding masak sendiri. Jika hal ini dilakukan terlalu sering, pengeluaran dapur bisa melonjak drastis, Bunda.

5. Membeli air minum dalam botol

Membeli air minum kemasan memang kelihatannya murah, namun jika dilakukan setiap hari, jumlahnya bisa cukup signifikan, Bunda. Padahal, membawa botol minum sendiri jauh lebih hemat dan ramah lingkungan.

6. Utang kartu kredit berbunga tinggi

Mengandalkan kartu kredit tanpa perhitungan bisa membuat kita 'terjebak' dalam utang yang sulit untuk dilunasi. Apalagi, jika Bunda hanya membayar jumlah minimum setiap bulannya.

7. Pembelian pakaian mewah

Pakaian bermerek sering dianggap bisa bikin seseorang terlihat keren. Tapi kenyataannya, nilainya akan cepat turun dan tidak selalu dipakai setiap hari, Bunda. Padahal, uang bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih penting.

8. Upgrade gadget tahunan

Mengganti gadget setiap tahunnya memang terasa menggoda, tetapi peningkatannya sering kali tidak terasa. Biaya yang dikeluarkan pun bisa cukup besar kalau dilakukan terus-menerus.

9. Bermain judi

Judi sering kali dianggap sebagai cara yang cepat untuk mendapatkan uang. Padahal, risikonya sangat besar dan dalam jangka panjang kerugiannya biasanya lebih besar dibandingkan dengan keuntungannya.

Cara menghentikan kebiasaan yang bikin seseorang terjebak hidup miskin

Pendiri Call To Leap, Steve Chen, mengatakan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan harian ternyata bisa memberi dampak besar pada kondisi keuangan, Bunda.

Misalnya, membuat kopi sendiri di rumah ternyata biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli di coffee shop. Jika kita hitung, selisih pengeluarannya bisa mencapai jutaan rupiah dalam setahun hanya dari satu kebiasaan yang sederhana ini.

Lebih lanjut, Steve Chen juga menyoroti bahwa banyak orang terbiasa memilih hal yang praktis dan instan, meski biayanya lebih mahal. Tanpa sadar, kebiasaan ini yang membuat pengeluaran terus 'membengkak' dan sulit untuk dikendalikan.

Untuk menghentikannya, Bunda bisa mulai dari membuat perencanaan belanja yang lebih teratur. Selain itu, batasi penggunaan layanan instan dan sebaiknya dipakai hanya ketika benar-benar dibutuhkan saja.

Selain itu, memasak di rumah ternyata tidak hanya membuat kita lebih hemat saja, tapi juga cenderung lebih sehat. Jadi, Bunda bisa mulai merencanakan menu mingguan dan masak sendiri supaya pengeluaran lebih terkontrol sekaligus menjaga kesehatan keluarga.

Hidup mengikuti kemampuan bukan berarti kekurangan

Perlu diketahui bersama bahwa hidup hemat itu bukan berarti hidup kita sengsara atau tidak menikmati hidup sama sekali.

Steve Chen menyarankan Bunda untuk mencoba strategi kartu kredit, yaitu dengan membayar tagihan secara penuh setiap bulannya agar tidak terbebani bunga. Cara ini juga bisa menghemat banyak uang dalam jangka panjang.

Selain itu, ia juga mencontohkan penggunaan botol minum yang bisa dipakai ulang sebagai kebiasaan kecil yang berdampak besar. Selain lebih ramah lingkungan, cara yang satu ini juga dapat mengurangi pengeluaran untuk membeli minuman kemasan.

Intinya, mengatur kebiasaan sehari-hari bisa jadi cara awal supaya keuangan bisa lebih terkontrol, Bunda. Tak hanya itu, perubahan yang kita lakukan terus-menerus juga membuat kondisi finansial terasa lebih aman ke depannya.

Itulah penjelasan tentang kebiasaan sehari-hari yang membuat seseorang terjebak hidup miskin, sekaligus cara menghentikannya. Semoga bisa membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda