Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

7 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Merapikan Tempat Tidur di Pagi Hari

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 25 Feb 2026 08:15 WIB

Ilustrasi tempat tidur
Ilustrasi Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Merapikan Tempat Tidur di Pagi Hari/Foto: Getty Images/salez
Daftar Isi
Jakarta -

Sebagian orang mungkin merasa bahwa bangun pagi hari saja sudah menjadi tugas yang berat, apalagi merapikan tempat tidur, Bunda.

Setiap hari, jutaan orang bangun dan merapikan tempat tidur mereka. Bagi yang lain, selimut kusut itu tetap berada di tempat seperti malam sebelumnya.

Meski merapikan tempat tidur telah lama dianggap sebagai kebersihan atau kedisiplinan, sebuah penelitian psikologis menunjukkan bahwa melewatkan kebiasaan ini mungkin mencerminkan sifat kepribadian yang lebih dalam daripada malas.

Ciri-ciri kepribadian orang yang tidak merapikan tempat tidur di pagi hari

Faktanya, orang yang tidak merapikan tempat tidur setiap pagi biasanya memiliki ciri kepribadian khusus tertentu, mulai dari tidak banyak menuntut hingga memiliki tingkat kreativitas yang tinggi.

Dilansir dari laman Your Tango, berikut beberapa ciri kepribadian orang yang jarang atau bahkan tidak pernah merapikan tempat tidur di pagi hari:

1. Lebih kreatif daripada rata-rata orang

Hidup di tengah kekacauan yang terkendali sering kali lebih sehat bagi pikiran kreatif, memicu inspirasi dan inovasi yang tidak didapatkan oleh orang-orang yang terlalu rapi.

Jadi, jika ada orang yang tidak merapikan tempat tidurnya setiap pagi, itu bisa jadi disengaja. Hal ini menjadi pilihan seseorang yang tahu bahwa kreativitas mereka berkembang paling baik di lingkungan hidup apa adanya.

Mereka lebih memilih memiliki ruang yang mencerminkan identitas, kreativitas, dan gaya hidupnya, daripada ruang yang terlalu rapi dan steril.

2. Memiliki regulasi emosi yang baik

Dalam Health Education and Health Promotion Study, kecerdasan emosional semacam ini terkait dengan kualitas hidup yang lebih tinggi karena suatu alasan.

Tidak peduli apa pun yang menghadang mereka atau bagian mana pun dari rutinitas pagi mereka yang terlewatkan pada hari tertentu, mereka dapat mengandalkan kemampuan pengaturan diri dan kesadaran diri untuk melindungi kondisi mentalnya.

3. Memprioritaskan kenyamanan

Meskipun banyak ahli sering menekankan pentingnya keluar dari zona nyaman untuk mencapai tujuan dan berkembang secara pribadi, terkadang, kenyamanan dan keamanan justru yang dibutuhkan.

Orang yang tidak merapikan tempat tidur setiap pagi sering kali bersedia keluar dari zona nyaman, jika diperlukan. Namun, mereka membuat pilihan yang mengutamakan kenyamanan di rumah.

4. Pemikir yang berwawasan luas

Orang yang selalu memikirkan gambaran besar sering merasa berdaya dan bersemangat oleh rutinitas yang lebih besar.

Mereka tidak termotivasi oleh kebiasaan bersih-bersih kecil atau bahkan merapikan tempat tidur di pagi hari karena keputusannya dibingkai dalam konteks perasaan, emosi, dan pengalaman yang besar.

Kerangka berpikir ini tidak hanya membantu menjadi lebih intuitif, inovatif, dan cerdas dalam memecahkan masalah, tetapi juga membebaskan mereka dari tekanan terus-menerus untuk mengikuti norma-norma rutin yang diyakini semua orang sebagai penentu stabilitas.

5. Percaya dan yakin pada diri sendiri

Menurut sebuah studi dari American Psychologist, membangun kepercayaan diri dan menjalani rutinitas yang meningkatkan harga diri sering memberikan manfaat psikologis dan fisik jangka panjang.

Orang yang tidak merapikan tempat tidur setiap pagi kemungkinan memiliki struktur dan rutinitas sendiri yang menambah nilai dalam hidupnya.

Mereka tidak perlu bergantung pada kebiasaan yang tidak cocok atau rutinitas membersihkan untuk mendapatkan rasa aman secara batin. Hal ini karena kesadaran diri dan rasa aman mereka dapat melakukannya sendiri.

6. Orang yang spontan

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh OnePoll, orang-orang yang spontan sering lebih cenderung memiliki gaya hidup bahagia daripada mereka yang hidup terikat pada rutinitas.

Tentu saja, setiap orang memiliki kebiasaan pribadi masing-masing yang menambah nilai dalam hidupnya, tetapi bagi orang-orang yang tidak merapikan tempat tidur setiap pagi, spontanitas mungkin lebih penting daripada struktur.

Mereka menjaga kebersihan ruangannya, tetapi jika ada ide atau peluang spontan yang muncul, mereka tidak akan melewatkan itu.

7. Tidak takut akan ketidaksempurnaan

Orang yang nyaman dengan ketidaksempurnaan mungkin lebih percaya diri dan merasa aman. Mereka tidak keberatan mengikuti kebiasaan ‘tidak sempurna’ demi kenyamanan dan bahkan menjauh dari rutinitas yang kaku.

Bagi mereka, yang terpenting dalam hidup adalah dirinya sendiri, bukan stereotip tentang bagaimana seharusnya penampilan mereka atau aturan tentang bagaimana seharusnya mereka hidup.

Itulah ciri-ciri kepribadian orang yang tidak merapikan tempat tidurnya di pagi hari. Bunda termasuk salah satunya?

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda