HaiBunda

MOM'S LIFE

10 Jurusan Kuliah dengan Gaji Lulusan Paling Rendah, Meski Sudah 5 Tahun Bekerja

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 02 Mar 2026 20:55 WIB
Ilustrasi jurusan kuliah dengan gaji lulusan paling rendah, meski sudah 5 tahun bekerja / Foto: Getty Images/iStockphoto/nirat
Jakarta -

Saat memutuskan jurusan kuliah, biasanya orang tidak hanya mempertimbangkan minat dan keterampilan, tetapi juga gaji awal rata-rata.

Meskipun kuliah cenderung menjamin gaji yang lebih baik, tidak semua jurusan memberikan gaji tinggi. Hal ini diketahui berdasarkan analisis terbaru dari Federal Reserve Bank of New York.

Lulusan jurusan pendidikan, pekerjaan sosial, atau seni cenderung memperoleh pendapatan median terendah selama lima tahun setelah menyelesaikan pendidikan. Analisis ini hanya mencakup pekerja penuh waktu dengan gelar sarjana dan tidak termasuk mereka yang masih bersekolah.


Dilansir dari laman CNBC Make It, angka gaji tersebut berdasarkan data tahun 2023, data terbaru yang tersedia, dan menunjukkan bahwa gaji awal karier di bidang-bidang ini berada di bawah upah median Amerika Serikat sebesar US$48.060 (Rp803 juta) untuk tahun tersebut.

Meskipun lulusan teknik dapat memperoleh penghasilan lebih dari US$80.000 (Rp1,3 miliar) di awal karier mereka, banyak lulusan ilmu humaniora dan pendidikan memperoleh penghasilan sekitar US$40.000 (Rp672 juta). Gaji rata-rata semua jurusan yang diteliti adalah US$50.000 (Rp840 juta).

10 Jurusan kuliah dengan gaji lulusan paling rendah

Berikut daftar 10 jurusan yang terkait dengan gaji median terendah di Amerika Serikat untuk pekerja penuh waktu berusia 22 hingga 27 tahun:

  1. Bahasa asing
  2. Ilmu sosial umum
  3. Seni pertunjukan
  4. Antropologi
  5. Pendidikan anak usia dini
  6. Ilmu keluarga dan konsumen
  7. Pendidikan umum
  8. Ilmu biologi lainnya
  9. Pelayanan sosial
  10. Teologi dan agama

Meskipun mempelajari bahasa asing adalah keterampilan yang berharga, gelar di bidang tersebut tidak selalu mengarah pada pekerjaan dengan gaji tinggi, Bunda.

Hal ini mungkin karena bahasa dapat dipelajari di luar pendidikan formal dan banyak lulusan cenderung bekerja di bidang yang relatif bergaji rendah, seperti pendidikan, penerjemah, atau pelayanan publik.

Lulusan jurusan ilmu humaniora juga cenderung berpenghasilan lebih rendah daripada lulusan bidang teknik seperti matematika, sebagian besar karena kurangnya permintaan akan keterampilan mereka di industri yang berpenghasilan lebih tinggi seperti teknologi dan keuangan.

Sayangnya, banyak lulusan jurusan ilmu humaniora tidak mengalami peningkatan kondisi keuangan seiring bertambahnya usia, terutama mereka yang berprofesi di bidang pendidikan.

Cara lulusan perguruan tinggi menegosiasikan gaji

Jika seorang fresh graduate ingin menegosiasikan gaji yang lebih tinggi, ada beberapa kiat yang dapat Bunda gunakan untuk meningkatkan keterampilan negosiasi. Berikut metode yang perlu dipertimbangkan:

1. Lakukan riset

Dilansir dari laman Indeed, jika berpikir untuk menegosiasikan kenaikan gaji sebelum menerima pekerjaan baru, pastikan untuk melakukan riset.

Mengetahui kisaran gaji tipikal untuk para profesional di bidang Bunda di wilayah geografis dan kisaran gaji yang ditawarkan oleh perusahaan dapat membantu Bunda melakukan negosiasi yang sukses.

2. Buat rencana

Sebelum memulai negosiasi, buat rencana yang matang. Ketahui gaji yang ingin diperoleh dan siapkan beberapa poin untuk menjelaskan kontribusi apa yang dapat diberikan kepada perusahaan untuk membenarkan perolehan gaji yang lebih tinggi.

3. Tekankan nilai

Pastikan untuk menekankan nilai selama negosiasi. Berikan contoh spesifik tentang keterampilan dan pengalaman yang dapat Bunda berikan kepada perusahaan yang menambah nilai pada operasionalnya.

4. Minta kisaran gaji

Bunda juga dapat menanyakan kisaran gaji kepada calon pemberi kerja. Selama proses wawancara, mengetahui kisaran gaji tipikal untuk para profesional di posisi Bunda di perusahaan mereka dapat membantu Bunda menentukan potensi penghasilan.

Nah, itulah jurusan kuliah dengan gaji lebih rendah yang dapat Bunda ketahui hingga beberapa cara menegosiasikan gaji. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Polyworking, Tren Punya Lebih dari Satu Pekerjaan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Potret Rumah Baru Ummi Quary

Mom's Life Annisa Karnesyia

6 Cara Sederhana agar Anak Merasa Spesial Setiap Hari Menurut Psikolog

Parenting Nadhifa Fitrina

12 Cara Mengetahui Kehamilan dengan Memegang Perut

Kehamilan Melly Febrida

Sepatu Hak Tinggi Bisa Sebabkan Mastitis pada Busui? Simak Faktanya

Menyusui Indah Ramadhani

45 Lagu Penyembahan Kristen Lengkap dengan Liriknya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kunjungi Australia Bareng Pangeran Harry, Meghan Markle Jadi Juri Tamu MasterChef

6 Cara Sederhana agar Anak Merasa Spesial Setiap Hari Menurut Psikolog

Sepatu Hak Tinggi Bisa Sebabkan Mastitis pada Busui? Simak Faktanya

12 Cara Mengetahui Kehamilan dengan Memegang Perut

5 Potret Gong Seung Yeon, Pemeran Ibu Suri di Drakor 'Perfect Crown' yang Juga Eks Trainee SM Entertainment

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK