Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kisah Cinta Rima Melati & Marcell Siahaan, Awal Beda Agama hingga Sang Suami Jadi Mualaf

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Senin, 02 Mar 2026 07:25 WIB

Marcell Siahaan
Kisah Cinta Rima Melati & Marcell Siahaan, Awal Beda Agama hingga Sang Suami Jadi Mualaf/Foto: Instagram @marcellsiahaans
Jakarta -

Membangun biduk rumah tangga hingga belasan tahun tentu menjadi dambaan bagi setiap pasangan ya, Bunda. Pasangan Rima Melati Adams dan Marcell Siahaan sukses membuktikan kesetiaan mereka yang kini sudah berjalan 17 tahun.

Keduanya diketahui resmi memulai perjalanan sebagai suami istri sejak tahun 2009. Keharmonisan mereka selalu terlihat harmonis dan jauh dari terpaan gosip miring.

Belum lama ini, Rima mengungkap pertemuan awal mereka yang ternyata bermula secara tidak sengaja di negara tetangga, Singapura. Takdir mempertemukan mereka saat keduanya sedang dalam sebuah acara.

"Jadi, kita ada acara di Singapura untuk Lebaran waktu itu. Rima ditugaskan di acara itu untuk nyanyi. Nah waktu itu ada Marcell, Rima enggak tahu Marcell itu siapa," kata Rima saat berbincang dalam podcast bersama Melaney Ricardo, dikutip dari kanal Youtube @MelaneyRicardo1.

Simak kisah selengkapnya berikut ini.

Perjuangan awal hidup Rima dan Marcell tinggal di kos-kosan

Kisah cinta Marcell dan Rima dimulai setelah keduanya resmi bercerai dari pasangan sebelumnya. Ada alasan khusus yang membuat hati Rima akhirnya luluh kepada sosok penyanyi bersuara merdu ini.

"Jujur ya, waktu aku kenal Marcelll, dia orangnya baik hati dan lembut, itu saja. Terus akhirnya pas lihat, 'Oh memang laki-laki Indonesia itu sopan santunnya memang tinggi gitu,'" ujar Rima.

Berbeda dengan pasangan lain yang menikmati masa bulan madu yang indah, awal pernikahan mereka justru penuh dengan cobaan. Mereka bahkan harus memulai segalanya dari nol dengan tinggal di sebuah kamar kos-kosan.

"Semua orang kalau menikah itu lagi di fase bulan madu, ya. Marcell sama Rima itu justru hancur-hancurnya adalah pernikahan awalnya. Jadi, mungkin enggak banyak orang tahu kalau kita sempat tinggal di kos-kosan," katanya.

Kondisi ekonomi mereka saat itu memang sedang tidak stabil dan Rima dengan setia menemani sang suami melewati masa-masa sulit itu, Bunda.

"Jadi memang waktu itu, dari segi pekerjaan, dia (Marcell) enggak dapat banyak. Kemudian tinggal di kos-kosan. Di sanalah aku dan Marcell tinggal bareng sekitar dua tahun," tuturnya.

"Satu bulan dia job-nya cuma satu dan itu juga bayar supir buat gajinya. Nah, di situlah kita sebagai perempuan langsung bawel. Lalu saya katakan, 'Kamu harus mengganti manajemenmu atau aku yang akan meninggalkanmu,'" kata Rima.

Ketegasan Rima sebagai seorang istri akhirnya membuahkan hasil bagi karier sang suami. Setelah mengganti manajemen, pintu rezeki mulai terbuka lebar untuk Marcell Siahaan.

"Akhirnya dapat ganti manajemen, dan ketika mengganti manajemen dia (Marcell) memiliki dua pekerjaan di Hari Tahun Baru," ungkap Rima.

Melihat ada penghasilan yang masuk, Rima berinisiatif agar uang tersebut digunakan sebagai uang muka untuk menyewa sebuah rumah di kawasan Bintaro.

"Di situ, ketika dapat job-nya dan kemudian kami mendapatkan penghasilan, aku bilang, 'DP rumah di Bintaro lah gitu. Jadi kita sewa rumah," ucapnya.

Perlahan tapi pasti, kehidupan ekonomi mereka mulai membaik dan bisa pindah ke tempat yang lebih baik. Mereka pun akhirnya berhasil memulai hidup baru di rumah kontrakan yang lebih luas.

"Di situlah dari awalnya kos-kosan kita tinggal kontrakan," katanya.

Perjalanan spiritual dan keputusan Marcell menjadi mualaf

Penyanyi berdarah Batak ini sebenarnya lahir dengan keyakinan Kristen, Bunda. Pada awal pernikahan mereka, pasangan ini tetap menjalani kehidupan dengan keyakinan yang berbeda satu sama lain.

"Dia (Marcell) sempat Katolik dan Buddha. Ketika kita menikah itu beda agama. Jadi dia tetap dengan agamanya dia. Rima tetap dengan agamanya," kata Rima.

"Cuma setelah 5 tahun pernikahan, baru pelan-pelan Rima ingin Marcel sendiri yang cari agamanya. Jadi saya bilang pada Marcel, 'Kamu temukan jalanmu sendiri, aku tidak mau memaksa kamu gitu,'" ucapnya.

Bagi Rima, hal yang paling utama dalam rumah tangga adalah sikap saling berbuat baik. Ia percaya bahwa setiap ajaran agama pasti selalu menuntun umatnya menuju kebaikan.

"Buat Rima enggak masalah yang penting dalam dalam rumah tangga itu adalah berbuat baik. Itu aja sih sebetulnya agama apapun akan mengajarkan kebaikan," ujarnya.

Setelah resmi menjadi mualaf, Marcell pun mulai belajar menjalankan kewajiban ibadah seperti salat dengan kesadaran sendiri. Rima pun memilih untuk tidak memberikan tekanan kepada sang suami.

"Ketika dia (Marcell) mualaf itu juga proses untuk dia benar-benar salat dan Rima juga enggak mau maksa gitu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Rima dan Marcell ternyata tertarik untuk belajar sufisme. Ajaran ini berfokus pada penyucian jiwa dan upaya mendekatkan diri kepada Allah.

"Waktu itu kita sempat tertarik untuk mempelajari sufisme. Sebenarnya lebih ke tentang cinta dan rasa ingin tahu, keinginan untuk belajar sesuatu untuk pengetahuan diri sendiri," kata Rima.

Ketertarikan mereka semakin dalam saat berdiskusi dengan seorang guru atau syekh mengenai makna menjadi seorang Muslim, Bunda.

"Lalu, syekh (Guru) itu sebenarnya pernah bilang ke kita bahwa mengajar orang dari agama lain, misalnya Buddha, untuk masuk Islam itu lebih gampang dibandingkan dengan mengajarkan seorang Muslim agar menjadi Muslim yang baik," ucapnya.

Mendengar penjelasan tersebut, niat Marcell untuk belajar agama Islam pun semakin bulat. Di hadapan sang syekh, ia menyatakan kesiapannya untuk memulai perjalanan baru sebagai seorang penganut Islam.

"Jadi sejak saat itu, aku rasa itulah yang membuat Marcell bilang bahwa dia ingin belajar Islam. Nah, di situlah syekh bertanya, 'Kamu siap atau tidak?' Marcel jawab, 'Siap.' Lalu syekh bilang, 'Oke, kalau kamu siap, aku akan membantumu,'" pungkas Rima.

Nah, itulah kisah cinta Rima Melati dan Marcell Siahaan, dari awal pertemuan hingga perjalanannya yang membuat sang suami memutuskan menjadi mualaf.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda