MOM'S LIFE
Kebiasaan Scroll Medsos Bisa Picu Risiko Jantung Serius
Amira Salsabila | HaiBunda
Jumat, 06 Mar 2026 10:55 WIBDi era digital seperti sekarang, banyak orang menghabiskan waktu dengan menelusuri berbagai platform media sosial setiap hari. Kebiasaan sepele ini mungkin terasa tidak berbahaya, tetapi ternyata dapat meningkatkan kerusakan pada jantung.
Baik sedang asyik membaca berita, tertawa terbahak-bahak menonton video pendek, atau membalas pesan singkat, para ahli jantung memperingatkan bahwa memeriksa ponsel dalam satu jam pertama setelah bangun tidur adalah hal yang tidak boleh dilakukan.
Ada beberapa alasan untuk hal ini, tetapi yang paling jelas adalah ponsel dan aliran informasi (dan hoax) yang terus-menerus didapatkan dapat membuat seseorang stres.
Namun, lebih dari itu, ahli bedah kardiotoraks di Southern California Surgical, Dr. Alexandra Kharazi, MD, FACS, mengungkap bahwa stres atau kecemasan dapat memicu kesehatan jantung.
Scroll media sosial bisa meningkatkan risiko jantung
Dilansir dari laman Parade, selain berpotensi memicu kecemasan atau FOMO (Fear of Missing Out), Bunda juga mempersiapkan diri untuk hari yang kurang ideal bagi kesehatan jantung.
Kharazi mungkin bukan satu-satunya ahli yang memperingatkan agar tidak memeriksa ponsel di pagi hari. Hal serupa juga disampaikan oleh ahli jantung dan profesor kedokteran di Burnett School of Medicine di Texas Christian University, Dr. Paul Bhella, MD, FACC, FAHA, FASE.
“Sudah terbukti bahwa stres psikologis akut dan kronis terkait dengan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung berupa serangan jantung dan gagal jantung,” ujar Paul.
“Jadi, dan bagian ini bergantung pada individu, jika memeriksa ponsel kita di pagi hari merupakan pengalaman yang negatif atau menimbulkan stres psikologis, maka hubungan yang sudah diketahui tersebut akan berlaku,” sambungnya.
Terlebih lagi, memeriksa ponsel di pagi hari, ditambah terlalu banyak waktu menatap layar setiap hari, dapat memperkuat kebiasaan buruk lainnya, seperti kurang gerakan, yang dapat meningkatkan risiko masalah metabolisme dan kardiovaskular.
Masalah-masalah tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, dan diabetes tipe 2.
Kebiasaan sehat untuk mencegah risiko jantung
Kharazi menyarankan untuk mengganti kebiasaan scroll media sosial di pagi hari dengan berolahraga, seperti lari pagi, jalan cepat keliling komplek rumah, yoga atau sekadar peregangan di bawah sinar matahari.
Meski demikian, ada beberapa manfaat dari penggunaan internet dan media sosial, tetapi Bunda harus menggunakannya dengan bijak dan membangun batasan.
Hindari menggunakan ponsel di pagi hari atau sebelum tidur, simpan ponsel saat makan, dan atur jadwal penggunaan dengan menetapkan batasan waktu.
Jika digunakan dengan benar, internet berpotensi membantu meningkatkan kesehatan seseorang. Internet dapat memberikan akses ke informasi yang dapat meningkatkan literasi kesehatan seseorang, Bunda.
Media sosial pun dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan, terutama di kalangan populasi muda. Komunitas daring juga dapat bermanfaat sebagai kelompok pendukung bagi orang-orang dengan kondisi jantung tertentu.
Nah, itulah penjelasan terkait kebiasaan scroll media sosial di pagi bisa meningkatkan risiko kerusakan jantung hingga cara sederhana mencegahnya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Jenis Sakit yang Membolehkan Tidak Puasa, Wajib Tahu!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mengenal Brain Rot, Fungsi Otak Menurun karena Kecanduan Konten Receh Medsos
Jawaban Melaney Ricardo soal Kritikan Artis Ikut Jualan Live di Medsos
4 Tipe Orang Toxic di Media Sosial, Unfollow Saja Bun
Belajar Etika Menggunakan Media Sosial Lewat Rumah Digital Indonesia
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mengirim Pesan Daripada Telepon Menurut Psikologi
4 Tips Diet Slow Aging ala Korea untuk Mencegah Penuaan Dini
Apa yang Terjadi Jika Tes DNA Anak Tidak Cocok dengan Ibu Kandung?
Menaker Pastikan THR Karyawan Swasta Kena Pajak, Ini Perhitungannya
Selebgram Ruce Nuenda Keluyuran saat Sakit Campak, IDAI Sebut Sangat Berbahaya
REKOMENDASI PRODUK
5 Snack Diet Lezat yang Bantu Turunkan Berat Badan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi MPASI Instan untuk Bayi 7 Bulan ke Atas, Praktis buat Mudik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Belanja Lebaran: Mana Kebutuhan, Mana Tekanan Sosial?
Menaker Pastikan THR Karyawan Swasta Kena Pajak, Ini Perhitungannya
4 Tips Diet Slow Aging ala Korea untuk Mencegah Penuaan Dini
Resmi Dibuka, Human Starchild Tawarkan Metode Pengasuhan Anak Berbasis Pendekatan Jepang
7 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mengirim Pesan Daripada Telepon Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Rasa Nyaman hingga Hangat, Ini 5 Manfaat Tidur Bersama Kucing Kesayangan di Rumah
-
Beautynesia
Get The Look: Ide Outfit Bukber Bernuansa Earth Tone yang Simpel ala Vebby Palwinta
-
Female Daily
Hasil Treatment Keratin Rambut Selama 3 Bulan: Dari Frizzy Jadi Lebih Smooth & Manageable!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Terinspirasi Film, Selena Gomez Ingin Punya 4 Anak dengan Benny Blanco
-
Mommies Daily
5 Rekomendasi Sarimbit Keluarga Lebaran 2026 di Bawah Rp1 Juta, Tampil Kompak Tanpa Boros