HaiBunda

MOM'S LIFE

5 Kebiasaan Orang yang Memiliki Kesadaran Diri Tinggi, Tahu Cara Hidup Bahagia

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Kamis, 05 Mar 2026 08:15 WIB
Ilustrasi Kebiasaan Orang yang Memiliki Kesadaran Diri Tinggi, Tahu Cara Hidup Bahagia/Foto: Getty Images/ATHVisions
Jakarta -

Setiap orang pasti ingin hidup lebih tenang dan bahagia. Tapi caranya sering kali tidak semudah yang dibayangkan ya, Bunda.

Ada orang-orang yang terlihat lebih paham dengan dirinya sendiri. Mereka tahu kapan harus berhenti, kapan harus maju, dan bagaimana menyikapi perasaan dengan lebih sehat.

Perlu kita ketahui bahwa kesadaran diri bukan soal menjadi sempurna. Ini lebih tentang mengenali emosi, memahami kekurangan, dan tetap bertumbuh tanpa menyalahkan diri terus-menerus.


Menariknya, kemampuan ini ternyata bisa dilatih dalam kehidupan sehari-hari, Bunda. Seorang psikolog klinis sekaligus konsultan asal Amerika Serikat, Nick Wignall, mengamati kebiasaan orang-orang yang memiliki kesadaran diri tinggi.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

5 kebiasaan orang yang memiliki kesadaran diri tinggi

Melansir dari laman Nick Wignall, ada beberapa kebiasaan yang sering dimiliki oleh orang dengan tingkat kesadaran diri yang tinggi.

1. Lebih banyak mendengarkan daripada berbicara

Orang yang punya kesadaran diri tinggi biasanya tidak selalu ingin jadi pusat perhatian, Bunda. Mereka justru lebih banyak memberi ruang untuk orang lain berbicara.

Banyak orang berpikir kesadaran diri bisa didapat hanya dengan sering merenung. Padahal, terlalu fokus pada pikiran sendiri belum tentu membuat kita benar-benar paham tentang diri.

Nick mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan refleksi diri yang dilakukan secara sengaja.

"Tentu saja, tidak ada yang salah dengan refleksi diri yang disengaja. Bahkan, hal itu mungkin akan memfasilitasi kesadaran diri sampai batas tertentu," ujarnya.

Namun menurutnya, itu saja tidak cukup karena manusia belajar lewat interaksi sosial. Sejak kecil sampai dewasa, kita berkembang lewat meniru, berdiskusi, dan bertukar pikiran dengan orang lain.

Kesadaran diri yang lebih kuat justru tumbuh dari percakapan yang tulus. Nah supaya sampai ke tahap itu, kita perlu belajar mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Bukan hanya diam, tapi benar-benar hadir dalam percakapan.

2. Penasaran dengan isi pikiran sendiri

Selain terbiasa mendengarkan orang lain, orang yang sadar diri juga akrab dengan pikirannya sendiri, Bunda. Mereka suka memperhatikan apa yang muncul di kepala tanpa buru-buru menilai.

"Orang yang sadar diri memiliki kebiasaan memikirkan pola pikir mereka sendiri," ungkap Nick.

"Tetapi, kebiasaan ini biasanya bukanlah sesuatu yang terlalu formal dan analitis, seperti duduk sekali seminggu untuk meninjau proses berpikir mereka dalam jurnal pengambilan keputusan," jelasnya.

Ibarat ilmuwan yang penasaran pada penelitiannya, mereka juga ingin tahu tentang batinnya sendiri. Mereka biasanya memperhatikan emosi yang muncul dan mencoba memahami polanya.

Misalnya, seseorang merasa heran kenapa setelah disalip di jalan justru muncul rasa bersalah lebih dulu, bukan marah. Atau menyadari bahwa dalam situasi tertentu cenderung pesimis, sementara di kondisi lain justru sangat optimis.

3. Berani mengenali sisi emosi yang terabaikan

Setiap orang sebenarnya punya bagian emosi yang jarang disentuh, Bunda. Biasanya itu adalah perasaan yang terlalu menyakitkan, sehingga tanpa sadar kita hindari.

Karena terlalu lama diabaikan, kita bahkan tidak sadar kalau bagian itu ada. Padahal, sisi inilah yang kerap memengaruhi cara kita bereaksi dalam berbagai situasi.

Orang yang memiliki kesadaran diri tinggi biasanya berani menghadapi emosi yang 'tertutupi' dalam diri mereka. Mereka tidak langsung menolak atau menutupinya, meski perasaan itu kadang terasa tidak nyaman.

Untuk mengakui keberadaan sisi tersebut memang tidak mudah, ya, Bunda. Apalagi sampai berani memahaminya lebih jauh.

4. Meminta dan menerima masukan dengan tulus

Selanjutnya, orang yang sadar diri itu tahu kalau mereka tidak selalu bisa menilai diri sendiri. Terkadang, cara terbaik untuk melihat diri sendiri adalah lewat pandangan dari orang lain.

"Kuncinya di sini adalah tidak ada trik: Jika ingin melihat diri sendiri melalui mata orang lain, Anda harus bertanya. Sesederhana itu," ujar Nick.

Dalam hal ini, kita bisa mencoba menanyakan pendapat jujur orang yang dihormati, misalnya rekan kerja, pasangan, atau sahabat dekat. Saat menerima kritik, jangan langsung melawan atau mengabaikannya.

Cobalah dengarkan dengan tenang, pahami maksudnya dengan saksama, dan gunakan sebagai bahan untuk berkembang, ya.

5. Menyadari nilai-nilai hidup

Orang yang sadar diri tinggi tidak hanya fokus pada hal-hal negatif atau masalah dalam diri. Mereka juga suka meluangkan waktunya untuk memikirkan apa yang benar-benar penting dalam hidup.

Sebagian besar dari apa yang telah kita bahas sebelumnya memang berfokus pada pengakuan terhadap rasa sakit, ketakutan, atau rasa tidak aman. Tapi, memahami nilai-nilai pribadi juga sama pentingnya ya, Bunda.

Seseorang yang punya kesadaran tinggi biasanya punya cara untuk tetap konsisten memikirkan nilai-nilai ini. Mereka membiasakan diri untuk mengecek apakah hidup yang dijalani sudah sesuai dengan hal yang benar-benar penting bagi mereka.

Demikian penjelasan tentang kebiasaan orang yang memiliki kesadaran diri tinggi. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Mengenal Stoikisme, Filosofi Anti Cemas yang Membuat Hidup Lebih Bahagia

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Luna Maya Motoran Taklukkan Perbukitan di Aceh hingga Bertemu Gajah

Mom's Life Nadhifa Fitrina

7 Cara Mengusir Tikus dari Kamar Tidur Tanpa Racun

Mom's Life Amira Salsabila

5 Kebiasaan Orang yang Memiliki Kesadaran Diri Tinggi, Tahu Cara Hidup Bahagia

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Jumlah Dokter Kandungan Laki-Laki Semakin Sedikit, Apa Penyebabnya?

Kehamilan Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

Studi Terbaru Ungkap Kebiasaan Merokok saat Hamil Picu Tekanan Darah Tinggi pada Anak

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Wardatina Mawa Resmi Gugat Cerai Insanul Fahmi, Pastikan Tak Akan Rujuk

Potret Luna Maya Motoran Taklukkan Perbukitan di Aceh hingga Bertemu Gajah

Studi Terbaru Ungkap Kebiasaan Merokok saat Hamil Picu Tekanan Darah Tinggi pada Anak

7 Cara Mengusir Tikus dari Kamar Tidur Tanpa Racun

Jumlah Dokter Kandungan Laki-Laki Semakin Sedikit, Apa Penyebabnya?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK