MOM'S LIFE
11 Ciri Perempuan yang Telah Melalui Banyak Ujian Hidup Menurut Studi
Azhar Hanifah | HaiBunda
Rabu, 11 Mar 2026 15:10 WIBSetiap orang pasti pernah menghadapi masa sulit dalam hidupnya. Namun, cara seseorang menghadapi dan memproses pengalaman tersebut bisa sangat berbeda. Ada yang mampu bangkit dengan cepat, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.
Bagi sebagian perempuan, pengalaman hidup yang penuh tantangan justru membentuk karakter yang kuat, empati, dan cara pandang yang lebih matang terhadap kehidupan. Meski demikian, pengalaman sulit juga bisa meninggalkan jejak psikologis yang memengaruhi cara mereka berinteraksi, mempercayai orang lain, hingga merespons situasi tertentu.
Mengutip Your Tango, ada sejumlah tanda yang sering terlihat pada perempuan yang telah melewati banyak ujian hidup. Ciri-ciri ini sering tidak disadari oleh orang lain, tetapi sebenarnya berkaitan dengan pengalaman emosional di masa lalu. Berikut penjelasannya, Bun.
11 Ciri perempuan yang telah melalui banyak ujian hidup menurut studi
Berikut beberapa ciri perempuan yang telah melalui banyak ujian hidup menurut studi. Tanda-tanda ini sering muncul dalam sikap, pola pikir, hingga cara mereka membangun hubungan dengan orang lain.
1. Reaksinya terkadang terlihat berlebihan
Menurut psikoterapis Ilene Strauss Cohen, sebagian orang yang tampak bereaksi berlebihan terhadap hal-hal kecil sebenarnya memiliki pemicu emosional dari pengalaman masa lalu. Menariknya, mereka justru bisa tetap tenang saat menghadapi situasi yang sangat menegangkan.
Pemicu tersebut bisa berasal dari trauma masa kecil, kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi, atau pengalaman tertentu yang meninggalkan luka. Ketika hal itu tersentuh kembali oleh situasi tertentu, tubuh dapat merespons dengan rasa takut, cemas, atau stres yang tiba-tiba muncul.
2. Terlihat lebih dewasa dari usianya
Perempuan yang telah melalui banyak kesulitan sering dianggap lebih dewasa oleh orang di sekitarnya. Mereka terbiasa menghadapi konflik, mengambil tanggung jawab, dan mengelola situasi yang rumit.
Namun menurut licensed professional counselor Jessica MacNair, kondisi ini tidak selalu berarti benar-benar lebih matang. Anak-anak yang mengalami trauma sering dipaksa menjadi 'dewasa' lebih cepat karena harus mengatasi masalah yang seharusnya ditangani oleh orang tua.
Akibatnya, saat dewasa mereka cenderung menjadi sangat mandiri dan terbiasa mengandalkan diri sendiri.
3. Sulit meminta atau menerima bantuan
Para ahli dari Grouport Therapy menjelaskan bahwa banyak penyintas trauma mengembangkan pola pikir serba mandiri. Mereka merasa lebih aman jika tidak bergantung pada orang lain.
Pengalaman masa lalu seperti ditinggalkan, dikecewakan, atau tidak dipenuhi kebutuhannya membuat mereka memilih melakukan semuanya sendiri agar tidak merasa kembali kecewa.
4. Tidak mudah mempercayai orang lain
Masalah kepercayaan juga sering muncul pada perempuan yang memiliki pengalaman hidup sulit. Mental health coach Darius Cikanavicius menjelaskan bahwa trauma masa kecil dapat membuat seseorang merasa bahwa tidak ada yang benar-benar akan melindungi atau menolongnya.
Penelitian lain sejak tahun 1996 juga menunjukkan bahwa pengalaman tersebut dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk membangun kepercayaan dalam hubungan di masa dewasa.
5. Selalu bersiap menghadapi kemungkinan terburuk
Psikoterapis Sharon Martin menyebut kecenderungan membayangkan skenario terburuk sebagai catastrophizing. Kondisi ini sering muncul pada orang yang pernah mengalami trauma atau memiliki gangguan kecemasan.
Akibatnya, mereka cenderung selalu waspada dan berada dalam kondisi “siaga” seolah-olah sesuatu yang buruk bisa terjadi kapan saja.
6. Sangat empatik dan mudah memahami perasaan orang lain
Menariknya, banyak perempuan yang pernah mengalami masa sulit justru memiliki empati yang tinggi. Mereka memahami bagaimana rasanya tidak didengar, diabaikan, atau merasa sendirian.
Karena itu, mereka berusaha memberikan perhatian dan dukungan kepada orang lain. Para ahli dari Harvard Health menjelaskan bahwa sikap penuh empati dan kebaikan dapat memunculkan emosi positif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
7. Terlalu setia bahkan pada hubungan yang tidak sehat
Beberapa perempuan yang memiliki pengalaman trauma juga menunjukkan loyalitas yang sangat kuat dalam hubungan. Mereka berusaha mempertahankan hubungan yang ada meski menghadapi perilaku tidak sehat.
Penelitian tentang trauma tahun 1989 menunjukkan bahwa sebagian orang memiliki kecenderungan tanpa sadar mencari pola hubungan yang mirip dengan pengalaman emosional masa lalu.
8. Sangat peka terhadap bahasa tubuh dan energi orang lain
Menurut para ahli dari Bay Area CBT Center, salah satu respons trauma yang cukup umum adalah perilaku fawning, yaitu berusaha menyenangkan orang lain untuk menghindari konflik.
Hal ini membuat seseorang menjadi sangat peka terhadap perubahan nada suara, ekspresi wajah, atau bahasa tubuh orang lain. Akibatnya, mereka sering dianggap sangat pandai 'membaca orang'.
9. Mudah menemukan kebahagiaan dari hal kecil
Setelah melalui masa sulit, banyak perempuan belajar menghargai hal-hal sederhana dalam hidup. Perhatian kecil dari pasangan, pesan singkat dari teman, atau momen kebersamaan sederhana bisa terasa sangat berarti.
Hal-hal kecil ini sering menjadi sumber harapan dan pengingat bahwa kehidupan tetap memiliki sisi positif.
10. Tidak terlalu tertarik memperluas lingkaran pertemanan
Perempuan yang telah melalui banyak pengalaman emosional biasanya lebih selektif dalam membangun hubungan sosial. Mereka cenderung merasa nyaman berada di lingkungan kecil yang benar-benar dipercaya.
Para ahli dari Mindview Psychology menjelaskan bahwa orang yang sedang memulihkan diri dari trauma sering mengandalkan 'hubungan aman' dengan orang-orang terdekat.
11. Terkadang menunjukkan kepribadian berbeda di situasi tertentu
Menurut para ahli dari McLean Hospital, sebagian orang yang pernah mengalami trauma dapat mengembangkan mekanisme pertahanan berupa perubahan sikap atau kepribadian di lingkungan yang berbeda.
Perilaku ini sering terjadi secara tidak sadar sebagai cara untuk melindungi diri dari emosi yang terasa terlalu berat atau menegangkan.
Setiap perempuan memiliki perjalanan hidup yang berbeda. Jika seseorang menunjukkan beberapa ciri di atas, hal itu tidak selalu berarti ada trauma yang belum pulih, tetapi bisa menjadi refleksi dari pengalaman hidup yang membentuk dirinya hingga saat ini.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini 4 Kata Psikologis agar Permintaan Lebih Mudah Diterima
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
TERPOPULER
11 Ciri Perempuan yang Telah Melalui Banyak Ujian Hidup Menurut Studi
Tak Sepenuhnya Introvert atau Ekstrovert, Ini yang Disebut Otrovert
Intip Rumah Mewah Rp120 Miliar Milik Putri Kerajaan Arab Saudi di Amerika Serikat
9 Rekomendasi Masjid untuk Itikaf di Jakarta & Alamat Lengkapnya
30 Resep Es Buah Sederhana dan Segar untuk Menu Buka Puasa hingga Lebaran
REKOMENDASI PRODUK
6 Rekomendasi Vacuum Cleaner Handy dan Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran Kembaran Keluarga Terbaru dan Stylish
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Mau Beli Bibit Tanaman Buah? Ini 5 Toko Online dengan Rating Tinggi dan Tepercaya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Perlengkapan Rumah Tangga Praktis untuk Bersihkan Rumah dengan Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Bagaimana Memilih Merek Ice Cream yang Tepat untuk Ibu Hamil?
Annisa Aulia RahimTERBARU DARI HAIBUNDA
Vidi Aldiano Meninggal, Personel Maroon 5 hingga Lay 'EXO' Ikut Berduka
Tak Sepenuhnya Introvert atau Ekstrovert, Ini yang Disebut Otrovert
9 Rekomendasi Masjid untuk Itikaf di Jakarta & Alamat Lengkapnya
30 Resep Es Buah Sederhana dan Segar untuk Menu Buka Puasa hingga Lebaran
Bukan Hanya IQ, Sifat Kepribadian Ini Bikin Anak Berprestasi di Sekolah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Cara Mengqadha Salat yang Terlewat dalam Islam
-
Beautynesia
Masih Ada Waktu, Ini 5 Ide Jualan Takjil yang Laris Manis saat Ramadan
-
Female Daily
Rekomendasi Handbag untuk Percantik Outfit Lebaran Kamu!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Prilly Latuconsina di Premier Film, Tampil Bold Bergaun Hitam Menerawang
-
Mommies Daily
Daftar Rest Area Nyaman di Jalur Pantura dan Jalur Selatan untuk Mudik