HaiBunda

MOM'S LIFE

7 Tips Cari Kerja Baru Setelah Lebaran, Jangan Sampai THR Habis Duluan!

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Rabu, 11 Mar 2026 21:30 WIB
Ilustrasi tips cari kerja baru setelah Lebaran / Foto: Getty Images/Antonio_Diaz

Bunda berencana mencari kerja baru setelah Lebaran? Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar segera mendapatkan pekerjaan baru.

Momen setelah Lebaran sering dimanfaatkan banyak orang untuk memulai langkah baru dalam karier, termasuk mencari pekerjaan yang lebih sesuai dengan harapan. Pada periode ini, sejumlah perusahaan biasanya mulai membuka kembali proses rekrutmen setelah aktivitas bisnis kembali normal usai libur panjang.

Di sisi lain, peluang tersebut juga diiringi dengan persaingan yang tidak sedikit. Banyak pencari kerja memanfaatkan waktu yang sama untuk melamar pekerjaan baru.


Untuk itu, penting bagi para pencari kerja untuk menyiapkan strategi yang matang, termasuk mengatur penggunaan Tunjangan Hari Raya (THR) agar tetap cukup selama proses mencari pekerjaan. 

Tips cari kerja baru setelah Lebaran

Mengutip Indeed, berikut beberapa tips yang dapat membantu Bunda dan Ayah meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan baru setelah Lebaran.

1. Perbarui CV dan resume

Langkah pertama yang perlu dilakukan saat ingin mencari kerja baru setelah Lebaran adalah memperbarui CV dan resume dengan informasi terbaru. Cantumkan pengalaman kerja terakhir, pencapaian penting, serta keterampilan baru yang dimiliki.

Gunakan format yang rapi dan profesional agar mudah dibaca oleh perekrut. Bunda bisa sesuaikan isi CV dengan posisi yang ingin dilamar.

2. Lakukan riset perusahaan sejak masa libur

Waktu libur Lebaran bisa dimanfaatkan untuk melakukan riset tentang perusahaan atau posisi yang ingin dilamar. Pelajari profil perusahaan, mulai dari visi, misi, hingga budaya kerja mereka. Informasi tersebut akan membantu saat proses wawancara karena menunjukkan bahwa pelamar benar-benar memahami perusahaan yang dituju.

3. Gunakan sebagian THR untuk meningkatkan kemampuan

Jika memiliki THR, pertimbangkan untuk menyisihkan sebagian dana tersebut sebagai investasi diri. Misalnya saja dengan mengikuti kursus singkat, pelatihan keterampilan, atau membeli perlengkapan yang menunjang proses melamar kerja.

Persiapan ini bisa membuat Bunda terlihat lebih siap dan kompetitif. Meningkatkan skill bahkan bisa membantu Bunda memiliki jalur karier lain yang mungkin lebih berpotensi besar.

4. Manfaatkan jaringan profesional

Jaringan profesional juga berperan penting dalam mencari pekerjaan. Cobalah menghubungi teman, keluarga, atau mantan rekan kerja yang mungkin memiliki informasi tentang lowongan di perusahaan mereka. Mengikuti seminar, workshop, atau komunitas profesional juga dapat membuka peluang baru.

5. Siapkan diri menghadapi wawancara

Sebelum menghadiri interview, latih jawaban untuk pertanyaan yang sering muncul dalam proses rekrutmen. Selain itu, pahami alasan mengapa tertarik dengan posisi tersebut dan bagaimana kemampuan yang dimiliki dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan.

6. Manfaatkan platform pencarian kerja online

Saat ini banyak platform digital yang menyediakan informasi lowongan kerja dari berbagai perusahaan. Buatlah profil yang menarik dan aktif mencari peluang yang sesuai dengan minat serta kemampuan.

Tidak ada salahnya mengirim lamaran ke beberapa perusahaan sekaligus untuk memperbesar peluang diterima. Pastikan Bunda sudah mengunggah CV terbaru di platform tersebut agar menarik perhatian perusahaan.

7. Tampil profesional saat interview

Penampilan juga menjadi salah satu faktor penting saat wawancara kerja. Gunakan pakaian yang rapi dan profesional, datang tepat waktu, serta tunjukkan sikap percaya diri dan antusiasme. Hal-hal kecil ini dapat memberikan kesan positif kepada perekrut.

Mencari pekerjaan memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan usaha yang konsisten. Jika belum mendapatkan hasil yang diharapkan, jangan langsung menyerah. Terus tingkatkan kemampuan diri dan manfaatkan setiap peluang yang ada.

Selain itu, aktif di media sosial profesional seperti LinkedIn, mempertimbangkan program magang, atau melamar pekerjaan di berbagai bidang yang sesuai kemampuan juga bisa menjadi strategi tambahan. Dengan persiapan yang matang, peluang Bunda mendapatkan pekerjaan baru setelah Lebaran pun akan semakin terbuka.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Teh Manis Hangat atau Es Teh, Mana Lebih Sehat untuk Buka Puasa?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Fakta Monowi, Kota Paling Sepi di Dunia yang Hanya Dihuni 1 Orang Perempuan

Mom's Life Natasha Ardiah

Rendra Anak Alyssa Soebandono & Dude Harlino Hafal 4 Juz Al-Qur'an, Intip Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

Dokter Ungkap Penyebab Rumah Sakit Cenderung Sepi saat Bulan Puasa

Mom's Life Amira Salsabila

7 Tips Cari Kerja Baru Setelah Lebaran, Jangan Sampai THR Habis Duluan!

Mom's Life Arina Yulistara

Ciri-ciri Keracunan Kehamilan, Penyebab Beserta Dampak Berbahaya bagi Bunda & Janin

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Fakta Monowi, Kota Paling Sepi di Dunia yang Hanya Dihuni 1 Orang Perempuan

Rendra Anak Alyssa Soebandono & Dude Harlino Hafal 4 Juz Al-Qur'an, Intip Potretnya

7 Tips Cari Kerja Baru Setelah Lebaran, Jangan Sampai THR Habis Duluan!

10 Contoh Perilaku Jujur Anak dan Cara Menumbuhkannya Sejak Dini

Ciri-ciri Keracunan Kehamilan, Penyebab Beserta Dampak Berbahaya bagi Bunda & Janin

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK