Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Cara Mengamalkan Surah Maryam Ayat 30-35 untuk Ibu Hamil

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Jumat, 12 Jun 2026 08:50 WIB

Ilustrasi Muslim Hamil
Cara Mengamalkan Surah Maryam Ayat 30-35 untuk Ibu Hamil/Foto: Getty Images/iStockphoto/Tassii
Daftar Isi
Jakarta -

Banyak ibu hamil yang memperbanyak ibadah selama masa kehamilan, salah satunya dengan membaca dan mengamalkan Surah Maryam. Dalam tradisi masyarakat muslim, Surah Maryam sering dikaitkan dengan doa agar kehamilan berjalan lancar dan calon bayi tumbuh menjadi anak yang saleh serta berakhlak baik.

Selain itu, banyak ibu hamil yang membaca Surah Maryam, khususnya ayat 30-35, dengan harapan memperoleh keberkahan bagi diri dan janin yang dikandung. Namun, Penting dipahami bahwa tidak terdapat hadis sahih yang secara khusus menganjurkan ibu hamil membaca Surah Maryam ayat 30-35 agar bayi menjadi cantik, tampan, mudah lahir, atau memiliki sifat tertentu. Karena itu, seorang Muslim hendaknya mengamalkan ayat-ayat Al-Qur'an berdasarkan tuntunan syariat yang benar.

Kedudukan Al-Qur'an bagi ibu hamil

Allah SWT berfirman:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Al-Isra: 82)

Para ulama menjelaskan bahwa seluruh Al-Qur'an adalah petunjuk, rahmat, dan keberkahan. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur'an, termasuk Surah Maryam, tanpa meyakini adanya keutamaan khusus yang tidak memiliki dalil.

Cara mengamalkan Surat Maryam ayat 30-35 sesuai sunnah

Perlu dipahami, tidak ada dalil khusus yang menyebutkan bahwa Surah Maryam ayat 30-35 wajib dibaca oleh ibu hamil atau memiliki manfaat tertentu yang dijamin secara syariat. Namun, membaca Al-Qur'an merupakan amalan yang dianjurkan bagi setiap Muslim, termasuk selama kehamilan.

Berikut beberapa cara mengamalkannya:

1. Membacanya sebagai bagian dari tilawah Al-Qur'an

Cara pertama adalah membacanya sebagaimana membaca ayat-ayat Al-Qur'an lainnya. Niatkan sebagai ibadah dan mencari pahala dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali." (HR. Tirmidzi)

2. Mentadabburi maknanya

Para salafus saleh tidak hanya membaca Al-Qur'an, tetapi juga memahami dan merenungkan maknanya.

Dalam Surah Maryam ayat 30-35 terdapat pelajaran tentang:

  • Ketundukan Nabi Isa AS kepada Allah.
  • Pentingnya salat dan zakat.
  • Keutamaan berbakti kepada ibu.
  • Akhlak mulia dan menjauhi kesombongan.
  • Keyakinan terhadap kekuasaan Allah SWT.

Bunda dapat menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai doa dan harapan bagi Si Kecil.

3. Menjadikannya wasilah untuk berdoa

Setelah membaca ayat tersebut, Bunda dapat memohon kepada Allah agar diberikan:

  • Kehamilan yang sehat.
  • Janin yang saleh atau salehah.
  • Kemudahan saat persalinan.
  • Keturunan yang bertakwa.

Hal ini sesuai dengan kebiasaan para ulama yang menjadikan momen setelah membaca Al-Qur'an sebagai waktu untuk berdoa.

4. Membaca Al-Qur'an secara rutin, bukan hanya Surah Maryam

Menurut para ulama salaf, keberkahan terdapat pada seluruh Al-Qur'an. Karena itu, jangan hanya fokus pada Surah Maryam, tetapi usahakan membaca surat-surat lain secara rutin.

Di antara surat yang sering dibaca Rasulullah SAW adalah:

  • Surah Al-Baqarah
  • Surah Ali Imran
  • Surah Al-Mulk
  • Surah As-Sajdah
  • Surah Al-Kahfi

5. Mengiringinya dengan amal saleh

Para salaf mengajarkan bahwa keberkahan tidak hanya diperoleh dari membaca Al-Qur'an, tetapi juga dari ketaatan kepada Allah.

Karena itu, ibu hamil dianjurkan:

  • Menjaga salat lima waktu.
  • Memperbanyak dzikir.
  • Bersedekah.
  • Menjaga lisan dan akhlak.
  • Memperbanyak istighfar.

Bacaan Surat Maryam Ayat 30-35

Berikut bunyi Surah Maryam ayat 30-35:

Surat Maryam Ayat 30

قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللّٰهِ ۖ اٰتٰىنِيَ الْكِتٰبَ وَجَعَلَنِيْ نَبِيًّا

Artinya:

"Dia (Isa) berkata, 'Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.'"

Surat Maryam Ayat 31

وَّجَعَلَنِيْ مُبٰرَكًا اَيْنَ مَا كُنْتُۖ وَاَوْصٰىنِيْ بِالصَّلٰوةِ وَالزَّكٰوةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

Artinya:

"Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku melaksanakan salat dan menunaikan zakat selama aku hidup."

Surat Maryam Ayat 32

وَّبَرًّاۢ بِوَالِدَتِيْ وَلَمْ يَجْعَلْنِيْ جَبَّارًا شَقِيًّا

Artinya:

"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka."

Surat Maryam Ayat 33

وَالسَّلٰمُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُّ وَيَوْمَ اَمُوْتُ وَيَوْمَ اُبْعَثُ حَيًّا

Artinya:

"Semoga keselamatan dilimpahkan kepadaku pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."

Surat Maryam Ayat 34

ذٰلِكَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَۚ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِيْ فِيْهِ يَمْتَرُوْنَ

Artinya:

"Itulah Isa putra Maryam, perkataan yang benar yang mereka ragukan."

Surat Maryam Ayat 35

مَا كَانَ لِلّٰهِ اَنْ يَّتَّخِذَ مِنْ وَّلَدٍۚ سُبْحٰنَهٗ ۗاِذَا قَضٰٓى اَمْرًا فَاِنَّمَا يَقُوْلُ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ

Artinya:

"Tidaklah pantas bagi Allah mempunyai anak. Mahasuci Dia. Apabila Dia menetapkan sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, 'Jadilah!' maka jadilah sesuatu itu."

Kandungan surat Maryam ayat 30-35

Ayat-ayat ini mengandung sejumlah pelajaran penting, di antaranya:

  • Menegaskan bahwa Nabi Isa AS adalah hamba dan nabi Allah.
  • Pentingnya menjaga salat dan menunaikan zakat.
  • Keutamaan berbakti kepada ibu.
  • Doa keselamatan sejak lahir hingga akhir hayat.
  • Keyakinan bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
  • Mengajarkan sikap rendah hati dan menjauhi kesombongan.

Bagi ibu hamil, kandungan ayat ini dapat menjadi pengingat untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon agar anak yang dikandung kelak tumbuh menjadi pribadi yang diberkahi.

Bolehkah ibu hamil membaca Surah Maryam setiap hari?

Tentu boleh, Bunda. Membaca Al-Qur'an setiap hari merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk membaca Surah Maryam setiap hari selama dilakukan dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Yang terpenting, jangan menganggap bacaan tertentu sebagai jaminan mutlak untuk mendapatkan jenis kelamin atau sifat anak tertentu tanpa dasar syariat yang jelas. Jadikan Surah Maryam sebagai sarana memperbanyak ibadah, ketenangan hati, dan doa selama masa kehamilan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda