HaiBunda

MOM'S LIFE

Bingung Konsumsi Apa saat Lebaran? Ini Makanan yang Aman untuk Penderita Asam Urat Menurut Dokter

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 20 Mar 2026 11:45 WIB
Ilustrasi Bingung Konsumsi Apa saat Lebaran? Ini Makanan yang Aman untuk Penderita Asam Urat Menurut Dokter/Foto: Getty Images/iStockphoto/Kikujiarm
Jakarta -

Bunda, memilih makanan untuk penderita asam urat saat Lebaran mungkin bisa menjadi tantangan. Sebab, perayaan Idul Fitri cukup identik dengan aneka hidangan bersantan, daging, serta camilan manis.

Momen kumpul keluarga saat hari raya ini sering kali membuat pola makan seseorang berubah drastis, sehingga asupan purin meningkat tanpa disadari. Kondisi tersebut tentu dapat memicu naiknya kadar asam urat dalam darah.

Hal ini pun disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSU Bunda Margonda, dr. Resna Murti Wibowo, Sp.PD, FINASIM,MKES,CH,CHt. AIFO-K.


“Biasanya pada saat kita makan makanan yang mengandung tinggi purin, salah satunya yang terdapat pada daging merah, ataupun pada seafood, daun-daunan berwarna hijau, begitu juga kacang-kacangan kedelai dan jeroan, itu akan membuat risiko terbentuknya asam urat tinggi pada metabolisme di ginjalnya sehingga pada saat makan-makan tersebut, tolong hati-hati yang mempunyai risiko asam urat,” ujar Resna kepada HaiBunda.

Lantas, makanan apa yang aman dikonsumsi para penderita asam urat saat Lebaran? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Makanan yang aman dikonsumsi untuk penderita asam urat saat Lebaran

Pada kesempatan itu, Resna juga memaparkan makanan apa saja yang dapat dikonsumsi penderita asam urat. Meski daging dapat meningkatkan purin, ia menyarankan Bunda untuk memilih jenis daging putih.

“Ya makanan yang aman untuk pasien asam urat, tentunya kita ingin makanan protein tinggi. Misalnya pada daging, daging mana yang paling aman? Daging putih, bisa daging ayam, bisa daging ikan,” ujar Resna.

Sementara itu, ia juga menyarankan untuk lebih memilih asupan sayuran hijau yang dilalap atau diolah menjadi salad.

“Daun-daunan mempunyai kadar asam urat tinggi adalah daun yang berwarna hijau yang diproses, artinya bisa direbus, dikukus. Kalau kita mau dilalap atau mau di salad, itu masih aman,” tuturnya.

Resna pun mengatakan penderita asam urat masih bisa makan daging sapi. Namun, porsinya tetap dibatasi.

“Untuk makanan-makanan, seperti daging sapi ataupun daging yang berkaki empat. Seperti daging kerbau, contohnya. Kadang-kadang ada yang suka makan seperti itu kan, itu boleh saja dimakan,” ujar Resna.

“Tetapi, jangan terlalu banyak. Terutama pada bagian jeroannya, tidak boleh. Dagingnya saja, tapi jangan terlalu banyak,” sambungnya.

Selain makanan, Resna menuturkan juga pentingnya mengonsumsi cairan yang cukup. Mineral tidak hanya membantu tubuh berfungsi dengan baik, ini juga dapat bekerja melarutkan asam urat.

“Jangan lupa setiap orang mempunyai asam urat tinggi, minum air putih karena asam urat akan larut dengan baik dengan air putih pada saat dikeluarkan lewat urine atau air seni,” ungkap Resna.

Bolehkah minum obat jika asam urat kambuh?

Jika asam urat kambuh, seperti muncul nyeri persendian, bolehkah langsung minum obat? Menjawab pertanyaan ini, Resna mengatakan lebih baik pastikan dulu nyeri tersebut akibat asam urat atau bukan.

“Ya pada saat ada keluhan nyeri sendi, pegal linu, nanti dahulu. Jangan langsung minum obat nyeri ataupun obat asam urat. Jadi, kalau kita nyeri sendi, pastikan dulu ini benar enggak sih akibat asam urat,” ujar Resna.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa apabila kadar asam urat tinggi dan ditemukan kristal gout pada persendian yang dapat memicu keluhan radang sendi, kondisi tersebut sebaiknya segera dikonsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

“Biasanya dokter akan memberikan obat anti-inflamasi, ada golongan kolkisin, ada golongan obat yang nyeri lain, baru setelah ini kita berikan obat. Jadi, jangan asal sembarangan memakai obat asam urat karena risikonya obat asam urat sembarangan akan memengaruhi pada fungsi ginjal,” sarannya.

Nah, itulah makanan yang aman dikonsumsi penderita asam urat saat Lebaran hingga cara mengatasinya saat kambuh. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Hukum Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idul Fitri Menurut Islam

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Acha Septriasa & Rini Yulianti Rayakan Lebaran 2026 di Australia

Mom's Life Annisa Karnesyia

THR Anak yang Masih Kecil Hak Siapa? Ini Hukum Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua

Parenting Nadhifa Fitrina

Kasus Langka! Janin Mengeras Tersimpan 50 Tahun di Perut Seorang Perempuan

Kehamilan Melly Febrida

Fotografer Kerajaan Inggris Ini Menyesal Pernah Memotret Putri Diana saat Hamil, Ada Apa?

Kehamilan Amrikh Palupi

Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Niat Mandi Idul Fitri: Tata Cara, Waktu Pelaksanaan & Doa Lengkap

Waspadai Alergi Kelapa pada Anak saat Lebaran, Kenali Gejalanya

Momen Acha Septriasa & Rini Yulianti Rayakan Lebaran 2026 di Australia

Kasus Langka! Janin Mengeras Tersimpan 50 Tahun di Perut Seorang Perempuan

THR Anak yang Masih Kecil Hak Siapa? Ini Hukum Islam yang Wajib Diketahui Orang Tua

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK