HaiBunda

MOM'S LIFE

Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Usai Libur Lebaran, Imbas Konflik Timur Tengah

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 20 Mar 2026 11:15 WIB
Ilustrasi Kerja di Rumah atau WFH/ Foto: Getty Images/iStockphoto/b-bee
Jakarta -

Kebijakan work from home (WFH) bakal diterapkan di Indonesia, Bunda. Kebijakan dari pemerintah ini rencananya mulai diberlakukan usai libur Lebaran 2026.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa penerapan WFH dilakukan demi efisiensi anggaran imbas konflik Timur Tengah. WFH nantinya akan diberlakukan satu hari dalam seminggu waktu kerja.

"Kemudian yang terakhir terkait dengan kajian, bahwa dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi daripada waktu kerja. Di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home. Dalam satu hari dalam 5 hari kerja," kata Airlangga, seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/26).


Menurut Airlangga, teknis pelaksanaan WFH ini akan dikaji lebih lanjut. Kebijakan diharapkan tidak hanya diberlakukan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tapi juga karyawan di perusahaan swasta.

"Itu teknisnya sedang akan disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN, tetapi juga swasta dan juga pemda-pemda," ungkap Airlangga.

"Nanti sesudah konsepnya sudah matang, kita akan segera informasikan ke publik lebih detail," sambungnya.

Kebijakan WFH ini rencananya bakal diterapkan usai libur Lebaran 2026. Namun, Airlangga hingga kini belum bisa memastikan kapan waktu pelaksanaannya, Bunda.

"Pasca Lebaran, tapi nanti kita akan tentukan kapan waktunya," ujarnya.

Kata Prabowo soal WFH imbas konflik Timur Tengah

Usulan untuk WFH sebelumnya telah disampaikan Presiden Prabowo sebagai respons dari konflik di wilayah Timur Tengah. Prabowo mengusulkannya setelah berkaca dari negara Pakistan yang memotong waktu kerja menjadi empat hari.

"Jadi mereka (Pakistan) menganggap ini sudah kritis jadi dikatakan critical measures. Seolah-olah bahwa ini bagi mereka adalah ini dulu seperti kita dulu COVID," kata Prabowo, saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/26).

"Mereka melaksanakan work from home untuk semua kantor, pemerintah, maupun swasta, 50 persen bekerja dari rumah. Kemudian, hari kerja mereka potong jadi hanya empat hari," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga membahas soal kebijakan Pakistan yang memotong gaji anggota kabinet dan parlemen imbas konflik Timur Tengah. Seperti apa pernyataan Prabowo?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ide Ucapan Idul Fitri 2026 untuk Kartu Hampers Lebaran, Tulus dan Penuh Doa

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK