MOM'S LIFE
11 Ciri Kepribadian Ganda atau DID, Sering Tidak Disadari
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Sabtu, 28 Mar 2026 20:00 WIBGangguan kepribadian ganda atau dissociative identity disorder (DID) sering kali hadir tanpa disadari oleh pengidapnya. Memahami ciri kepribadian ganda atau DID penting untuk mengetahui pengobatannya, Bunda.
Perlu diketahui, DID adalah kondisi psikologis kompleks yang disebabkan oleh banyak hal. Dilansir Medical News Today, seseorang dengan DID sering kali memiliki 'identitas utama' atau 'inang', yang mungkin pasif, bergantung, dan depresi. Namun, pengalaman setiap individu berbeda.
"Identitas alternatif atau alter mungkin berbeda dalam usia dan jenis kelamin, serta menunjukkan suasana hati dan preferensi yang berbeda," kata psikolog klinis Bethany Juby, PsyD.
Para ahli kesehatan mental percaya bahwa identitas alternatif ini secara bergantian memegang kendali. Ketika suatu keadaan kepribadian tidak memegang kendali, ia akan mengalami disosiasi atau terlepas dan mungkin tidak menyadari apa yang sedang terjadi.
"Dampak gejala DID terhadap kualitas hidup seseorang dapat bervariasi tergantung pada jumlah alter yang mereka miliki, situasi sosial, dan apakah mereka memiliki kondisi kesehatan lain," ujar Juby.
Penyebab kepribadian ganda atau DID
Melansir dari Web MD, penyebab DID kemungkinan besar adalah respons psikologis terhadap tekanan interpersonal dan lingkungan, terutama selama tahun-tahun awal masa kanak-kanak ketika pengabaian atau pelecehan emosional dapat mengganggu perkembangan kepribadian. Sebanyak 99 persen orang yang mengembangkan gangguan disosiatif memiliki riwayat tentang gangguan atau trauma yang berulang, yang sangat kuat dan sering kali mengancam jiwa pada tahap perkembangan masa kanak-kanak yang sensitif.
Disosiasi juga dapat terjadi ketika ada pengabaian atau pelecehan emosional yang terus-menerus, bahkan ketika tidak ada pelecehan fisik atau seksual yang nyata. Temuan menunjukkan bahwa dalam keluarga di mana orang tua menakutkan dan tidak dapat diprediksi, anak-anak dapat menjadi disosiatif.
"Orang dari segala usia, etnis, jenis kelamin, dan latar belakang sosial dapat mengembangkan DID, tetapi faktor risiko yang paling signifikan adalah pelecehan fisik, emosional, atau seksual jangka panjang selama masa kanak-kanak," kata Juby.
DID adalah penyakit langka, Bunda. Penyakit ini memengaruhi sekitar 1 persen populasi. Perempuan lebih mungkin mengidap DID dibandingkan laki-laki.
Ciri kepribadian ganda atau DID
Ada beberapa ciri kepribadian ganda atau DID yang dapat dikenali, yakni:
- Memiliki setidaknya dua identitas (kepribadian). Hal ini memengaruhi perilaku, ingatan, persepsi diri, dan cara berpikir.
- Mengalami amnesia atau kehilangan ingatan terkait aktivitas sehari-hari, informasi pribadi, dan peristiwa traumatis.
- Sulit berfungsi dalam situasi sosial, di tempat kerja, rumah, atau sekolah.
- Bingung dengan apa yang orang lain katakan tentang perilaku kita.
- Sering kali merasa frustrasi karena ada bagian yang hilang dalam ingatan.
- Sering merasa stres karena tidak memiliki kendali.
- Seperti merasa seperti pengamat ucapan dan tindakan mereka sendiri.
- Sering merasa bahwa dunia ini tidak nyata, atau terlihat berkabut atau jauh, yang disebut derealisasi.
- Merasa tubuh berbeda, misalnya, besar dan berotot, seperti anak kecil, atau jenis kelamin yang berbeda.
- Merasa terlepas dari tubuh. Hal ini sering disebut sebagai pengalaman 'keluar dari tubuh' atau disebut depersonalisasi.
- Sering merasa bingung tentang siapa diri sendiri atau mengalami kebingungan identitas.
Pengobatan kepribadian ganda atau DID
Para profesional kesehatan biasanya mengobati DID dengan psikoterapi. Pengobatan akan berfokus pada beberapa hal, yakni:
- Mendidik seseorang tentang kondisinya
- Meningkatkan kesadaran dan toleransi terhadap emosi
- Berupaya mengendalikan impuls seseorang
- Mencegah disosiasi lebih lanjut
- Mengelola hubungan saat ini, stres, dan fungsi sehari-hari
Seorang profesional kesehatan dapat memulai pengobatan dengan memastikan seseorang aman dan tidak berisiko melukai diri sendiri. Dalam beberapa kasus, seseorang mungkin memerlukan perawatan rawat inap jangka pendek untuk mencegah cedera pada diri sendiri atau orang lain.
Langkah selanjutnya dapat melibatkan penanganan trauma dan tantangan dalam kehidupan sehari-hari bersama seorang profesional kesehatan. Tujuan pengobatan adalah integrasi, yakni membantu semua identitas hidup dan bekerja bersama secara harmonis.
Pilihan pengobatan lain untuk DID adalah desensitisasi dan pemrosesan ulang gerakan mata (EMDR) dan pengobatan, seperti antidepresan.
Demikian ciri kepribadian ganda atau DID yang perlu Bunda ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Tanpa Pamer, Ini 7 Ciri Perempuan Berkelas yang Terlihat Elegan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
TERPOPULER
5 Potret Andien Bangun Sekolah Gratis di Kampung Apung, Wujudkan Akses Pendidikan untuk Anak-anak
15 Resep Olahan Telur untuk Anak agar Tidak Bosan untuk Lauk Simple yang Enak & Praktis
Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Banjir Ucapan Selamat dari Para Sahabat
5 Potret Memesona Mahalini Kenakan Hijab saat Tampil di Festival Musik di Aceh
15 Soal Bangun Datar Kelas 5 dan Kunci Jawabannya
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Andien Bangun Sekolah Gratis di Kampung Apung, Wujudkan Akses Pendidikan untuk Anak-anak
15 Resep Olahan Telur untuk Anak agar Tidak Bosan untuk Lauk Simple yang Enak & Praktis
Indah Permatasari Hamil Anak Kedua, Banjir Ucapan Selamat dari Para Sahabat
5 Potret Memesona Mahalini Kenakan Hijab saat Tampil di Festival Musik di Aceh
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Bingung Pilih Perawatan Stretch Mark? Kenali 3 Pilihan Produk Ini
-
Beautynesia
7 Tanda Orang dengan Kepribadian Ambivert, Bisa Asyik di Keramaian tapi Juga Nyaman Sendirian
-
Female Daily
First Time ke Osaka? Ini 3 Destinasi yang Wajib Masuk Itinerary!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Liu Wen Pacar Jing Boran Pecahkan Rekor di Victoria's Secret Fashion Show
-
Mommies Daily
Biaya Masuk SD di Jawa Timur Tahun 2027/2028: Ini Kisaran Uang Pangkal dan SPP-nya