Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Bukan Bunga, Tomat Mini di Meja Makan Jadi Tren Tanaman Rumah 2026

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Sabtu, 28 Mar 2026 15:50 WIB

tomatoes are nice and juicy in the pot.
Ilustrasi tanaman tomat mini / Foto: Getty Images/Kateryna Artsybasheva
Daftar Isi

Mencari tanaman yang tren tahun ini? Bukan bunga, mungkin tomat mini justru menjadi tren tanaman rumah di 2026.

Tren dekorasi rumah diprediksi mengalami pergeseran signifikan pada 2026. Jika sebelumnya rangkaian bunga segar menjadi pilihan utama untuk mempercantik meja makan, kini tanaman sayuran mini justru mulai mengambil alih peran tersebut.

Tanaman seperti tomat ceri, cabai kecil, hingga terong mini tidak hanya memperindah ruangan, tapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan sehari-hari. Perubahan ini dipicu oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup berkelanjutan dan efisien.

Tanaman yang biasanya hanya ditemukan di kebun kini hadir dalam versi mungil yang cocok diletakkan di dalam rumah. Selain berfungsi sebagai dekorasi, tanaman ini juga memberikan nilai tambah karena dapat dipanen langsung oleh pemiliknya.

Seperti apa tanaman yang dimaksud? Mari bahas di sini, Bunda.

Tanaman mini jadi primadona baru

Prediksi tren tanaman 2026 yang dirilis oleh Royal Horticultural Society (RHS) menyebutkan bahwa tanaman sayuran berukuran kecil akan semakin populer sebagai dekorasi interior. Para penyuka tanaman telah mengembangkan varietas kerdil dari berbagai jenis sayuran seperti tomat, cabai, paprika, dan terong yang tetap produktif meski ditanam dalam pot kecil.

Tanaman ini dirancang tidak hanya untuk estetika, tapi juga untuk menghasilkan panen berkualitas dalam jangka waktu tertentu. Dengan ukuran yang ringkas, tanaman tersebut mudah dirawat bahkan oleh pemula, cocok ditempatkan di meja makan, jendela, atau dapur yang terkena sinar matahari.

Mengutip The Guardian, tanaman sayuran berukuran kecil dipandang oleh para pemulia tanaman dan pembibitan sebagai pasar yang berkembang. Tanaman ini mendukung hasil panen berkualitas baik yang mudah ditanam dan memiliki daya tarik visual sehingga akan memberikan kepuasan selama berminggu-minggu bagi para tukang kebun. 

Tanaman sayuran mini punya umur lebih panjang

Berbeda dengan bunga potong yang hanya bertahan beberapa hari, tanaman sayuran mini memiliki umur lebih panjang dan manfaat ganda. Selain mempercantik ruangan, tanaman ini bisa dipetik langsung untuk kebutuhan memasak sehari-hari sehingga membantu mengurangi pengeluaran belanja mingguan.

Beberapa pilihan yang kini mulai populer, antara lain cabai meja (tabletop chillies), terong mini, hingga timun gantung. Sementara itu, tanaman herbal dalam pot seperti basil, mint, dan rosemary tetap menjadi favorit dengan peningkatan penjualan yang signifikan dalam setahun terakhir.

Faktor yang pengaruhi perubahan tren tanaman 2026

Berikut deretan faktor yang memengaruhi perubahan tren tanaman di tahun 2026.

Iklim

Selain faktor gaya hidup, perubahan tren ini juga dipengaruhi oleh kondisi iklim yang semakin ekstrem. Cuaca panas dan musim kering yang panjang membuat banyak orang beralih ke tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan.

RHS mencatat bahwa para pekebun kini mulai mencari varietas tanaman yang mampu bertahan di kondisi minim air. Salah satunya pengembangan mawar hasil persilangan dengan spesies dari Asia Tengah yang lebih tahan terhadap panas dan kekeringan.

Tidak hanya itu, muncul pula tren in-and-out plants, yaitu tanaman yang bisa dipindahkan dari dalam ke luar ruangan sesuai musim. Tanaman hias seperti spider plant dan tradescantia kini juga digunakan untuk mempercantik area luar rumah saat musim panas.

Inovasi teknologi

Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya konservasi air, para pekebun juga mulai mengadopsi berbagai teknik baru. Salah satunya penggunaan wadah penampung air hujan (water butts) yang dimodifikasi untuk mengalirkan air secara perlahan ke tanah.

Inovasi teknologi ini mulai diterapkan dengan hadirnya sistem penampung air berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu menyesuaikan penggunaan air berdasarkan prakiraan cuaca. Teknologi ini diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada air bersih sekaligus menjaga kesehatan tanaman.

Dengan kombinasi antara estetika, fungsi, dan keberlanjutan, tanaman sayuran mini diprediksi menjadi bagian penting dari gaya hidup modern. Meja makan tidak lagi sekadar tempat menyajikan hidangan, tapi juga menjadi ruang hidup bagi tanaman yang memberikan manfaat langsung bagi penghuninya.

Perubahan ini menandai pergeseran cara pandang masyarakat terhadap tanaman, dari sekadar hiasan menjadi sumber pangan sekaligus solusi menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda