MOM'S LIFE
Studi Ungkap Golongan Darah yang Berisiko Tinggi Kena Diabetes
Natasha Ardiah | HaiBunda
Jumat, 03 Apr 2026 15:40 WIBBanyak dari Bunda yang mungkin belum menyadari bahwa golongan darah bisa berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu. Sebuah studi terbaru bahkan menyoroti adanya golongan darah yang berisiko diabetes dibandingkan dengan tipe darah lainnya.
Temuan ini membuat para peneliti semakin tertarik menelusuri hubungan antara faktor biologis dan kemungkinan seseorang mengalami penyakit yang serius. Dalam penelitian tersebut, beberapa tipe disebut memiliki kecenderungan lebih tinggi sehingga masuk kategori golongan darah yang berisiko diabetes.
Lalu, tipe seperti apa yang termasuk golongan darah yang berisiko diabetes menurut penelitian tersebut? Simak informasi selengkapnya di bawah ini, Bunda.
Studi terbaru terkait golongan darah yang berisiko diabetes tipe 2
Dikutip dari laman Science Alert, terdapat sebuah penelitian terbaru yang menemukan adanya hubungan antara tipe golongan darah dan risiko penyakit metabolik tertentu. Temuan ini membuat para ilmuwan mulai menyoroti kemungkinan adanya golongan darah yang berisiko diabetes.
Penelitian tersebut berasal dari BMC Journals berjudul ABO and Rhesus blood groups and multiple health outcomes: an umbrella review of systematic reviews with meta-analyses of observational studies yang dilakukan oleh Fang-Hua Liu, dkk, pada tahun 2024. Tim peneliti tersebut menganalisis banyak studi sebelumnya tentang golongan darah dan berbagai penyakit. Dalam analisis itu, para peneliti mengevaluasi sekitar 270 hubungan antara golongan darah dan kondisi kesehatan.
Tim peneliti tersebut dipimpin oleh seorang epidemiolog Fang-Hua Liu dari Shengjing Hospital of China Medical University. Mereka meninjau puluhan penelitian sistematis untuk melihat apakah benar ada kaitan biologis antara golongan darah dan penyakit tertentu.
Hasil akhir dari penelitian tersebut cukup mengejutkan. Dari ratusan kemungkinan hubungan penyakit yang diteliti, hanya satu yang memiliki bukti paling kuat, yaitu hubungan antara golongan darah tertentu dan diabetes tipe 2.
Golongan darah yang berisiko diabetes tertinggi menurut analisis penelitian
Dalam penelitian tersebut, golongan darah B disebut memiliki kecenderungan risiko yang lebih tinggi terhadap diabetes tipe 2. Hal ini membuat tipe tersebut sering disebut sebagai golongan darah yang berisiko diabetes dibandingkan tipe lainnya.
Para peneliti menemukan bahwa orang dengan golongan darah B memiliki peluang sekitar 28 persen lebih tinggi mengalami diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang memiliki golongan darah selain B.
Walau angka tersebut terlihat cukup signifikan, para ilmuwan menekankan bahwa peningkatan risiko ini sebenarnya tidak terlalu besar. Namun, risiko tersebut tetap penting diperhatikan terutama jika seseorang juga memiliki faktor risiko lain.
Artinya, seseorang dengan golongan darah B mungkin perlu lebih waspada terhadap gaya hidup yang memengaruhi kesehatan tubuh. Hal ini membuat golongan darah B termasuk golongan darah yang berisiko diabetes dalam hasil penelitian tersebut.
Meski demikian, penelitian ini tidak mengatakan bahwa semua orang dengan golongan darah B pasti akan terkena diabetes. Temuan ini hanya menunjukkan adanya kecenderungan statistik yang perlu diteliti lebih lanjut.
Mengapa golongan darah yang berisiko diabetes bisa terjadi?
Para ilmuwan menjelaskan bahwa golongan darah ditentukan oleh molekul tertentu di permukaan sel darah merah. Molekul ini berupa antigen yang tersusun dari gula dan protein tertentu.
Antigen tersebut berfungsi sebagai penanda biologis yang dikenali oleh sistem kekebalan tubuh. Perbedaan struktur antigen inilah yang membedakan tipe darah A, B, AB, dan O.
Karena antigen tersebut juga berkaitan dengan proses biologis di dalam tubuh, para peneliti menduga ada kemungkinan kaitannya dengan penyakit metabolik. Hal ini bisa menjadi salah satu alasan munculnya golongan darah yang berisiko diabetes.
Meski begitu, penelitian ini belum menemukan mekanisme pasti yang menyebabkan hubungan tersebut. Para ilmuwan masih mencoba memahami bagaimana golongan darah dapat memengaruhi risiko penyakit.
Beberapa penelitian lain menduga faktor seperti mikrobioma usus mungkin berperan dalam hubungan tersebut. Namun, hipotesis ini masih membutuhkan penelitian lanjutan sebelum bisa dipastikan.
Faktor risiko lain yang lebih besar terkena diabetes
Para peneliti menegaskan bahwa golongan darah bukanlah faktor utama penyebab diabetes tipe 2. Banyak faktor lain yang sebenarnya memiliki pengaruh jauh lebih besar terhadap risiko penyakit ini.
Misalnya, pola makan yang tidak sehat, berat badan berlebih, dan kurang aktivitas fisik. Faktor-faktor tersebut terbukti memiliki dampak lebih besar dibandingkan sekadar memiliki golongan darah yang berisiko diabetes.
Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa gaya hidup tidak aktif bahkan bisa meningkatkan risiko diabetes lebih dari dua kali lipat. Hal ini menunjukkan bahwa kebiasaan sehari-hari memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap kesehatan metabolik.
Contoh lain adalah konsumsi makanan tertentu seperti daging olahan yang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit. Artinya, risiko diabetes lebih banyak dipengaruhi oleh pola hidup dibandingkan faktor genetik seperti golongan darah.
Oleh karena itu, para ilmuwan mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu khawatir hanya karena tipe darahnya. Meski ada golongan darah yang berisiko diabetes, pengaruhnya masih jauh lebih kecil dibanding faktor gaya hidup.
Bunda, itulah penjelasan mengenai salah satu golongan darah yang berisiko diabetes. Semoga setelah membaca informasi di atas, Bunda bisa lebih menjaga kesehatan dengan melakukan gaya hidup sehat agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya, seperti diabetes.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Golongan Darah Ini Ternyata Awet Muda, Penuaannya Melambat!
5 Strategi Cegah Risiko Diabetes, Salah Satunya Kelola Stres dengan Baik
5 Cara Melindungi Diri dari Diabetes, Salah Satunya Pilih Asupan Rendah Gula
Fakta tentang Gula Buatan yang Penting Bunda Ketahui
TERPOPULER
Ciri Perempuan Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi, Tidak Hanya Terlihat Kalem
11 Kebiasaan Suami di Rumah yang Diam-diam Tanda Tidak Bahagia, Bunda Perlu Tahu
Curi Perhatian, 5 Potret Kalu Anak Selebgram Abel Cantika Nonton Konser Band Rock Bareng Ayah
7 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Tidur Lebih Awal Setiap Malam
Mengenal Prosedur Sperm Freezing: Syarat, Cara, hingga Biayanya
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Sterilizer Botol Bayi Terbaik, Ada yang Low Watt
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Panci Kukus Terbaik dari Ukuran Kecil Hingga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bumbu Tongseng Instan yang Enak & Terbaik untuk Masak Daging Kambing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eyeshadow Palette yang Bagus untuk Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Panci Presto Terbaik untuk Memasak Beragam Makanan Cepat & Mudah
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Perempuan Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi, Tidak Hanya Terlihat Kalem
Curi Perhatian, 5 Potret Kalu Anak Selebgram Abel Cantika Nonton Konser Band Rock Bareng Ayah
11 Kebiasaan Suami di Rumah yang Diam-diam Tanda Tidak Bahagia, Bunda Perlu Tahu
Mengenal Prosedur Sperm Freezing: Syarat, Cara, hingga Biayanya
Ciri Kepribadian Anak Zodiak Taurus, Bertanggung Jawab dan Dapat Diandalkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Story: Evan Sanders Belajar Cara Mengolah Daun Teh di Wonosobo
-
Beautynesia
5 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Orang Jepang, Jadi Rahasia Panjang Umur!
-
Female Daily
Kolaborasi Calvin Klein Jung Kook “CKJK” Akhirnya Tiba! Langsung Sold Out?
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
7 Gaya 'Lady Boss' Raline Shah di Cannes Festival, Elegan dengan Power Suit
-
Mommies Daily
7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering di Usia 40 agar Tetap Awet Muda