Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Bunda Tim Bubur Diaduk atau Tidak? Ternyata Ini Gambaran Kepribadiannya Menurut Psikologi

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Selasa, 07 Apr 2026 06:50 WIB

Ilustrasi Makan Bubur
Ilustrasi Makan Bubur/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Nuttawan Jayawan
Daftar Isi
Jakarta -

Cara makan bubur yang diaduk atau tidak hingga kini masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat Indonesia. Perbedaan cara makan ini ternyata tak hanya mencerminkan kebiasaan, tapi dapat menggambarkan kepribadian seseorang, Bunda.

Seorang pakar perilaku makanan bernama Juliet A. Boghossian yakin bahwa gaya makan seseorang berhubungan dengan sifat dan karakternya. Selama puluhan tahun, Boghossian menggunakan keyakinannya ini menentukan sifat-sifat kepribadian dengan mengamati bagaimana dan apa yang orang makan.

Lantas, bagaimana gambaran kepribadian orang dengan kebiasaan makan bubur diaduk atau tidak?

Kepribadian tim bubur aduk atau tidak

Dilansir laman Herald Tribune, Boghossian mengatakan bahwa orang yang suka mencampur makanannya cenderung memiliki kepribadian yang bertolak belakang secara bersamaan. Mereka dapat mengambil tanggung jawab secara efisien, tetapi mungkin kesulitan dalam memutuskan apa yang paling penting untuk dicapai.

Tak hanya itu, mereka yang masuk tim bubur diaduk juga mungkin kesulitan berkonsentrasi pada tugas tertentu. Kepribadian tersebut sangat berbeda dengan mereka di tim bubur tidak diaduk.

Menurut Boghossian, orang yang menyantap makanan satu per satu (tidak diaduk) memiliki 'orientasi pada tugas' dan pribadi yang 'metodis' (teratur dan sistemanis). Tapi, orang dengan kebiasaan ini sering kali kurang fleksibel dalam beradaptasi dengan situasi yang tidak biasa mereka hadapi.

Saat makan bubur, kebanyakan orang juga membumbui makanan sebelum mencicipinya atau memesan tanpa melihat campuran menu. Orang dengan kebiasaan tersebut dianggap memiliki kepribadian yang cenderung kurang menerima perubahan.

Boghossian percaya bahwa kebiasaan makan tertentu dapat memberikan wawasan tentang seberapa baik seseorang dalam mengerjakan pekerjaannya. Misalnya, orang yang memotong dagingnya sekaligus biasanya memiliki kepribadian metodis, strategis, dan suka melihat ke depan. Orang ini akan sangat cocok untuk mengisi posisi di bidang ilmiah yang membutuhkan pemikiran logis dan ketelitian, seperti teknik, akuntansi, atau teknologi komputer.

Ilustrasi Makan dan DietIlustrasi Makan/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Kebiasaan makan dan kepribadian

Selain mencampur atau mengaduk makanan, ada beberapa gaya makan yang juga dikaitkan dengan kepribadian seseorang. Simak penjelasannya berikut ini, Bunda!

1. Orang yang suka makan cepat

Orang yang suka makan dengan cepat memiliki kepribadian yang cenderung ambisius, cepat belajar, praktis, dan metodis. Sifat yang berorientasi pada tugas mungkin mencegah Bunda dalam menikmati tahapan dan pengalaman tertentu dalam hidup setelah berhasil dicapai. Meskipun dinamis dan memiliki banyak koneksi, orang tipe ini cenderung hanya memiliki waktu untuk dua atau tiga teman dekatnya.

2. Orang yang menyesuaikan cara makannya dengan orang lain

Jika Bunda lebih suka menyesuaikan kecepatan makan berdasarkan kecepatan makan teman-teman, maka Bunda adalah pribadi yang dapat beradaptasi dengan hampir semua lingkungan. Meskipun orang ini dikenal memiliki sifat yang santai, ia dapat mencapai keinginannya karena mudah beradaptasi.

Orang dengan kebiasaan makan ini biasanya memiliki kelompok teman yang beragam, dan sebagian besar dari mereka bergaul di lingkaran yang berbeda. Sayangnya, memiliki kepribadian ini tak selalu berdampak positif. Mereka yang menyesuaikan cara makannya dengan orang lain jarang menempatkan dirinya menjadi prioritas di hidupnya.

3. Orang yang kecepatan makannya ditentukan jadwal

Beberapa orang memiliki kebiasaan makan yang ditentukan oleh jadwal. Misalnya, mereka menyediakan waktu satu jam untuk fokus dengan makan.

Orang dengan kebiasaan ini dapat diandalkan dan selalu bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Namun, mereka mungkin tidak punya waktu untuk menikmati hidup dan merasa cepat puas dengan semua yang telah dia capai.

Bunda dengan gaya makan ini biasanya suka meluangkan waktu untuk bersantai dengan bertemu teman di kedai kopi, bertemu orang baru saat rapat bisnis, atau memulai percakapan dengan orang asing.

4. Orang yang makannya lambat

Jika Bunda suka makan perlahan, maka Bunda mungkin pribadi yang dapat mengendalikan diri dan percaya bahwa tidak pernah ada alasan untuk merasa kesal. Bunda tidak suka tunduk pada tekanan teman sebaya, dan malah melakukan apa yang benar untuk diri sendiri sehingga terkadang dianggap egois.

Orang dengan kebiasaan ini mungkin lebih suka mengasingkan diri dari orang lain yang tidak cocok dengannya. Tetapi ketika dia bersama teman-teman yang cocok, dia akan sepenuhnya hadir dan penuh perhatian.

Demikian kepribadian orang yang suka makan bubur diaduk dan tidak diaduk, serta gaya makan lain yang dikaitkan dengan kepribadian. Lantas, apa Bunda termasuk tim bubur diaduk atau tidak nih?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda