Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

10 Kebiasaan Memasak yang Harus Dihindari agar Masakan Lebih Lezat

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Senin, 06 Apr 2026 15:40 WIB

Ilustrasi seorang wanita membantu memasak untuk acara makan malam temannya.
10 Kebiasaan Memasak yang Harus Dihindari agar Masakan Lebih Lezat/Foto: iStock
Daftar Isi
Jakarta -

Memasak bukan hanya soal mengikuti resep, tetapi juga kebiasaan kecil yang sering kali tidak disadari. Kebiasaan tersebut bisa jadi memengaruhi rasa, tekstur, hingga keamanan makanan yang kita sajikan untuk keluarga di rumah. 

Banyak orang merasa sudah 'terbiasa' dengan cara memasak tertentu karena diwariskan dari keluarga atau dilakukan berulang kali. Namun, tidak semua kebiasaan itu benar. Bahkan, beberapa di antaranya justru bisa membuat masakan kurang lezat,  tidak matang sempurna, atau berisiko bagi kesehatan.

Terdapat sejumlah kebiasaan memasak yang sebaiknya Bunda hindari agar hasil masakan semakin enak dan aman untuk dikonsumsi. Yuk, simak daftarnya di bawah ini!

10 Kebiasaan memasak yang sebaiknya dihindari

Mengutip dari laman Eating Well, UC Davis Health, Love Food, dan All Recipes, berikut 10 kebiasaan memasak yang sebaiknya dihindari.

1. Tidak memanaskan alat masak dengan benar

Sering kali kita terburu-buru memasukkan bahan ke dalam wajan atau oven yang belum panas. Padahal, hal ini bisa membuat makanan matang tidak merata atau bahkan mudah gosong.

Selain itu, memanaskan minyak terlalu lama hingga berasap juga bisa merusak kualitasnya dan menghasilkan senyawa berbahaya.

2. Mengukur tepung dengan cara yang salah

Mengambil tepung langsung dengan gelas ukur dari wadahnya bisa membuat takaran jadi berlebihan. Akibatnya, adonan bisa terlalu padat dan hasil kue menjadi keras. Sebaiknya, ambil tepung dengan sendok lalu ratakan agar hasilnya lebih akurat.

3. Memasak dengan wajan terlalu penuh dan terlalu sering diaduk

Memasukkan terlalu banyak bahan ke dalam wajan membuat suhu turun drastis sehingga makanan tidak bisa matang dengan sempurna. Selain itu, terlalu sering mengaduk juga menghambat proses pembentukan yang penting untuk rasa dan tekstur.

4. Tidak memberi waktu daging untuk 'istirahat' setelah dimasak

Banyak orang langsung memotong daging saat matang. Padahal, sebaiknya daging didiamkan dulu beberapa menit agar sarinya kembali meresap dan merata. Jika langsung dipotong, cairannya akan keluar sehingga daging jadi lebih kering dan kurang juicy.

5. Mencuci daging sebelum dimasak

Kebiasaan ini ternyata tidak disarankan ya, Bun. Air justru bisa menyebarkan bakteri ke area dapur. Cara yang lebih aman adalah mengeringkan daging menggunakan tisu dapur sebelum dimasak.

6. Menggunakan wajan anti lengket dengan api besar dan alat logam

Api yang terlalu panas bisa merusak lapisan wajan anti lengket dan melepaskan zat berbahaya. Selain itu, penggunaan spatula logam dapat menggores permukaan wajan. Gunakan api sedang dan alat berbahan kayu atau silikon.

7. Memasak makanan asam di panci yang tidak tepat

Menggunakan panci berbahan tertentu seperti aluminium untuk memasak makanan asam (misalnya tomat atau lemon) bisa memengaruhi rasa dan warna makanan. Pilih wadah yang tidak bereaksi seperti stainless steel atau kaca.

8. Tidak membaca resep secara menyeluruh sebelum memasak

Sering kali kita langsung memasak tanpa membaca langkah-langkah secara lengkap. Akibatnya, ada proses penting yang terlewat, seperti marinasi atau waktu memasak tertentu, yang akhirnya memengaruhi hasil akhir.

9. Mengolah makanan panas dengan blender tanpa teknik yang tepat

Memblender cairan panas tanpa membuka ventilasi bisa menyebabkan tekanan dan membuat isi blender muncrat. Hal ini berbahaya dan bisa melukai. Pastikan ada celah untuk uap keluar saat memblender.

10. Mengaduk adonan terlalu lama

Terlalu lama mengaduk adonan, terutama yang berbahan dasar tepung, bisa membuat gluten berkembang berlebihan. Hasilnya, tekstur kue atau roti menjadi keras dan tidak lembut.

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan di atas, Bunda bisa meningkatkan kualitas masakan, baik dari segi rasa, tekstur, maupun keamanan. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Bun!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda