HaiBunda

MOM'S LIFE

7 Ciri Karakter Orang yang Bicara Sangat Cepat Menurut Psikolog

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 20 Apr 2026 22:00 WIB
Ilustrasi 7 Ciri Karakter di Balik Orang yang Bicara Sangat Cepat Menurut Psikolog/Foto: Getty Images/Weedezign
Jakarta -

Sebagian orang cenderung bicara sangat cepat karena rutinitas mereka yang mungkin sangat sibuk. Namun faktanya, kebiasaan ini juga dikaitkan dengan faktor psikologis yang lebih mendalam seperti ciri karakter.

Bicara cepat tidak selalu merupakan masalah serius, tetapi dapat memengaruhi kualitas komunikasi sehingga menyulitkan pendengar untuk memahami keseluruhan pesan yang disampaikan.

Namun, psikologi menawarkan sejumlah penjelasan mengenai alasan di balik kebiasaan ini dan bagaimana Bunda dapat mengatasinya secara efektif.


Ciri karakter di balik orang yang bicara sangat cepat

Ada beberapa alasan mengapa sebagian orang cenderung berbicara dengan kecepatan tinggi. Berikut di antaranya:

1. Terlalu gugup

Dilansir dari laman Mind Voyage, Bunda mungkin sadar bahwa mulai bicara lebih cepat ketika diminta berbicara di depan banyak orang.

Misalnya, saat memberikan presentasi di kantor, ini mungkin karena Bunda berada di bawah tekanan. Ketika orang merasa gugup, rentan, atau cemas, mereka cenderung berbicara lebih cepat dari biasanya.

Ini bisa jadi karena mereka takut dinilai oleh orang lain. Alasan lain mengapa mungkin bicara dengan cepat selama presentasi adalah untuk menyelesaikan pengalaman yang menegangkan itu secepat mungkin.

2. Merasa bahagia

Seseorang cenderung bicara cepat ketika mereka sedang senang, bersemangat, antusias tentang sesuatu, atau ingin berbagi kabar baik. Ini mungkin karena kita diliputi perasaan positif dan tidak sabar untuk membagikannya kepada orang-orang di sekitarnya.

3. Sedang marah

Orang cenderung berbicara lebih cepat ketika mereka marah. Ini karena amarah umumnya mengganggu kemampuan seseorang untuk berpikir rasional.

Amarah juga menciptakan dorongan untuk meluapkan semua emosi sehingga suit bagi mereka untuk berhenti sejenak.

4. Pengalaman masa kecil

Meski terdengar mustahil, kebiasaan bicara cepat juga bisa berakar pada pengalaman masa kecil. Jika seseorang tumbuh dalam keluarga dengan banyak anggota, bicara cepat mungkin satu-satunya cara untuk mendapatkan perhatian atau merasa didengar.

Beberapa anak mungkin belajar berbicara cepat jika mereka harus berjuang untuk menyampaikan pendapat mereka, karena persaingan yang tinggi untuk mendapatkan perhatian di sekolah.

5. Takut diganggu

Sebagian orang mungkin berbicara cepat karena takut disela atau tidak mampu menyampaikan maksud mereka. Berbicara cepat dengan menjadi cara untuk memastikan bahwa mereka didengar, dan tidak terputus di tengah-tengah pembicaraan.

6. Kecepatan berpikir

Beberapa orang cenderung memiliki banyak pikiran sekaligus. Seiring dengan kecepatan pikirannya, mereka akhirnya berbicara lebih cepat.

Mereka mungkin berbicara sebelum berpikir sehingga sulit bagi mereka untuk menyaring pikiran mereka. Mengelola banyak pikiran sekaligus merupakan pengalaman yang sangat melelahkan.

7. Kondisi kesehatan mental

Terkadang, berbicara cepat bisa menjadi tanda kondisi kesehatan mental yang belum terdiagnosis. Kondisi seperti psikosis, skizofrenia, gangguan bipolar, ADHD, dan gangguan kecemasan semuanya dikaitkan dengan peningkatan kecepatan berbicara.

Konsekuensi bicara terlalu cepat

Dilansir dari laman Metabolic, bicara dengan kecepatan tinggi juga dapat berdampak negatif bagi pembicara maupun pendengar. Berikut beberapa konsekuensinya:

1. Hilangnya kejelasan

Dengan bicara cepat, pengucapan yang jelas dan diksi yang tepat dikorbankan, yang bisa membuat pesan sulit dipahami orang-orang.

2. Nada suara yang tidak memadai

Orang yang bicara cepat sering mengubah nada suara mereka, membuatnya lebih tinggi atau kurang bertenaga, yang dapat mengakibatkan komunikasi kurang efektif.

3. Penggunaan kata-kata lainnya

Orang yang bicara cepat cenderung menggunakan lebih banyak kata-kata pengisi, seperti “Uh” atau “Hmm”, yang dapat mengalihkan perhatian pendengar dan mengurangi profesionalisme percakapan.

4. Dampak pesan berkurang

Dengan tidak memberi waktu bagi pendengar untuk mencerna apa yang dikatakan, poin-poin penting mungkin hilang atau tidak sepenuhnya dipahami.

Cara efektif menghentikan bicara cepat

Bicara terlalu cepat dapat menghambat kemampuan seseorang untuk berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Berikut beberapa cara efektif menghentikan bicara cepat yang bisa Bunda lakukan:

  • Mulai menyadari kecepatan bicara dengan memantaunya
  • Mulai dengan penuh kesadaran untuk berhenti sejenak saat bicara
  • Minta pendengar untuk mengingatkan ketika Bunda bicara terlalu cepat
  • Tanyakan kepada pendengar apakah mereka sudah memahami maksud yang disampaikan. Lalu, berhenti sejenak untuk meringkasnya.

Nah, itulah beberapa ciri karakter orang yang bicara sangat cepat hingga cara mengatasinya. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tanpa Pamer, Ini 7 Ciri Perempuan Berkelas yang Terlihat Elegan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Ciri Karakter Orang yang Bicara Sangat Cepat Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Aulia Putri Cantik Alyssa Soebandono & Dude Harlino, Ekspresinya Selalu Menggemaskan

Parenting Nadhifa Fitrina

Momen Cindy Fatikasari & Tengku Firmansyah Pulang ke Jakarta, Resmi Jadi Nenek-Kakek

Mom's Life Annisa Karnesyia

28 Promo Spesial Hari Kartini dan Payday April 2026: Diskon Makanan hingga Minuman

Mom's Life Natasha Ardiah

Apakah Masih Bisa Hamil setelah Vasektomi?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Karakter Orang yang Bicara Sangat Cepat Menurut Psikolog

5 Potret Aulia Putri Cantik Alyssa Soebandono & Dude Harlino, Ekspresinya Selalu Menggemaskan

7 Rekomendasi Lanyard ID Card Brand Lokal yang Bagus & Awet, Pilih yang Terbaik!

Apakah Masih Bisa Hamil setelah Vasektomi?

Momen Cindy Fatikasari & Tengku Firmansyah Pulang ke Jakarta, Resmi Jadi Nenek-Kakek

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK