MOM'S LIFE
7 Manfaat Jalan Kaki setelah Makan yang Jarang Diketahui
Amira Salsabila | HaiBunda
Senin, 20 Apr 2026 12:10 WIBJalan kaki setelah makan merupakan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan siapa saja tanpa membutuhkan waktu lama maupun persiapan khusus. Siapa sangka, aktivitas ringan ini ternyata menyimpan manfaat yang baik bagi tubuh.
Kegiatan tersebut mudah disiapkan dalam rutinitas harian, baik dengan durasi singkat maupun lebih lama, sehingga membantu mendukung peningkatan kesehatan secara menyeluruh.
Berbagai penelitian ilmiah juga menunjukkan dampak positifnya bagi tubuh jika dilakukan secara konsisten. Bunda penasaran manfaat apa saja yang dapat diperoleh dari jalan kaki setelah makan? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
7 Manfaat jalan kaki setelah makan yang jarang diketahui
Sebagian orang menghindari jalan kaki setelah makan dengan alasan perut yang masih kenyang. Namun, tanpa disadari kebiasaan kecil ini memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaatnya:
1. Mengurangi kembung
Dilansir dari laman Verywell Health, lantaran gerakan fisik membantu merangsang sistem pencernaan, jalan kaki setelah makan dapat memperbaiki gejala gangguan pencernaan seperti kembung pada beberapa orang.
Sebuah penelitian menemukan bahwa penderita sindrom iritasi usus yang meningkatkan jumlah langkah harian mereka dari 4.000 menjadi 9.500 langkah, mengalami penurunan gejala hingga 50 persen.
Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan pada orang dengan perut kembung menunjukkan berjalan kaki selama 10-15 menit setelah makan selama satu bulan menghasilkan lebih sedikit gastrointestinal, termasuk sendawa dan gas.
2. Membantu mengatur gula darah
Jalan kaki singkat setelah makan dapat membantu mengelola kadar gula darah (glukosa), terutama bagi penderita diabetes.
Sebuah studi menemukan bahwa orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang berjalan kaki selama 10 menit setelah makan memiliki kontrol gula darah yang lebih baik daripada mereka yang hanya jalan kaki selama 30 menit setiap hari.
Para ahli berpendapat bahwa olahraga ringan setelah makan bermanfaat untuk mencegah lonjakan gula darah, dan bahkan lebih efektif jika dilakukan hampir segera setelah makan.
3. Memperbaiki kualitas tidur
Berjalan kaki setelah makan juga dapat membantu Bunda mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Orang yang rata-rata berjalan lebih dari 7.000 langkah per hari melaporkan kualitas tidur yang lebih baik daripada orang yang tidak banyak berjalan kaki.
Penelitian lain menunjukkan bahwa berjalan kaki 10.000 langkah setiap hari membantu seseorang tidur lebih cepat.
Selain itu, berjalan-jalan menjelang waktu tidur dapat membantu meningkatkan efisiensi tidur, waktu yang dihabiskan untuk tidur di tempat tidur.
4. Menurunkan tekanan darah
Jalan kaki setelah makan dapat memberikan dampak positif pada tekanan darah dalam beberapa situasi. Rencana jalan kaki terarah yang dikembangkan terutama untuk orang yang kurang aktif dan menderita hipertensi berhasil mengatur kadar tekanan darah.
Studi lain menunjukkan bahwa tiga kali jalan kaki selama 10 menit setiap hari efektif menurunkan tekanan darah diastolik pada orang dengan tekanan darah tinggi.
5. Mendukung kesehatan mental
Jalan kaki singkat setelah makan juga terbukti meningkatkan beberapa aspek kesehatan mental dengan cara berikut ini:
- Jalan cepat sekitar 1,25 jam per minggu mengurangi risiko depresi sebesar 18 persen pada orang dewasa.
- Jalan cepat sekitar 2,5 jam per minggu mengurangi risiko depresi sebesar 25 persen pada orang dewasa.
Beberapa faktor memengaruhi risiko terkena depresi dan kondisi kesehatan mental lainnya. Meski demikian, aktivitas fisik seperti berjalan kaki dapat membantu meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.
6. Memperbaiki pencernaan
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jalan kaki setelah makan dapat membantu mempercepat pencernaan.
Studi menunjukkan bahwa jalan kaki setelah makan dapat merangsang lambung dan usus, mendorong makanan untuk melewati sistem pencernaan dengan cepat.
Jalan kaki setelah makan malam dapat membantu pencernaan pada orang yang sebagian besar tidak aktif sepanjang hari dan pada orang dengan kondisi seperti sindrom iritasi usus.
7. Menurunkan berat badan
Jalan kaki memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Penelitian menemukan bahwa orang yang jalan kaki selama 25 menit dua kali sehari kehilangan lebih banyak berat badan, daripada mereka yang jalan kaki selama 50 menit sekali sehari.
Nah, itulah beberapa manfaat jalan kaki setelah makan yang mungkin dapat Bunda peroleh jika dilakukan secara konsisten. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)