moms-life
Ini Kebiasaan Tidur yang Bisa Pangkas Risiko Stroke hingga Serangan Jantung
HaiBunda
Senin, 06 Apr 2026 12:20 WIB
Daftar Isi
Tahukah Bunda? Sebuah studi mengungkap bahwa perbaikan kecil pada kebiasaan tidur, pola makan, dan olahraga dapat secara signifikan mengurangi risiko masalah kesehatan pada jantung.
Dilansir dari laman Healthline, para peneliti melaporkan bahwa orang yang tidur 11 menit lebih lama, menambahkan 5 menit aktivitas fisik ke rutinitas harian mereka, dan mengonsumsi seperempat cangkir sayuran lebih banyak per hari dapat menurunkan risiko kejadian kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung, sebesar 10 persen.
Studi dalam jurnal European Journal of Preventive Cardiology, para peneliti menemukan bahwa menggabungkan perubahan kecil di beberapa bidang kehidupan dapat memberikan dampak positif yang sangat besar pada kesehatan kardiovaskular.
Perubahan kecil dalam gaya hidup berdampak pada kesehatan jantung
Banyak orang mungkin merasa kewalahan dengan gagasan untuk mengubah kebiasaan mereka sepenuhnya, tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan kecil dan konsisten tetap dapat mengurangi risiko kardiovaskular.
Perubahan kecil ini dapat membantu memperbaiki tekanan darah, metabolisme, peradangan, dan fungsi jantung secara keseluruhan dari waktu ke waktu.
Para peneliti mencatat bahwa tidur, pola makan, dan olahraga biasanya dipelajari secara terpisah, tetapi mereka mengatakan perilaku-perilaku ini saling bergantung secara unik dan memiliki dampak dua arah satu sama lain.
Lebih lanjut, para peneliti menjelaskan bahwa kurang tidur dapat mengganggu transmisi neurotransmiter normal hormon nafsu makan, memengaruhi pemilihan makanan, dan mendorong peningkatan asupan energi total.
Sementara itu, mereka menambahkan juga bahwa aktivitas fisik dapat meningkatkan kualitas tidur, sementara kurang tidur dapat membatasi kapasitas fungsional karena kelelahan, Bunda.
Kualitas diet juga saling berkaitan, menunjukkan dengan waktu mulai tidur dan waktu bangun serta energi dan pengaturan untuk aktivitas fisik normal.
Seorang ahli kardiologi intervensi dan direktur medis Program Jantung Struktural di MemorialCare Saddleback Medical Center di Laguna Hills, CA, Cheng-Han Chen, juga setuju melihat semua aspek perilaku gaya hidup adalah pendekatan yang produktif.
“Kita sudah tahu bahwa tingkat aktivitas fisik, kualitas diet, dan kualitas tidur adalah faktor-faktor penting yang memengaruhi risiko penyakit kardiovaskular,” ujar Chen.
“Meskipun sebagian besar penelitian meneliti setip faktor secara terpisah, kemungkinan ada manfaat sinergis dari peningkatan beberapa faktor gaya hidup sekaligus,” sambungnya.
Cara menjaga gaya hidup sehat untuk jantung
Menjaga kesehatan jantung adalah sesuatu yang dapat Bunda upayakan setiap hari. Berikut beberapa cara menjaga gaya hidup sehat untuk jantung:
1. Tidur lebih banyak
Tidur memainkan peran penting dalam kesehatan jantung. Kurang tidur sering kali dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes, yang semuanya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Untuk meningkatkan kualitas tidur, Bunda dapat menetapkan waktu tidur yang konsisten, hindari makan berat atau minum alkohol larut malam, dan jaga agar kamar tidur tetap sejuk, gelap, dan tenang.
2. Olahraga secara teratur
Menambahkan aktivitas latihan kekuatan intensitas sedang hingga tinggi, seperti latihan beban atau angkat berat, setidaknya dua hari per minggu dapat meningkatkan kebugaran secara keseluruhan dan kesehatan jantung.
Orang dewasa disarankan berolahraga setidaknya 150 menit dengan intensitas sedang setiap minggu, atau75 menit aktivitas aerobik intensif.
Kombinasi keduanya juga bisa dilakukan. Ini dapat mencakup jalan cepat, bersepeda, mendaki, atau berenang.
3. Konsumsi makanan yang menyehatkan jantung
Apa yang Bunda makan secara langsung memengaruhi kadar kolesterol, tekanan darah, dan berat badan, yang semuanya merupakan faktor utama dalam kesehatan jantung.
Bunda disarankan untuk fokus pada buah-buahan dan sayuran, biji-bijian utuh, protein rendah lemak seperti ikan, kacang-kacangan, dan unggas, serta lemak sehat.
Batasi juga makanan olahan, gula tambahan, natrium, dan lemak jenuh. Perubahan kecil dapat membuat perbedaan besar, seperti memilih air daripada minuman manis atau lebih sering memasak di rumah.
Nah, itulah penjelasan terkait kebiasaan tidur yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Stroke hingga Sakit Jantung Intai Perempuan 'Alumni' COVID-19 Menurut Studi Terbaru
Mom's Life
3 Penyebab Banyak Anak Muda Terkena Stroke Menurut Penelitian
Mom's Life
Stroke pada Anak Muda Meningkat, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Mom's Life
Cara Mengolah Ikan yang Tidak Sehat Menurut Dokter, Bisa Bikin Stroke
Mom's Life
Baru Berusia 21 Tahun, Wanita Ini Terkena Stroke hingga Koma karena Sering Bergadang
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Becky Tumewu Usai Operasi Mata Akibat Retina Lepas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ciri-ciri Asam Urat dan Kolesterol, Ketahui Bedanya
10 Kebiasaan Kecil yang Bisa Melatih Otak agar Lebih Bahagia
Studi Ungkap Golongan Darah yang Berisiko Tinggi Kena Diabetes