HaiBunda

MOM'S LIFE

10 Cara Mengenali Orang Kurang Percaya Diri dari Gaya Berpakaian Menurut Psikologi

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Kamis, 16 Apr 2026 17:00 WIB
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Tirachard
Jakarta -

Apakah Bunda pernah merasa penasaran dengan seseorang hanya dari cara mereka berpakaian? Ternyata, ada cara mengenali orang kurang percaya diri yang bisa terlihat dari pilihan outfit sehari-hari tanpa disadari.

Sering kali, rasa tidak percaya diri tidak diucapkan secara langsung, tetapi justru tercermin dari hal-hal kecil. Melalui cara mengenali orang kurang percaya diri, Bunda bisa memahami sinyal halus yang tampak dari gaya berpakaian seseorang.

Menariknya, psikologi mengungkap bahwa gaya berpakaian bisa menjadi cara seseorang dalam mengekspresikan diri. Yuk, simak lebih lanjut cara mengenali orang kurang percaya diri agar Bunda semakin peka dan tidak salah menilai orang lain.


10 Cara mengenali orang kurang percaya diri dari gaya berpakaian 

Dikutip dari laman YourTango, berikut ini 10 cara mengenali orang kurang percaya diri yang bisa Bunda kenali dari gaya berpakaian sehari-hari:

1. Menyukai pakaian besar atau oversize

Cara mengenali orang kurang percaya diri bisa dilihat dari kebiasaan mereka memakai baju yang kebesaran atau oversize. Biasanya, ini jadi cara orang yang kurang percaya diri untuk menyembunyikan bentuk tubuh supaya tidak terlalu jadi pusat perhatian.

Seorang psikoterapis sekaligus konselor dan terapis pernikahan & keluarga, Deborah Klinger, MA, LMFT, CEDS., menjelaskan bahwa rasa tidak percaya diri sering terlihat dari pilihan pakaian seseorang. Mereka lebih memilih menutup bagian tubuh tertentu agar merasa aman dan nyaman, meski kadang cuaca atau situasinya kurang mendukung.

2. Menghindari tren 

Cara mengenali orang kurang percaya diri juga dapat dilihat dari kebiasaan mereka yang sering menghindari tren pakaian yang sedang hits. Orang yang tidak percaya diri biasanya memilih baju yang aman dan tidak mencolok supaya tidak menjadi pusat perhatian.

Daripada mengikuti tren yang sedang ramai, mereka lebih nyaman pakai outfit yang sederhana atau yang menurut mereka biasa saja. Hal ini biasanya karena mereka takut penampilannya malah dianggap aneh atau jadi bahan komentar orang lain.

Penelitian pada tahun 2023 yang dilakukan oleh Jieying Liao dan tim dengan judul The Effect of Appearance Anxiety on Social Anxiety among College Students: Sequential Mediating Effects of Self-Efficacy and Self-Esteem menunjukkan bahwa seseorang yang rendah diri akan cenderung memiliki ketakutan yang tinggi terhadap penilaian dan kritik dari orang lain. Hal itu seringkali membuat mereka menghindari tren terkini untuk mencegah penilaian jika mereka merasa tidak mampu melakukannya dengan mudah seperti teman-teman seumuran mereka.

3. Banyak memakai aksesoris 

Cara mengenali orang kurang percaya diri juga bisa dikenali dari kebiasaan mereka memakai aksesoris yang berlebihan dalam kesehariannya. Sekilas memang terlihat modis, tetapi hal ini sering menjadi cara untuk menutupi rasa tidak nyaman pada diri sendiri.

Penggunaan aksesoris seperti perhiasan, topi, atau syal yang terlalu banyak kadang bukan sekadar untuk gaya. Bisa jadi, itu adalah upaya orang yang tidak percaya diri untuk mengalihkan perhatian dari bagian diri yang dianggap kurang oleh mereka.

Seorang peneliti psikologi di University of Canterbury Selandia Baru, Jessica A. Boyce, menjelaskan bahwa aksesoris sering dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tarik tanpa menonjolkan bentuk tubuh. Bahkan, tidak sedikit orang, terutama perempuan, yang mengandalkannya untuk menyamarkan kekurangan dan merasa lebih aman dengan penampilannya.

4. Menyukai pakaian yang sopan

Cara mengenali orang kurang percaya diri yang berikutnya bisa dilihat dari kecenderungan memilih pakaian yang sangat sopan dan minim menonjolkan bentuk tubuh. Mereka sering merasa lebih aman dengan busana lengan panjang, kerah tinggi, atau outfit panjang yang menutupi hampir seluruh bagian tubuh.

Seorang asisten profesor psikologi di Oklahoma State University, Jaimie Arona Krema, membagikan temuannya dalam jurnal Social Psychological and Personality Science pada tahun 2019 dengan penelitian berjudul Women’s Strategic Defenses Against Same-Sex Aggression: Evidence From Sartorial Behavior. Studi tersebut menunjukkan bahwa perempuan cenderung memilih pakaian lebih sopan saat berada di luar karena ingin meminimalkan potensi kritik yang dapat mempengaruhi rasa percaya diri mereka.

5. Lebih percaya diri saat memakai pakaian bermerek

Cara mengenali orang kurang percaya diri yang lainnya juga bisa dikenali dari kebiasaan mereka saat merasa lebih yakin memakai pakaian bermerek. Bagi sebagian orang, label atau merek terkenal bisa menjadi tameng untuk meningkatkan rasa percaya diri di depan orang lain.

Tidak jarang, pilihan ini muncul karena dorongan ingin terlihat berada di kelas sosial tertentu. Mereka berharap orang lain menilai dirinya mapan, meskipun kondisi sebenarnya belum tentu demikian.

Seorang terapis kognitif-perilaku dan konselor kesehatan mental asal Inggris, Mandy Kloppers, menyebut bahwa ketergantungan pada pakaian dari desainer ternama sering kali berkaitan dengan orang yang kurang percaya diri. Sebaliknya, orang yang benar-benar percaya diri justru tidak merasa perlu mengandalkan merek ternama untuk merasa berharga di lingkungan sosial. 

6. Sering mengenakan pakaian yang sama

Cara mengenali orang kurang percaya diri juga bisa tampak dari kebiasaan mereka yang sering memakai pakaian yang sama berulang kali. Bagi sebagian orang, pilihan ini bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan cara untuk merasa lebih aman dengan sesuatu yang sudah familiar.

Kebiasaan ini juga membantu mereka menghindari rasa cemas saat harus memilih atau mencoba gaya baru. Dengan tetap pada outfit yang itu-itu saja, mereka cenderung mengurangi risiko tidak percaya diri di hadapan orang lain.

7. Mengutamakan pakaian yang nyaman

Cara mengenali orang kurang percaya diri bisa terlihat dari kebiasaan mereka memilih pakaian yang mengutamakan kenyamanan. Bunda, orang kurang percaya diri cenderung memilih baju longgar, simpel, dan tidak mencolok agar tidak menjadi pusat perhatian.

Berbeda dengan orang yang percaya diri dan berani tampil menonjol, pilihan warna orang yang tidak percaya diri biasanya lebih kalem dan dirasa aman bagi mereka. Bagi sebagian orang, pakaian yang nyaman ini menjadi cara untuk merasa lebih tenang dan mengurangi rasa canggung saat beraktivitas.

8. Menutupi bagian tubuh tertentu

Cara mengenali orang kurang percaya diri juga bisa tampak dari kebiasaan menutupi bagian tubuh tertentu melalui pilihan pakaian. Misalnya, penggunaan celana berpinggang tinggi atau atasan panjang sering dipilih untuk menyamarkan area yang dirasa kurang nyaman bagi orang yang kurang percaya diri.

Pakaian yang longgar atau menjuntai juga kerap digunakan agar bentuk tubuh mereka tidak terlalu terlihat jelas. Cara ini membuat mereka merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas sehari-hari.

9. Memilih warna gelap atau netral

Cara mengenali orang kurang percaya diri bisa dilihat dari kebiasaan memilih warna pakaian yang cenderung gelap atau netral. Warna seperti hitam, abu-abu, atau biru tua sering dipilih karena membantu mereka tidak terlalu mencolok dan mudah menyatu dengan lingkungan sekitar.

Menurut World Fashion Channel, warna abu-abu kerap dikaitkan dengan suasana yang muram dan keinginan untuk menghindari sorotan. Bagi sebagian orang, warna-warna redup seperti ini terasa seperti pelindung yang memberi rasa aman dari orang lain.

10. Menyukai pakaian tertutup

Cara mengenali orang kurang percaya diri bisa dilihat dari kebiasaan mereka memilih pakaian yang serba tertutup. Sebuah survei yang dilakukan oleh Mederma dalam laman Practical Dermatology menemukan bahwa tiga dari lima responden merasa kurang percaya diri terhadap kondisi kulit mereka, baik dari warna maupun masalah kulit tertentu.

Hal ini membuat sebagian orang cenderung menutupi tubuhnya dengan pakaian berlengan panjang, turtleneck, atau celana panjang. Orang yang kurang percaya diri akan menghindari busana yang memperlihatkan kulit karena merasa tidak nyaman dan ingin menyembunyikan bagian yang membuatnya minder.

Itulah berbagai cara mengenali orang kurang percaya diri dari gaya berpakaian menurut psikologi yang bisa diamati dalam keseharian.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

 

(fir/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Ciri Kebiasaan Orang Cerdas yang Sering Tak Disadari

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Ciri Perempuan yang Suka Traveling Sendiri Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Terlihat Adem-Ayem, Suami Yulia Baltschun Akui Berselingkuh

Mom's Life Amira Salsabila

Bunda Ini Alami Gejala Hamil yang Unik, Perut Berbunyi Aneh Seperti Kodok

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Potret Inong Ayu & Abimana Aryasatya Anniversary ke-25, Kini Dikaruniai 5 Anak

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Pentingnya Cek Kolesterol Anak Sebelum Remaja untuk Cegah Serangan Jantung saat Dewasa

Parenting Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Perempuan yang Suka Traveling Sendiri Menurut Psikologi

Pentingnya Cek Kolesterol Anak Sebelum Remaja untuk Cegah Serangan Jantung saat Dewasa

Bunda Ini Alami Gejala Hamil yang Unik, Perut Berbunyi Aneh Seperti Kodok

10 Contoh Soal Kombinasi Beserta Kunci Jawabannya

Terlihat Adem-Ayem, Suami Yulia Baltschun Akui Berselingkuh

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK