Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

10 Cara Mengenali Orang yang Terlihat Baik tapi Tidak Tulus dalam Hitungan Menit Menurut Riset

Natasha Ardiah   |   HaiBunda

Selasa, 14 Apr 2026 15:40 WIB

Professional interaction between two women shaking hands in an office setting, highlighting business collaboration and partnership. Laptops and coffee cups are visible in the workspace.
Ilustrasi cara mengenali orang yang terlihat baik tapi tidak tulus dalam hitungan menit menurut riset / Foto: Getty Images/dragana991
Daftar Isi

Di kehidupan sehari-hari, Bunda pasti pernah bertemu orang yang terlihat sangat baik dan menenangkan. Namun, tidak semua kebaikan yang tampak di luar selalu mencerminkan ketulusan hati di dalamnya.

Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk memahami berbagai tanda halus yang sering kali tidak disadari sejak awal. Dalam artikel ini, Bubun akan membahas cara mengenali orang yang tampaknya terlihat baik hanya dalam hitungan menit menurut riset psikologi. 

Menariknya, banyak orang yang mampu menyembunyikan niat sebenarnya di balik sikap ramah dan perhatian. Yuk, simak sampai akhir agar Bunda tidak salah menilai dan bisa lebih waspada dalam membaca karakter seseorang.

10 Cara mengenali orang terlihat baik tapi tidak tulus 

Dilansir dari laman YourTango berikut ini 10 cara mengenali orang yang terlihat baik tapi tidak tulus dalam hitungan menit menurut riset psikologi.

1. Obrolan sering mengarah tentang uang atau status

Cara mengenali orang terlihat baik atau tidak sering kali bisa dimulai dari cara mereka membangun percakapan sejak awal bertemu. Orang yang tulus biasanya lebih tertarik pada kesamaan, rasa nyaman, dan koneksi emosional. 

Seperti yang dijelaskan oleh seorang profesor di Harvard Medical School sekaligus ketua dan presiden dari organisasi ACCESS Health International, William A. Haseltine, Ph.D, teman biasanya memiliki cara kerja otak yang mirip, terutama dalam hal emosi, perhatian, dan cara saling memahami. Namun, berbeda dengan itu, ada juga orang yang justru menjadikan obrolan percakapan sebagai alat uji untuk menilai seseorang secara cepat. 

Menurut sebuah studi pada tahun 2025 yang dilakukan oleh Yixuan Lisa Yen dan tim dengan judul Neural Similarity Predicts Whether Strangers Become Friends, kesamaan saraf bahkan dapat memprediksi terbentuknya persahabatan dan kedekatan seiring waktu. Namun, orang yang tidak tulus biasanya tidak membangun hubungan berdasarkan kesamaan tersebut, melainkan lebih cepat mengarahkan obrolan ke hal-hal yang bersifat material seperti pekerjaan atau kondisi finansial sejak awal pertemuan. 

2. Sikapnya berbeda-beda tergantung pada lawan bicaranya

Dalam cara mengenali orang terlihat baik atau tidak, Bunda perlu memperhatikan apakah sikap seseorang terasa konsisten atau justru mudah berubah-ubah. Ada orang yang tampak sangat ramah, tetapi perilakunya bisa berbeda tergantung siapa yang sedang diajak bicara.

Setiap orang memang punya kepribadian dasar yang cenderung stabil dalam kehidupan sehari-hari. Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology pada tahun 2015 yang dilakukan oleh Hudson dan Fraley dengan judul Volitional personality trait change: Can people choose to change their personality traits?, perubahan kepribadian secara drastis dalam waktu singkat biasanya sangat kecil kemungkinannya terjadi secara alami, sehingga perubahan yang terlalu cepat patut diwaspadai, Bun. 

3. Cerita mereka tidak masuk akal

Cara mengenali orang terlihat baik sering kali tidak cukup hanya dari sikap ramahnya saja. Dalam banyak kasus, niat seseorang justru terlihat dari apakah cerita yang mereka sampaikan konsisten atau tidak.

Cara mengenali orang terlihat baik atau tidak juga bisa dilihat dari cerita-cerita yang sering berubah-ubah tanpa alasan jelas. Jika seseorang sering memutar fakta, mengubah detail, atau cenderung menyalahkan orang lain, hal ini bisa menjadi tanda yang perlu diwaspadai.

Seorang psikolog klinis, Dr. Bill Knaus, Ed.D., mengutip buku Take Charge Now!: Powerful Techniques for Breaking the Blame Habit dan menjelaskan bahwa seorang manipulator yang suka memanipulasi akan membalikkan cerita, dan menyebut lawan bicara sebagai manipulator. Dari hal tersebut, penting bagi Bunda untuk lebih peka terhadap orang yang sering mengubah cerita demi kepentingannya sendiri, Bun! 

4. Suka berbicara negatif tentang orang lain

Cara mengenali orang yang tampaknya terlihat baik juga bisa dikenali dari kebiasaan mereka dalam berbicara tentang orang lain. Salah satu tanda yang perlu Bunda perhatikan adalah ketika seseorang sering menyelipkan komentar negatif atau pembicaraan yang menjurus pada hal buruk tentang orang lain.

Di era sekarang, gosip memang sering dianggap hal yang biasa, bahkan menjadi cara sebagian orang untuk membangun kedekatan. Namun, menurut penelitian yang diterbitkan jurnal Personality and Individual Differences pada tahun 2015 dengan judul Malicious mouths? The Dark Triad and motivations for gossip, kebiasaan ini tidak selalu sekadar obrolan ringan karena bagi sebagian orang bisa dipakai untuk mencari perhatian, meningkatkan status, atau sekadar membangun kedekatan dengan orang lain.

5. Selalu meminta validasi dan pujian

Cara mengenali orang terlihat baik atau tidak juga bisa diketahui dari kebiasaan mereka yang selalu mencari validasi atau pengakuan dari orang lain. Bunda mungkin akan sering menemukan mereka meminta pujian atau memastikan pendapatnya untuk disetujui banyak orang.

Menurut seorang psikoterapis berlisensi, Sherry Gaba, LCSW, masalah muncul ketika seseorang tidak mampu atau tidak menghargai validasi dari dalam dirinya sendiri. Akibatnya, ketika pendapat atau pengakuan orang lain lebih diutamakan dibanding perasaan dirinya, orang tersebut cenderung terus-menerus membutuhkan validasi dari orang lain. Karena itu, kondisi ini perlu diwaspadai, terutama jika seseorang terlihat sangat bergantung pada pengakuan orang lain sebagai penegasan untuk dirinya. 

6. Selalu setuju dengan apa yang dibicarakan lawan bicara

Cara mengenali orang terlihat baik juga bisa dikenali dari kebiasaan mereka yang selalu menyetujui semua hal tanpa pengecualian. Sekilas memang terasa biasa saja, tetapi sikap ini justru bisa menjadi tanda kurangnya ketulusan seseorang dalam berinteraksi.

Orang yang benar-benar jujur biasanya tetap berani berbeda pendapat demi kebaikan lawan bicara, bukan sekadar mengikuti apa yang sedang dikatakan. Menurut psikolog klinis berlisensi, Seth Meyers, Psy.D, penilaian sosial adalah bagian alami dalam hubungan manusia, sehingga seseorang yang terlalu selalu setuju patut diwaspadai karena bisa saja hanya berpura-pura.

7. Bahasa tubuhnya tidak sesuai dengan yang dikatakan

Cara mengenali orang yang terlihat baik juga bisa tampak dari hal sederhana seperti bahasa tubuh yang tidak sejalan dengan ucapan mereka. Kadang, seseorang mengatakan hal yang manis, tetapi gerak tubuhnya justru memberi sinyal yang berbeda

Melihat hal seperti ini akan lebih mudah kalau kita peka terhadap gerak dan sikap kecil yang tidak selaras saat seseorang berbicara. Seperti yang dijelaskan profesor psikologi dari Otterbein University sekaligus penulis buku The Good Psychologist, Noam Shpancer, Ph.D., tindakan sering kali lebih jujur dibandingkan kata-kata, sehingga bahasa tubuh yang bertentangan bisa menjadi petunjuk penting bahwa ada sesuatu yang tidak sepenuhnya tulus dari diri seseorang.

8. Suka membual saat bercakap

Cara mengenali orang terlihat baik yang berikutnya juga bisa dikenali dari kebiasaan mereka saat berbicara. Salah satu tandanya adalah saat seseorang suka membual tentang relasi atau pencapaian yang dimiliki mereka. 

Padahal, memiliki relasi atau pengalaman luas sebenarnya merupakan hal yang wajar dan bisa membantu dalam banyak situasi. Namun, menurut seorang psikolog sekaligus penulis buku Fight for Survival: Undermining Psychological Warfare, Jamie Cannon, MS, LPC., orang yang terlalu sering menonjolkan hal tersebut bisa saja sedang berusaha mempengaruhi orang lain untuk kepentingannya sendiri.

Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk lebih peka dalam menilai seseorang dari kesan pertama. Tidak semua kata dan cerita yang terdengar mengesankan bisa mencerminkan ketulusan hati mereka yang sebenarnya.

9. Tidak mau kalah

Cara mengenali orang terlihat baik juga bisa Bunda lihat dari kebiasaan mereka yang tidak mau kalah dan tidak suka jika orang lain lebih berhasil. Sikap ini sering muncul dalam bentuk persaingan halus yang tidak langsung terlihat di awal perkenalan.

Orang seperti ini cenderung merasa tidak nyaman saat melihat kesuksesan orang lain, lalu tanpa sadar membandingkan atau menonjolkan diri mereka sendiri. Mereka juga bisa meremehkan pencapaian orang lain agar tetap merasa lebih unggul dalam percakapan.

10. Suka oversharing

Cara mengenali orang terlihat baik yang selanjutnya juga bisa tampak dari kebiasaan mereka yang terlalu cepat cerita hal-hal pribadi atau oversharing. Dalam waktu singkat, mereka sudah membagikan cerita yang cukup dalam dan pribadi tentang hidupnya.

Sekilas memang terlihat jujur dan terbuka kepada semua orang, tetapi hal ini bisa menjadi tanda mereka terlalu cepat membangun kedekatan dengan orang lain. Oleh karena itu, Bunda tetap perlu menjaga batas agar tidak mudah terbawa suasana saat awal-awal perkenalan.

Bunda, itulah beberapa cara mengenali orang yang terlihat baik tapi tidak tulus dalam hitungan menit menurut riset. Semoga Bunda lebih bijak membaca sikap orang di sekitar agar terhindar dari orang-orang yang merugikan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda