MOM'S LIFE
Gangguan Indra Penciuman Bisa Jadi Tanda Awal Alzheimer, Ini Temuan Studi
Amira Salsabila | HaiBunda
Rabu, 22 Apr 2026 12:41 WIBTahukah Bunda? Gangguan pada indra penciuman mungkin merupakan salah satu tanda peringatan dini penyakit Alzheimer, yang muncul bahkan sebelum penurunan daya ingat terjadi.
Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum. Ini dikenal juga sebagai proses biologis yang dimulai dengan munculnya penumpukan protein dalam bentuk pal amiloid dan kekusutan neurofibril di otak.
Gejala awal penyakitnya meliputi melupakan kejadian atau percakapan yang terjadi baru-baru ini. Seiring waktu, Alzheimer menyebabkan penurunan daya ingat yang serius dan memengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan tugas sehari-hari.
Namun ternyata, sebuah penelitian mengungkap bahwa gejala awal Alzheimer juga dapat dikenali melalui gangguan pada indra penciuman, Bunda.
Gangguan indra penciuman jadi tanda awal Alzhaimer
Dilansir dari laman Science Daily, penelitian baru dari para ilmuwan di DZNE dan Ludwig-Maximilians – Universität München (LMU) membuka wawasan baru tentang mengapa hal ini terjadi.
Studi tersebut menunjukkan bahwa sistem kekebalan otak berperan penting, dengan kemungkinan keliru menyerang serabut saraf yang berfungsi mendeteksi bau.
Diterbitkan di Nature Commnunications, penelitian ini menggabungkan bukti dari tikus dan manusia. Termasuk analisis jaringan otak dan apa yang disebut pemindaian PET. Temuan ini dapat membantu meningkatkan deteksi dini dan membuka jalan untuk pengobatan lebih awal.
Menurut para peneliti, masalah yang berkaitan dengan penciuman muncul ketika sel-sel imun di otak, yang dikenal sebagai “mikroglia”, mulai menghilangkan koneksi antara dua wilayah penting, yakni bulbus olfaktorius dan locus coeruleus.
Bulbus olfaktorius, yang terletak di otak depan, memproses sinyal dari reseptor aroma di hidung. Locus coeruleus, yang ditemukan di batang otak, membantu mengatur proses ini melalui serabut saraf panjang yang memanjang ke bulbus olfaktorius.
“Locus coeruleus mengatur berbagai mekanisme fisiologis. Ini termasuk, misalnya, aliran darah serebral, siklus tidur-bangun, dan pemrosesan sensorik. Yang terakhir berlaku, khususnya, juga untuk indra penciuman,” ujar ilmuwan di DZNE dan LMU, Dr. Lars Paeger.
“Studi kami menunjukkan bahwa pada tahap awal penyakit Alzheimer, terjadi perubahan pada serabut saraf yang menghubungkan locus coeruleus ke bulbus olfaktorius. Perubahan ini memberi sinyal kepada mikroglia bahwa serabut yang terpengaruh rusak atau berlebihan. Akibatnya, mikroglia menghancurkannya,” ujarnya.
Para peneliti menemukan bahwa masalah penciuman pada penyakit Alzheimer dan kerusakan saraf ternyata telah dibahas sejak lama, Bunda. Namun, penyebabnya masih belum jelas hingga saat ini.
“Sekarang, temuan kami menunjukkan mekanisme imunolgis sebagai penyebab disfungsi tersebut, dan khususnya, bahwa kejadian tersebut sudah muncul pada tahap awal penyakit Alzheimer,” ungkap pemimpin kelompok riset di DZNE dan LMU serta anggota Klaster Keunggulan “SyNergy” yang berbasis di Munich, Joachim Herms.
Cara mencegah penyakit Alzheimer
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, ada beberapa faktor risiko Alzheimer yang tidak dapat diubah atau kendalikan, seperti usia dan genetika. Namun, Bunda mungkin dapat mengelola faktor lain untuk membantu mengurangi risikonya. Berikut beberapa di antaranya:
1. Ikuti rencana makan sehat
Mengonsumsi berbagai makanan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan otak dan secara keseluruhan.
2. Lakukan banyak aktivitas fisik
Olahraga dan aktivitas fisik meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak, yang dapat meningkatkan kesehatan sel otak. Bunda dapat melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau hobi apa pun yang menggerakkan tubuh.
3. Jaga agar pikiran tetap aktif
Luangkan waktu untuk mengikuti permainan tertentu, membaca, mengerjakan teka-teki silang, memainkan alat musik, atau melakukan hobi lain yang menantang otak untuk menggunakan dan mempelajari keterampilan baru.
4. Terhubung secara sosial
Berkomunikasi secara teratur dengan orang-orang terdekat, gabung dengan kegiatan kelompok, seperti ibadah keagamaan, kelas olahraga, klub buku, atau sukarelawan, yang dapat membantu menjaga otak tetap aktif.
Nah, itulah penjelasan terkait gangguan indra penciuman yang menjadi tanda awal penyakit Alzheimer hingga beberapa cara mencegah risikonya yang dapat Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kebiasaan Tidur Turunkan Risiko Stroke & Jantung
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Kebiasaan Penyebab Alzheimer, Waspadai Pikun di Masa Depan!
8 Penyebab Perut Sakit Setelah Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Tanda Ajal Sudah Dekat Menurut Seorang Ahli Medis
7 Alasan Mengapa Gula Tidak Baik Bagi Tubuh Bunda, Salah Satunya Memicu Depresi
TERPOPULER
Ini 7 Pertanyaan yang Sering Diajukan Orang Pintar
Potret Anak Kedua Rizki DA dan Istri Hersa Rahayu yang Baru Lahir
Ikan Nila Hitam jadi Ancaman di Negara Tetangga RI, Ini Bahayanya
Manfaat Merendam Kaki di Air Garam, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Lebih Relaks?
8 Kalimat Sederhana yang Bisa Bikin Komunikasi Orang Tua dan Anak Lebih Baik
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ini 7 Pertanyaan yang Sering Diajukan Orang Pintar
Potret Anak Kedua Rizki DA dan Istri Hersa Rahayu yang Baru Lahir
Manfaat Merendam Kaki di Air Garam, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Lebih Relaks?
Ikan Nila Hitam jadi Ancaman di Negara Tetangga RI, Ini Bahayanya
3 Cara Membuat Bumbu Pepes Tahu Spesial yang Enak dan Gurih Bikin Ketagihan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Pakai Tumbler 2 Liter? Ini 5 Cara Biar Minum Air Lebih Teratur
-
Beautynesia
3 Kalimat 'Biasa' yang Bisa Memicu Orang Bermental Lemah Tersakiti
-
Female Daily
Self-Care Makin Lengkap, EVER House Darmawangsa Hadirkan Beauty hingga Wellness dalam Satu Destinasi
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 17 September: Cancer Hadapi Tantangan, Leo Jangan Santai
-
Mommies Daily
Mau Mulai Dating Lagi setelah Jadi Single Parent? 7 Hal Ini Sebaiknya Dipersiapkan Dulu