MOM'S LIFE
7 Ciri Kepribadian Tentang Orang yang Suka Berbelanja Sendirian
Amira Salsabila | HaiBunda
Minggu, 26 Apr 2026 18:20 WIBKebiasaan berbelanja tidak sekadar berkaitan dengan memenuhi kebutuhan, tetapi juga mencerminkan kepribadian seseorang.
Bagi sebagian orang, mengunjungi supermarket sendirian justru memberikan rasa nyaman sekaligus menghadirkan pengalaman yang mungkin lebih menyenangkan, bunda.
Aktivitas sederhana tersebut menunjukkan adanya kedekatan dengan diri sendiri. Mereka mampu menikmati waktu tanpa bergantung pada kehadiran orang lain, sehingga setiap pilihan dapat diambil dengan tenang serta penuh keyakinan.
7 Ciri kepribadian tentang orang yang suka berbelanja sendirian
Bunda yang mungkin lebih suka belanja sendirian memiliki sikap dapat memahami emosi, mengenali kebutuhan, serta menetapkan batasan pribadi dengan bijak. Berikut ciri kepribadian yang ditunjukkan:
1. Menemukan kenyamanan sendiri
Dilansir dari laman Silicon canals, mereka yang menikmati belanja sendirian cenderung merasa nyaman dengan alunan suara pikirannya.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality menunjukkan bahwa orang yang mencari aktivitas sendiri sering kali mendapatkan skor lebih tinggi pada pengukuran refleksi diri dan pemrosesan emosi.
Mereka menggunakan momen-momen biasa ini untuk memecahkan masalah, merencanakan masa depan, atau sekadar membiarkan pikirannya mengembara.
2. Mengambil keputusan tanpa meminta validasi
Psikologi menyebut ini sebagai “decisional autonomy (otonomi pengambilan keputusan)”. Hal ini berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dan kecemasan yang lebih rendang.
Sebuah studi dari Universitas Rochester menemukan bahwa orang yang secara teratur membuat keputusan independen, sekalipun kecil, melaporkan tingkat kepuasan hidup yang lebih besar.
3. Mempraktikkan kehadiran penuh
Penelitian Dr. Jon Kabat-Zin tentang kesadaran penuh menunjukkan bahwa aktivitas sehari-hari dapat menjadi bentuk meditasi ketika mendekatinya dengan perhatian penuh. Mereka yang menikmati belanja sendirian secara alami akan memasuki keadaan ini.
4. Lebih menghargai efisiensi daripada persetujuan sosial
Orang lebih suka belanja sendirian juga cenderung memprioritaskan menyelesaikan sesuatu dengan baik daripada menjadikan semuanya sebagai “acara sosial”.
Ini bukan berarti mereka antisosial. Penelitian psikologi dari Universitas Cornell menunjukkan bahwa orang yang mampu memisahkan aktivitas sosial dan yang berorientasi pada tugas sebenarnya memiliki hubungan yang lebih sehat.
Mereka menyimpan energi sosialnya untuk aktivitas yang benar-benar bermanfaat dari koneksi, daripada memaksakan sosialisasi ke setiap aspek kehidupan.
5. Menerima rutinitas tanpa ragu
Mereka yang suka belanja sering mengembangkan rutinitas ini dan merasa tidak perlu menjelaskan atau membelanya.
Penelitian psikolog perilaku Dr. Wendy Wood menunjukkan bahwa orang yang membangun dan mempertahankan rutinitas pribadi menunjukkan tingkat pengaturan diri dan pencapaian tujuan yang lebih tinggi.
Mereka memahami bahwa beberapa hal yang dapat diprediksi dalam hidup menciptakan ruang untuk kreativitas dan spontanitas di bidang lain.
6. Menemukan kebahagiaan dalam hal kecil
Penelitian tentang menikmati momen dari Universitas Loyola menunjukkan bahwa orang yang memperhatikan dan menghargai pengalaman positif kecil melaporkan tingkat kebahagiaan dan kepuasan hidup yang lebih tinggi.
Ini bukan tentang kepositifan yang dipaksa, tetapi bentuk apresiasi tulus terhadap momen-momen sederhana.
Sifat ini seringkali meluas ke bidang kehidupan lainnya. Mereka adalah orang-orang yang menikmati kopi pagi dalam keheningan dengan tenang, merasa puas dengan menata ruang kerjanya, dan tidak membutuhkan tindakan besar untuk merasa puas.
7. Menjaga batasan tanpa rasa bersalah
Penelitian psikolog Dr. Brené Brown tentang batasan mengungkapkan bahwa orang yang menjaga batasan pribadi yang jelas melaporkan tingkat stres yang lebih rendah dan harga diri yang tinggi.
Mereka memahami bahwa melindungi waktu dan ruang pribadi bukan tindakan egois, melainkan hal yang penting untuk kesejahteraannya.
Penetapan batasan ini meluas melampaui sekadar berbelanja kebutuhan sehari-hari. Orang-orang ini dapat menolak undangan sosial tanpa membuat kebohongan yang rumit, mengambil istirahat dengan tenang, dan melindungi waktu pribadi tanpa terus-menerus memberikan pembenaran.
Nah, itulah beberapa ciri kepribadian yang dimiliki orang yang lebih nyaman berbelanja sendiri. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)