HaiBunda

MOM'S LIFE

Alasan Gerbong Khusus Wanita Berada di Ujung Rangkaian KRL

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 30 Apr 2026 12:35 WIB
Ilustrasi gerbong khusus wanita / Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Jakarta -

Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, yang mengusulkan gerbong KRL wanita pindah, sudah menuai kontroversi. Arifah lantas menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya yang dianggap tidak sensitif.

Usulan soal gerbong khusus wanita yang pindah ini muncul setelah insiden maut melibatkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dengan KRL rute Kampung Bandan-Cikarang, pada Senin (27/4) malam.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara terkait usulan gerbong khusus wanita dipindahkan ke tengah rangkaian KRL. Menurutnya, keselamatan dan keamanan merupakan hal utama bagi semua penumpang kereta tanpa membedakan gender, baik perempuan maupun laki-laki


"Keselamatan kita tidak mengenal atau membedakan gender. Jadi, penempatan gerbong untuk wanita, baik di depan maupun di belakang, untuk memudahkan juga memberikan kenyamanan," ujar Dudy, Rabu (29/4/26).

Ada alasan kenapa gerbong wanita di KRL ditempatkan di ujung, Bunda. Simak penjelasan dari Dudy berkut ini!

Alasan gerbong wanita ada di ujung KRL

Dudy menjelaskan bahwa penempatan gerbong wanita di bagian depan dan belakang rangkaian KRL diberlakukan agar penumpang perempuan bisa dengan mudah mengaksesnya. Nah, jika gerbong wanita berada di tengah rangkaian, maka ada kemungkinan penumpang lain, termasuk pria, bisa melintasi gerbong ini. Kondisi tersebut dinilai dapat membuat keberadaan gerbong khusus wanita menjadi kurang efektif.

"Kalau di tengah penumpang kan bisa bergeser dari depan ke belakang. Tapi kalau di belakang, penumpang tidak bisa berlalu-lalang. Jadi kalau mereka di situ, itu untuk mencegah kalau misalnya ada yang melakukan hal yang tidak baik," ujar Dudy.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin juga membuat pernyataan serupa. Bobby mengatakan bahwa keselamatan seluruh penumpang adalah prioritas utama perusahaan. Pihaknya juga tidak membedakan tingkat keselamatan antara penumpang perempuan dan laki-laki di KRL.

"Kita tidak membedakan, dari tingkat keselamatan tidak kita bedakan antara gender perempuan dan gender laki-laki," ungkap Bobby di kawasan Stasiun Bekasi Timur.

Menurut Bobby, penempatan gerbong wanita di ujung depan dan belakang KRL sudah dipertimbangkan dari berbagai aspek. Lantas, apa pertimbangan KAI menempatkan gerbong wanita di ujung depan dan belakang KRL?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Duka KRL Bekasi: 16 Perempuan Berpulang, Puluhan Masih Berjuang

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bangga! Potret Hengky Kurniawan & Sonya Fatmala Dampingi Sang Putra Menang Lomba Matematika

7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'

Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK