Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Seluruh Korban Tewas Perempuan Dewasa

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 28 Apr 2026 15:10 WIB

Proses evakuasi gerbong kereta rel listrik (KRL) yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, berlangsung dramatis pada Selasa (28/4/2026). Petugas gabungan terlihat berjibaku mengevakuasi gerbong yang ringsek parah usai tabrakan dengan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.
Proses evakuasi gerbong kereta rel listrik (KRL) yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, berlangsung pada Selasa (28/4/2026) / Foto: Pradita Utama/detikFoto
Jakarta -

Kecelakaan tragis terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat saat kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan KRL Commuter Line pada Senin (27/4/2026) pukul 20.52 WIB atau di saat jam pulang kerja. Kejadian ini menelan korban jiwa yang seluruhnya perempuan dewasa, Bunda.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii. Ia mengatakan tidak ada korban meninggal dunia dari anak-anak.

“Saya melihatnya tidak ada (korban anak), semuanya sudah masuk kategori (perempuan) dewasa,” ungkapnya, dikutip dari laman CNN Indonesia, Selasa (28/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ia juga menjelaskan proses evakuasi sendiri telah dihentikan pada pukul 08.00 WIB. Syafii mengatakan seluruh korban tewas saat ini telah diserahkan ke rumah sakit untuk dilanjutkan dengan proses identifikasi.

“Pukul 08.00 WIB operasi evakuasi sudah selesai. Seluruh Tim SAR kita sudah kembalikan ke homebase masing-masing. Saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan,” ujar Syafii.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan, "Update data korban kecelakaan KRL per pukul 08.00 WIB, total korban 91 orang dengan rincian korban hidup 76 orang dan korban meninggal dunia 15 orang."

Adapun PT KAI pun saat ini masih membuka posko darurat selama 14 hari ke depan di dua stasiun yakni di Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur, Bunda.

Sementara itu, untuk operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur saat ini masih belum dibuka. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.

Korban yang luka-luka juga dilaporkan telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda