HaiBunda

MOM'S LIFE

Vaksin Campak untuk Dewasa, Siapa Golongan Masyarakat yang Dapat Prioritas?

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 11 May 2026 12:20 WIB
Ilustrasi Vaksin Campak untuk Dewasa / Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Bunda, pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan penyebaran campak di Indonesia, termasuk melalui program vaksinasi bagi kelompok berisiko tinggi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah memprioritaskan vaksinasi campak bagi orang dewasa. Pihaknya memprioritaskan vaksinasi tersebut bagi tenaga kesehatan (nakes).

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, L.Rizka Andalusia, menyebut langkah ini diambil untuk melindungi garda terdepan yang berisiko tinggi tertular. Adapun sasaran prioritasnya adalah 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus tertinggi.


“Nah, tentunya dengan adanya KLB ini potensi penularan kepada orang berisiko tinggi, dalam hal ini para nakes yang bekerja langsung dengan pasien, mengalami risiko tinggi,” ujar Rizka, dikutip dari laman Kemenkes, Jumat (8/5/2026).

Selain tenaga kesehatan, vaksin juga diprioritaskan untuk 28.321 dokter umum dan dokter gigi yang sedang menjalani masa internship di seluruh Indonesia. Total kebutuhan untuk kelompok prioritas dewasa ini diperkirakan sekitar 290 ribu dosis, Bunda.

Sementara itu, Rizka mengimbau para orang tua untuk segera melengkapi imunisasi dasar anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan booster SD sebagai langkah pencegahan penularan campak.

BPOM mengeluarkan vaksinasi campak

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia resmi memperluas penggunaan vaksin campak untuk kelompok dewasa berisiko sebagai langkah pengendalian KLB campak 2026. Kebijakan ini diumumkan Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam konferensi pers pada Rabu (8/4/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah BPOM melakukan evaluasi ilmiah bersama World Health Organization, Komite Nasional Penilai Obat, serta meninjau data uji klinik dan penggunaan di lapangan.

Berdasarkan hasil kajian, BPOM menyetujui penggunaan vaksin campak produksi Bio Farma untuk kelompok dewasa berisiko mulai 7 April 2026.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan hingga minggu ke-11 tahun 2026 terdapat 58 KLB campak di 39 kabupaten/kota di 14 provinsi. Meski kasus menurun signifikan, pemerintah tetap memperkuat vaksinasi karena penularan masih terjadi, termasuk pada kelompok dewasa.

Program vaksinasi ini diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, pelaku perjalanan internasional, dan individu yang kontak erat dengan kelompok rentan.

Sementara itu, Kemenkes menyebut stok vaksin campak nasional saat ini mencapai sekitar 9,8 juta dosis dan dinilai cukup untuk mendukung vaksinasi bertahap sesuai prioritas.

Apa itu penyakit campak?

Dilansir dari laman Mayo clinic, campak merupakan penyakit umum pada anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang mudah menyebar melalui udara dan menempel pada permukaan.

Sebagian besar orang publik dari campak dalam waktu sekitar 10 hari. Biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

Namun, campak bisa serius dan bahkan mematikan. Hal ini terutama berlaku untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah.

Gejala penyakit campak

Gejala campak kemungkinan muncul sekitar 7 hingga 14 hari setelah kontak dengan virus. Gejala pertama biasanya meliputi:

  • Demam, yang bisa mencapai 40 derajat Celsius
  • Batuk kering
  • Pilek
  • Mata merah dan berair
  • Lemas dan letih
  • Sakit dan nyeri
  • Tidak ada selera makan
  • Diare atau muntah-muntah

Sekitar 2 hingga 3 hari gejala tersebut, Bunda mungkin juga melihat bintik-bintik putih kecil di dalam mulut, yang disebut bintik Koplik.

Sekitar 3 hingga 5 hari setelahnya, atau sekitar 14 hari kontak dengan virus, ruam biasanya mulai terlihat. Ruam tersebut terdiri dari bintik-bintik besar dan datar serta benjolan kecil yang menonjol.

Ruam tersebut dimulai dari wajah atau leher dan menyebar ke bawah tubuh dari dada ke lengan dan kaki.

Oleh karena itu, vaksin campak sangat dibutuhkan untuk mencegah penularan ini, Bunda. Semoga bermanfaat, ya.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

Mom's Life Amira Salsabila

Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Parenting Nadhifa Fitrina

Ciri Kepribadian Orang yang Cepat Lelah saat Bersosialisasi Menurut Psikolog

Mom's Life Annisa Karnesyia

Alyssa Daguise Simpan Kolostrum di Spuit Kecil, Memang Sepenting Itu?

Menyusui Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhillah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Anak Artis yang Paras Cantiknya Disebut Bak Princess Negeri Dongeng

10 Cara Menjadi Content Creator Pemula, dari Hobi Jadi Penghasilan

20 Lagu Pengantar Tidur Bayi Terbaik dan Liriknya, Bantu Si Kecil Terlelap

Riset Sebut Kehamilan Kedua Bisa Bikin Ibu Punya Kemampuan Khusus dalam Mengasuh

5 Zodiak Paling Sederhana Meski Punya Banyak Kelebihan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK