MOM'S LIFE
Mengenal Potpourri, Pengharum Ruangan dari Bunga Kering yang Bisa DIY di Rumah
Arina Yulistara | HaiBunda
Sabtu, 16 May 2026 16:00 WIBMasih mencari pengharum ruangan yang cocok untuk di rumah? Coba bikin sendiri, Bunda. Mari mengenal potpourri, pengharum ruangan dari bunga kering yang bisa DIY di rumah.
Potpourri menjadi salah satu pilihan pengharum ruangan alami yang tidak hanya menghadirkan aroma menyenangkan, tapi juga mempercantik tampilan interior rumah. Campuran bunga kering, rempah-rempah, dan minyak esensial ini telah lama digunakan sebagai dekorasi sekaligus penyegar udara di berbagai ruangan.
Selain mudah ditemukan di pasaran, potpourri juga bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Proses pembuatannya cukup praktis dan memungkinkan Bunda menyesuaikan warna maupun aroma sesuai selera.
Mengutip Herzindagi dan Tree Hugger, yuk simak apa itu potpourri serta cara membuatnya di rumah.
Apa itu potpourri?
Potpourri adalah campuran bunga, daun, herbal, rempah-rempah, dan bahan alami lain yang telah dikeringkan lalu diberi aroma menggunakan minyak esensial. Campuran ini biasanya disimpan di dalam mangkuk terbuka, stoples dekoratif, atau kantong kain kecil agar wanginya dapat menyebar perlahan ke seluruh ruangan.
Istilah potpourri berasal dari bahasa Prancis. Tradisi ini sudah dikenal sejak lama, ketika masyarakat Prancis menggantung atau menaruh bunga kering di rumah untuk menjaga suasana tetap harum.
Seiring berjalannya waktu, potpourri semakin populer di berbagai negara sebagai alternatif pengharum ruangan yang lebih alami. Selain memberikan aroma menenangkan, potpourri juga memiliki nilai estetika.
Kombinasi warna bunga, kulit buah, dan rempah-rempah dapat menjadi elemen dekoratif yang membuat ruangan terasa lebih hangat serta segar.
Bahan yang diperlukan untuk membuat potpourri
Untuk membuat potpourri sendiri, Bunda dapat menyiapkan beberapa bahan berikut:
1. Bunga dan daun kering
Bunga yang umum digunakan untuk membuat potpourri, antara lain lavender, mawar, marigold, calendula, freesia, dan tulip. Bunda juga dapat menambahkan daun lemon balm atau geranium untuk variasi bentuk dan warna.
2. Herbal dan rempah-rempah
Kayu manis, cengkeh, rosemary, eucalyptus, thyme, sage, dan biji-bijian aromatik dapat memberikan karakter wangi yang lebih kaya.
3. Kulit buah kering
Kulit jeruk, lemon, apel, atau buah berry kering dapat menambah tampilan menarik sekaligus memberikan aroma segar.
4. Minyak esensial
Minyak esensial berfungsi memperkuat aroma. Pilih jenis seperti lavender, mawar, citrus, atau vanilla sesuai preferensi.
5. Fixative
Fixative merupakan bahan yang membantu aroma bertahan lebih lama. Bunda bisa menggunakan bubuk akar orris (orris root powder) atau akar vetiver.
6. Wadah kedap udara
Wadah ini digunakan selama proses pematangan agar seluruh bahan menyatu sempurna. Setelah selesai, potpourri dapat dipindahkan ke mangkuk kaca, keramik, atau stoples cantik untuk dipajang.
Cara membuat potpourri di rumah
Berikut cara membuat potpourri.
1. Siapkan fixative
Masukkan akar vetiver atau bubuk akar orris ke dalam wadah kedap udara. Bahan ini berfungsi menyerap dan melepaskan aroma secara perlahan sehingga potpourri lebih tahan lama.
2. Tambahkan rempah dan minyak esensial
Teteskan minyak esensial ke fixative, lalu campurkan rempah-rempah pilihan seperti kayu manis atau cengkeh. Tutup wadah dan kocok agar seluruh bahan tercampur rata.
3. Masukkan bunga dan buah kering
Tambahkan kelopak bunga, daun, dan kulit buah kering. Pilih kombinasi warna yang harmonis agar tampilannya semakin menarik.
4. Diamkan hingga tercium aroma yang lebih kuat
Simpan campuran dalam wadah tertutup rapat di tempat yang kering dan gelap selama minimal empat minggu. Untuk hasil aroma yang lebih kuat, biarkan hingga delapan minggu.
5. Pindahkan ke wadah yang cantik
Setelah proses pematangan selesai, pindahkan potpourri ke wadah dekoratif dan letakkan di area yang diinginkan. Potpourri dapat ditempatkan di berbagai sudut rumah, seperti meja ruang tamu, rak, atau area pintu masuk.
Selain itu, Bunda juga bisa memasukkannya ke dalam kantong kecil untuk diletakkan di lemari pakaian, laci, koper, hingga rak sepatu agar pakaian tetap harum alami. Untuk pengalaman relaksasi, gantungkan sachet potpourri di kepala shower.
Uap air hangat akan membantu menyebarkan aroma dan menciptakan suasana mandi yang lebih menenangkan. Potpourri juga dapat digantung di dekat kap lampu, di mana panas lampu membantu memperkuat wanginya.
Berapa lama aroma potpourri bertahan?
Jika dibuat dengan benar dan menggunakan fixative, aroma potpourri umumnya dapat bertahan sekitar tiga bulan. Ketika wanginya mulai memudar, Bunda cukup menambahkan beberapa tetes minyak esensial untuk menyegarkan kembali aromanya.
Manfaat potpourri bagi rumah Bunda
Potpourri bukan hanya sekadar pengharum ruangan. Kehadiran aroma alami dapat membantu menciptakan suasana yang lebih rileks, nyaman, dan menyenangkan.
Selain itu, tampilannya yang artistik membuat potpourri menjadi dekorasi sederhana yang mempercantik rumah tanpa biaya besar. Dengan bahan yang mudah didapat dan proses pembuatan yang sederhana, potpourri bisa menjadi proyek DIY menarik untuk dilakukan di rumah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Daun Kelor Bantu Atasi Berbagai Penyakit
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
13 Tanaman Hias Viral yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah
10 Tren Tanaman Hias 2025, Sudah Ada di Rumah Bun?
15 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan dan Rezeki di 2025
5 Tanaman Hias Tahan Panas & Mudah Dirawat, Bikin Rumah Bunda Makin Cantik
TERPOPULER
Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra Raih Juara 2 Piala Wali Kota Jakpus, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
Benarkah Kipas Angin Gantung Bisa "Membunuh" Energi Positif? Ini Kata Feng Shui
Ciri Orang yang Tidak Haus Validasi dalam Hubungan
Momen Hangat BCL, Tiko, dan Noah Kumpul Bersama Keluarga Almarhum Ashraf Sinclair di KL
Omelette hingga Sunny Side Up, Mana Olahan Telur yang Aman & Tidak untuk Ibu Hamil?
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
11 Ciri Kepribadian Karyawan dengan Performa Tinggi di Tempat Kerja, Jarang Dimiliki
Al Ghazali Ultah ke-29, Rayakan Bareng Keluarga hingga Dapat Ucapan Manis dari Bunda Maia
Tim Ratoh Jaroe SDIT Citra Az-Zahra Raih Juara 2 Piala Wali Kota Jakpus, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
Omelette hingga Sunny Side Up, Mana Olahan Telur yang Aman & Tidak untuk Ibu Hamil?
Benarkah Kipas Angin Gantung Bisa "Membunuh" Energi Positif? Ini Kata Feng Shui
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Kulit Berminyak Butuh Pelembap Khusus, Kenali Produk dengan Formula Ringan Ini
-
Beautynesia
Pelihara Hewan di Jari, Tamagotchi Ring Siap Jadi Aksesori Favorit Baru!
-
Female Daily
Intip Gaya Han So Hee dengan Tas Dior, Simple tapi Tetap Elegan!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Cantik dari Lahir, Pesona Karina aespa Tanpa Makeup Viral Bikin Takjub
-
Mommies Daily
Bandung-Malang Naik Apa? Ini Perbandingan Sleeper Bus, Kereta, dan Pesawat: Cek Harga dan Durasi