MOM'S LIFE
Ciri Kepribadian Orang yang Jarang Bersosialisasi Menurut Psikolog
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Kamis, 14 May 2026 16:50 WIBTidak semua orang merasa cocok berada di tengah keramaian atau obrolan yang berlangsung terus-menerus, Bunda. Ada juga yang justru merasa lebih nyaman ketika suasana lebih tenang dan tidak terlalu banyak interaksi.
Di balik semua itu, sebagian orang memang lebih memilih menjaga jarak dari aktivitas sosial yang padat. Bagi mereka, situasi seperti kumpul bareng atau percakapan yang panjang bisa terasa menguras energi.
Bukan berarti mereka tidak suka dengan orang lain, ya. Hanya saja, setiap orang punya cara yang berbeda dalam merasa nyaman saat berinteraksi.
Kondisi seperti ini sebenarnya kerap terlihat dalam keseharian. Bahkan, ada ciri kepribadian tertentu yang biasanya terlihat pada orang yang jarang bersosialisasi.
11 Ciri kepribadian orang yang jarang bersosialisasi menurut psikolog
Berikut ini terdapat ciri kepribadian orang yang jarang bersosialisasi menurut psikolog, dikutip dari laman Psychology Today dan Your Tango.
1. Cenderung pemalu
Dalam pandangan psikolog, orang yang tidak terlalu aktif secara sosial ternyata memiliki latar belakang yang berbeda. Profesor psikologi asal Amerika Serikat, Julie Bowker, bersama timnya mengatakan bahwa orang dengan sifat ini tidak bisa disamaratakan begitu saja.
Hampir 300 orang dewasa berusia 18-25 tahun diminta mengisi kuesioner tentang kepribadian, motivasi, serta pengalaman sosial mereka.
Dari jawaban itu, para peneliti melihat bagaimana kebiasaan menarik diri bisa berkaitan dengan berbagai pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang kurang nyaman.
Psikolog sosial asal Amerika Serikat, Bella DePaulo, Ph.D., menambahkan gambaran tentang orang yang pemalu. Ia menjelaskan bahwa ada seseorang yang sebenarnya memiliki keinginan untuk berinteraksi, tetapi kadang terhambat oleh rasa tidak nyaman atau malu.
2. Mereka antisosial
Selain itu, ada juga tipe orang yang jarang bersosialisasi dan sering disebut sebagai antisosial. Menurut DePaulo, kelompok ini bukan selalu berarti tidak suka orang lain, tetapi lebih tidak memiliki kecenderungan untuk memilih sendiri atau bersama orang lain.
Jadi, sebenarnya posisi mereka cenderung netral dalam urusan bersosialisasi, Bunda. Psikolog DePaulo menjelaskan bahwa orang dengan tipe ini bisa saja nyaman saat sendiri, tetapi juga tidak masalah ketika harus berada di tengah orang lain.
3. Mereka sengaja menghindar
Selain itu, ada lho orang yang memang sengaja menghindari interaksi dengan orang lain. Mereka biasanya kurang nyaman saat harus berada di situasi sosial, Bunda.
Orang seperti ini kerap menghindari pertemuan dengan berbagai alasan. Mereka bisa menolak undangan atau tiba-tiba menarik diri. Saat berbicara pun, jawabannya biasanya hanya singkat.
4. Menyukai aktivitas yang dilakukan sendirian
Bagi sebagian orang, menjalani aktivitas yang dilakukan sendiri mungkin terasa lebih nyaman. Mereka merasa punya cara tersendiri dalam menikmati waktu luang.
Seorang profesor sosiologi dari Kanada, Anthony Synnott, PhD, menjelaskan bahwa kesendirian tidak sama dengan kesepian. Menurutnya, kesepian punya manfaat untuk kesehatan mental.
"Kesendirian tidak sama dengan kesepian. Kesendirian adalah keadaan positif, waktu dan ruang untuk menikmati kebersamaan dengan diri sendiri, waktu istirahat, atau ruang untuk melepaskan diri dari hiruk pikuk kehidupan, berhenti dari rutinitas, mematikan kebisingan, dan mungkin menikmati alam," ujarnya.
5. Tidak melakukan kontak mata
Ada orang yang merasa kurang nyaman saat harus menatap lawan bicaranya secara langsung. Mereka lebih sering menunduk atau mengalihkan pandangannya saat berbicara.
Bagi mereka, kontak mata bisa terasa terlalu intens dan membuat tidak nyaman. Karena itu, mereka mencari cara agar percakapan terasa lebih nyaman. Salah satunya dengan fokus pada benda di sekitar daripada menatap orang yang diajak bicara.
Ciri kepribadian seperti ini ternyata sering kali ditemukan pada orang yang jarang bersosialisasi. Jika Bunda penasaran dengan kepribadian lainnya, klik di sini.
6. Mudah lelah setelah bersosialisasi
Tidak semua orang merasa tetap happy setelah bertemu banyak orang. Ada yang justru cepat lelah meskipun hanya dari percakapan singkat. Situasi ini membuat mereka butuh waktu sendiri untuk beristirahat.
Setelah berada di keramaian, mereka biasanya memilih untuk menarik diri sejenak. Ini bukan hanya soal suka atau tidak suka bersosialisasi, tapi lebih ke kebutuhan untuk memulihkan energi.
Sebuah studi tahun 2020 menjelaskan aktivitas sosial seperti banyak berbicara atau bersikap ramah dapat membuat seseorang merasa lelah, meskipun tidak melakukan aktivitas fisik.
7. Menunjukkan bahasa tubuh yang tertutup
Dalam keseharian, ada sikap yang bisa terlihat dari cara seseorang membawa dirinya saat berinteraksi. Mereka tampak lebih menjaga jarak dan tidak terlalu terbuka.
Sering kali, posisi tubuh mereka terlihat sedikit menjauh saat berbicara. Gerakan tangan juga cenderung lebih sedikit agar tidak terlalu menonjol.
Menurut profesor dan ahli psikologi dari Amerika Serikat, Susan Krauss Whitbourne, PhD, bahasa tubuh memiliki makna yang sangat luas dalam komunikasi.
"Bahasa tubuh hanyalah itu bahasa tubuh. Anda mungkin berpikir bahwa Anda hanya menunjukkan emosi Anda melalui wajah, tetapi itu hanyalah puncak gunung es. Seluruh tubuh Anda berpartisipasi dalam upaya menunjukkan atau menyembunyikan keadaan mental Anda," ujarnya.
8. Memiliki toleransi yang rendah terhadap keramaian
Berikutnya, ada orang yang mudah merasa tidak nyaman saat berada di tempat yang ramai. Karena itu, mereka cenderung menghindari situasi seperti ini, Bunda.
Bukan hanya soal suara, tapi juga banyaknya interaksi yang terjadi sekaligus. Bahkan, kondisi ini membuat mereka ingin segera menjauh dari keramaian.
Sebuah studi tahun 2020 tentang keengganan sosial menjelaskan bahwa musik atau aroma bisa memengaruhi kenyamanan seseorang di tempat ramai.
9. Menggunakan headphone di tempat umum
Seseorang yang jarang bersosialisasi cenderung menggunakan headphone meskipun tidak selalu sedang mendengarkan musik. Ini menjadi salah satu cara mereka untuk merasa nyaman di tengah keramaian.
Headphone kerap dipakai sebagai bentuk "batas" agar tidak mudah diajak berinteraksi. Jadi, mereka merasa punya ruang pribadi meskipun sedang berada di tempat umum.
10. Tidak menyukai kerja tim
Ternyata, ada sebagian orang yang merasa kurang nyaman ketika harus bekerja dalam tim. Mereka memilih mengerjakan sesuatu sendiri tanpa banyak melibatkan orang lain.
Kerja tim biasanya butuh banyak komunikasi dan diskusi. Hal inilah yang justru terasa melelahkan bagi mereka yang tidak terlalu suka bersosialisasi.
Dalam lingkungan pendidikan atau pekerjaan, mereka cenderung menghindari tugas kelompok. Jika pun terlibat, biasanya mereka memilih peran yang tidak terlalu banyak berinteraksi langsung.
11. Kurang percaya pada orang lain
Berikutnya, orang yang jarang bersosialisasi biasanya kurang percaya pada orang lain. Mereka tidak mudah membuka diri dalam pergaulan. Sikap ini bikin mereka lebih memilih menjaga jarak.
Mereka merasa bahwa tidak semua orang bisa diandalkan. Karena itu, mereka lebih nyaman tidak terlalu banyak terlibat dalam hubungan sosial, Bunda.
Itulah ulasan tentang ciri kepribadian orang yang jarang bersosialisasi menurut psikolog. Apakah Bunda termasuk salah satunya?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/som)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Ciri Kebiasaan Orang Cerdas yang Sering Tak Disadari
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
11 Macam Kepribadian dari Cara Duduk, Gambarkan Sifat Periang hingga Perfeksionis
7 Hal yang Bikin Bunda Memesona Selain Menggunakan Riasan Wajah
Tanda Orang yang Diam-diam Benci pada Kita, Salah Satunya Kontak Mata
8 Pintu Ini akan Tunjukkan Kekuatan dan Kemampuan Bunda Hadapi Masa Depan
TERPOPULER
7 Ciri Orang Kurang Cerdas Bersosialisasi dari Kalimat yang Diucapkannya
Cegah Postpartum Depression Sejak Masa Kehamilan
5 Tugas Istri Menurut Islam, Ternyata Tak Selalu Pekerjaan Rumah Tangga?
7 Tanda Seseorang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Bisa Dilihat dari Kebiasaannya
Keren! Anak Aryani Fitrina Jadi Player Mascots di Pertandingan Chelsea vs AC Milan
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Orang Kurang Cerdas Bersosialisasi dari Kalimat yang Diucapkannya
Cegah Postpartum Depression Sejak Masa Kehamilan
Keren! Anak Aryani Fitrina Jadi Player Mascots di Pertandingan Chelsea vs AC Milan
5 Tugas Istri Menurut Islam, Ternyata Tak Selalu Pekerjaan Rumah Tangga?
7 Tanda Seseorang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian, Bisa Dilihat dari Kebiasaannya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Liburan ke Dieng Rame-Rame atau Cuma Berdua? Ini Villa yang Sesuai Gaya Liburanmu
-
Beautynesia
3 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Saat Pamer Tanpa Disadari
-
Female Daily
5 Rekomendasi Tas Laptop yang Cocok untuk Kerja dan Kuliah
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Liburan Chill Lisa BLACKPINK ke Antelope Canyon, Serba NikeSKIMS
-
Mommies Daily
7 Topik yang Sebaiknya Tidak Dibahas dengan Mertua, Kalau Ingin Hubungan Tetap Harmonis