moms-life
Jangan Asal Flush! 7 Benda Ini Bisa Bikin Toilet Mampet dan Rusak
HaiBunda
Selasa, 19 May 2026 17:10 WIB
Daftar Isi
Bunda tidak sabaran dan sering flush tisu yang masuk ke toilet? Awas cepat rusak! Ini dia deretan benda yang bisa bikin toilet mampet dan rusak.
Banyak orang jarang memikirkan bagaimana mekanisme toilet bekerja setiap kali tombol flush ditekan. Karena sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sistem perpipaan modern sering dianggap sepele.
Kebiasaan membuang benda yang tidak semestinya ke kloset padahal bisa memicu masalah serius, mulai dari saluran mampet hingga kerusakan pipa yang membutuhkan biaya perbaikan besar. Para ahli perpipaan menegaskan bahwa idealnya hanya kotoran manusia dan tisu toilet yang boleh dibuang ke dalam kloset.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dua hal tersebut, hampir semua benda berpotensi menimbulkan penyumbatan.Â
Benda yang bisa bikin toilet mampet
Berikut deretan benda yang menurut para pakar sebaiknya tidak pernah di-flush ke toilet.
1. Tisu basah
Meski banyak produk mencantumkan label 'flushable', para ahli tetap menyarankan agar tisu basah tidak dibuang ke toilet. Bahan tisu basah jauh lebih kuat dan tidak mudah hancur seperti tisu toilet biasa, sehingga berisiko menyangkut di dalam saluran pembuangan.
Mengutip Real Simple, meski tertulis biodegradable, ramah lingkungan, atau disposable, tisu basah sebenarnya tidak bisa dibuang ke toilet dan sangat mungkin menyumbat toilet.
Ttisu basah dapat tersangkut pada lekukan atau sambungan pipa, lalu membentuk penghalang yang sulit ditembus. Jika jumlahnya menumpuk, kondisi ini bisa merusak pipa sekaligus menyebabkan kebocoran dan air meluap.
2. Tisu dapur
Tisu dapur memiliki struktur yang lebih tebal, kuat, dan sangat menyerap cairan. Karakteristik ini membuatnya sulit terurai di dalam air, berbeda dengan tisu toilet yang dirancang khusus agar cepat hancur setelah dibilas.
Meski toilet terlihat berhasil menyiramnya, tisu dapur tetap bisa tersangkut di dalam pipa dan di situlah masalah mulai muncul.
3. Pembalut
Produk kebersihan perempuan seperti pembalut, tampon, dan pantyliner dirancang untuk menyerap cairan dalam jumlah besar. Ketika terkena air, ukurannya akan mengembang dan berpotensi menyumbat saluran pembuangan secara total.
Material penyerap tersebut dapat membesar secara signifikan saat terkena air hingga menutup seluruh jalur pipa. Dalam banyak kasus, kondisi ini memerlukan bantuan profesional untuk membersihkannya.
4. Cairan pembersih berbahan kimia
Saat toilet atau wastafel mengalir lebih lambat, sebagian orang langsung menggunakan cairan pembersih saluran berbahan kimia. Meski tampak praktis, produk seperti ini justru bisa menimbulkan kerusakan baru.
Banyak bahan kimia yang mengklaim dapat membersihkan saluran mampet justru bisa menyebabkan kerusakan pada bagian sistem perpipaan. Jika bahan tersebut mengikis dinding pipa, kebocoran dan banjir dapat terjadi.
Poduk yang cukup dituangkan lalu ditinggal memang terlihat mudah, tapi sering kali lebih banyak mendatangkan masalah daripada manfaat.
5. Benang gigi
Benang gigi mungkin tampak kecil dan tidak berbahaya, tapi material sintetisnya tidak mudah terurai di air. Jika tersangkut di dalam pipa, benang ini dapat menjadi tempat menempelnya berbagai kotoran lain.
Kalau ini terjadi, benang gigi dapat menangkap benda-benda lain di belakangnya dan akhirnya membentuk semacam bendungan yang menjadi penyebab penyumbatan di masa depan.
6. Mainan anak
Anak-anak sering kali penasaran melihat benda yang menghilang setelah disiram toilet. Tanpa disadari, mereka bisa melempar berbagai benda seperti mainan kecil, sabun, hingga benda rumah tangga lainnya ke dalam kloset.
7. Benda apa pun yang tidak mudah terurai
Selain benda di atas, para tukang ledeng juga melarang membuang obat-obatan, minyak goreng, lemak, pasir kucing, puntung rokok, bahan kimia rumah tangga, cat, kapas, dan cotton bud ke toilet
Jadi, mulai sekarang pastikan Bunda dan keluarga hanya menekan tombol flush untuk hal-hal yang memang aman bagi sistem perpipaan. Dengan begitu, toilet tetap berfungsi optimal dan rumah terhindar dari masalah saluran mampet yang merepotkan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
8 Tips Desain Rumah Minimalis di Lahan Sempit Tak Kuras Bujet
Mom's Life
4 Hal Penting Saat Mendesain Taman agar Tampilannya Indah & Asri
Mom's Life
Tips Miliki Rumah Asri dan Nyaman Meski Lahan Kecil
Mom's Life
Jangan Terlambat, Kenali 4 Tanda Kayu di Rumah Dimakan Rayap
Mom's Life
Mudah! 10 Tips Membuat Rumah Sejuk Tanpa AC
7 Foto
Mom's Life
Rumah Widi Mulia & Dwi Sasono Ramah Lingkungan, Ini Potretnya Banyak Manfaatkan Barang Bekas
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Benarkah Magnet Kulkas Bisa Bikin Boros Listrik? Ini Faktanya
Kompor Gas dan Listrik, Mana yang Lebih Hemat? Ini Kata Pakar
Mengapa Cicak Sering Muncul saat Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya