Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

9 Sinyal Tubuh Butuh Istirahat, Jangan Diabaikan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 20 May 2026 12:50 WIB

Ilustrasi tanda hamil muda seperti lelah
Ilustrasi Sinyal Tubuh Butuh Istirahat, Jangan Diabaikan/Foto: Getty Images/iStockphoto/Pongtep Chithan
Daftar Isi
Jakarta -

Kesibukan yang padat sering kali membuat seseorang mengabaikan kondisi fisik. Padahal, tubuh biasanya akan memberikan berbagai sinyal ketika sudah membutuhkan istirahat.

Tagihan yang harus dibayar, urusan rumah tangga, hingga perhatian untuk anak sering kali membuat Bunda mungkin kesulitan meluangkan waktu istirahat.

Itulah mengapa tubuh biasanya akan memberikan sinyal tertentu sebagai tanda bahwa diri membutuhkan waktu untuk memulihkan energi, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Burnout telah menjadi begitu parah sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mencantumkannya sebagai kontributor utama penyakit. Oleh karena itu, Bunda perlu segera istirahat ketika muncul tanda-tanda tubuh kelelahan.

9 Sinyal tubuh butuh istirahat

Berikut sinyal spesifik bahwa tubuh Bunda sangat membutuhkan waktu istirahat sejenak dari jadwal yang padat:

1. Benar-benar merasa lelah

Dilansir dari laman Your Tango, merasa kelelahan bahkan setelah tidur semalaman penuh menunjukkan bahwa tubuh telah bekerja melebihi kapasitasnya.

Mengambil waktu istirahat dari tekanan akut di tempat kerja dapat membantu mengatur ulang sistem saraf dan memungkinkan Bunda mendapatkan istirahat yang dibutuhkan.

2. Muncul masalah pencernaan

Jika mengalami masalah pencernaan yang terjadi terus-menerus, dan tidak dapat dijelaskan oleh dokter, itu mungkin berkaitan dengan kelelahan dan stres yang dialami.

Sakit perut, masalah pencernaan, dan perubahan nafsu makan adalah beberapa indikasi dari kelelahan, Bunda.

Sebuah studi tahun 2023 yang diterbitkan dalam Journal of Psychosomatic Research menjelaskan bahwa ada banyak gejala fisik yang sangat nyata terjadi bersamaan dengan tantangan emosional. Ini meliputi sakit perut, mual, dan gangguan pencernaan.

3. Mengalami kabut otak

Mengalami kabut otak adalah sinyal bahwa tubuh mengirimkan peringatan sudah waktunya untuk beristirahat.

Para ahli di Psychology Today mendefinisikan kabut otak sebagai suatu jenis disfungsi kognitif yang ditandai dengan daya ingat yang buruk, kesulitan fokus, kebingungan, dan kelelahan mental.

4. Mati rasa secara emosional

Merasa terputus dari emosi sendiri atau orang-orang di sekitar adalah tanda besar dari kelelahan secara mental alias burnout. Ini bukan sekadar kelelahan ringan, tubuh berharap Bunda memperhatikannya.

5. Mudah marah dan tidak bisa puas

Pengalaman mengalami kelelahan kerja tidak hanya terbatas pada gejala fisik. Perasaan tersebut dapat bermanifestasi secara emosional yang memengaruhi hubungan interpersonal seseorang, baik di tempat kerja maupun luar kantor.

Tanda-tanda perilaku burnout meliputi peningkatan frustrasi dan mudah marah. Itulah mengapa merasa tersinggung oleh hal-hal kecil yang biasanya tidak akan mengganggu adalah salah satu tanda terbesar bahwa Bunda perlu istirahat.

6. Selalu merasa khawatir

Kecemasan dapat menimbulkan berbagai gejala fisik, seperti jantung berdebar, sesak napas, dan penurunan sistem kekebalan tubuh, yang dapat menyebabkan penyakit.

Selain itu, kecemasan juga sangat buruk bagi kesehatan karena meningkatkan kadar kortisol. Seiring waktu, hal ini meningkatkan berbagai kondisi kesehatan serius.

7. Tubuh terasa sakit di beberapa titik

Sinyal lain tubuh membutuhkan istirahat adalah secara konsisten bangun tidur dengan rasa pegal-pegal dan berlanjut sepanjang hari. Hal ini terutama berlaku jika Bunda juga mengalami sakit kepala di beberapa titik setiap hari.

Sakit kepala merupakan indikasi bahwa Bunda menyimpan stres dan ketegangan berlebih di dalam tubuh.

Ini adalah peringatan jelas bahwa Bunda perlu melepaskan tekanan, yang kemungkinan besar berarti menurunkan tingkat stres Bunda dengan mengurangi tingkat tanggung jawab profesional.

8. Kurang perawatan diri

Burnout sering disertai dengan depresi, yang dapat sangat memengaruhi kemampuan Bunda untuk merawat diri sendiri pada tingkat paling dasar.

Kurangnya perawatan diri bisa meliputi tidak mengonsumsi makanan seimbang karena perubahan nafsu makan, atau mungkin juga sulit melakukan tugas-tugas dasar seperti menyikat gigi atau mandi.

Perawatan diri sejati bukanlah tentang kecantikan, melainkan memastikan kebutuhan fisik Bunda terpenuhi dengan cukup tidur, memberi nutrisi pada tubuh, dan menjaga kebersihan.

9. Berhenti menghubungi teman-teman

Ketika tubuh memberi Bunda waktu istirahat, gagasan untuk menghubungi teman-teman bisa terasa sangat berat.

Bunda memiliki begitu banyak hal yang harus dilakukan dengan pekerjaan, keluarga, dan rumah, sehingga persahabatan yang dulu membuat Bunda begitu bahagia kini terasa seperti kewajiban lain.

Nah, itulah beberapa sinyal tubuh yang dapat Bunda kenali ketika membutuhkan istirahat. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda