MOM'S LIFE
Dahulu Hangus Kini Mewah: Rumah Bekas Kebakaran Ini Masuk Jajaran Desain Terbaik Luar Negeri
Azhar Hanifah | HaiBunda
Senin, 08 Jun 2026 18:20 WIBKebakaran sering kali meninggalkan duka mendalam bagi pemilik rumah. Namun, sebuah hunian di Australia membuktikan bahwa musibah bisa menjadi awal dari sebuah karya arsitektur yang mengagumkan. Rumah yang sebelumnya hangus dilalap api ini kini justru berhasil menarik perhatian dunia berkat desainnya yang inovatif dan berkelanjutan.
Tidak hanya tampil memukau secara visual, rumah tersebut juga menjadi contoh bagaimana bangunan lama dapat dihidupkan kembali dengan pendekatan yang ramah lingkungan. Transformasi luar biasa ini membuatnya masuk dalam daftar nominasi penghargaan desain hunian paling bergengsi di Australia, bersanding dengan berbagai proyek arsitektur modern lainnya.
Seperti apa perjalanan rumah tersebut hingga masuk jajaran rumah terbaik di luar negeri? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Rumah bekas kebakaran ini masuk daftar rumah terbaik di Australia
Mengutip dari laman Real Estate, sejumlah hunian inovatif dari negara bagian Queensland berhasil masuk daftar nominasi Houses Awards 2026, sebuah penghargaan bergengsi yang menyoroti perkembangan terbaru dalam desain rumah tinggal di Australia.
Daftar nominasi tahun ini mencakup hampir 170 proyek dari berbagai wilayah yang menampilkan kreativitas serta solusi desain modern untuk kebutuhan masa kini.
Salah satu proyek yang mencuri perhatian adalah Hakea House yang berlokasi di kawasan Paddington, Brisbane. Nama rumah ini diambil dari pohon Hakea yang dikenal dapat berbunga kembali setelah terjadi kebakaran. Filosofi tersebut sejalan dengan kisah rumah ini yang dibangun kembali setelah hunian sebelumnya hangus terbakar.
Menariknya, sebagian struktur dari bangunan lama berhasil diselamatkan dan dimanfaatkan kembali dalam pembangunan rumah baru. Pendekatan ini tidak hanya mempertahankan nilai historis bangunan, tetapi juga mengurangi limbah konstruksi sehingga lebih ramah lingkungan.
Selain Hakea House, ada pula proyek Birdwood yang berdiri di lereng curam Mount Coot-tha. Rumah ini dirancang mengikuti kontur alam dengan berbagai elemen bangunan yang tampak muncul dari medan berbukit.
Salah satu ciri khasnya adalah penggunaan kisi-kisi bata daur ulang yang membungkus sebagian besar bangunan dan menciptakan permainan cahaya alami di dalam rumah.
Ketua juri Houses Awards, Alexa Kempton, menilai banyak arsitek tahun ini berhasil menghadirkan solusi kreatif di tengah tingginya biaya pembangunan dan tantangan lingkungan.
Menurutnya, desain rumah yang mampu bertahan dalam jangka panjang sekaligus menyesuaikan kebutuhan penghuni menjadi aspek penting baik dari sisi ekonomi maupun keberlanjutan.
Ia juga menyoroti semakin banyak proyek yang mengutamakan penggunaan kembali material bangunan, mempertahankan struktur lama, serta memanfaatkan sistem konstruksi modular dan prefabrikasi yang dinilai lebih efisien.
Pendekatan tersebut membantu menekan biaya pembangunan sekaligus meningkatkan kepastian dalam proses konstruksi. Tidak sedikit pula rumah dalam daftar nominasi yang merupakan hasil renovasi dan pengembangan bangunan lama dibandingkan merobohkan lalu membangun dari awal.
Menurut Kempton, langkah ini menjadi solusi yang lebih berkelanjutan sekaligus memberi kesempatan pada bangunan yang sebelumnya kurang dihargai untuk kembali dimanfaatkan secara optimal.
Selain itu, para arsitek juga menunjukkan cara-cara kreatif dalam menjawab kebutuhan hunian di kawasan perkotaan yang semakin padat. Beberapa proyek menghadirkan pembagian lahan yang lebih efisien hingga penambahan studio atau ruang multifungsi untuk meningkatkan kenyamanan penghuni.
Pemenang Houses Awards 2026 dijadwalkan diumumkan dalam acara penghargaan pada 4 September mendatang. Para pemenang akan bersaing di sembilan kategori sebelum satu proyek terbaik dinobatkan sebagai Australian House of the Year atau rumah terbaik Australia tahun ini.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)