HaiBunda

MOM'S LIFE

6 Tanaman Jadul yang Kembali Naik Daun pada 2026

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Minggu, 14 Jun 2026 07:00 WIB
Ilustrasi tanaman bunga Iris / Foto: Getty Images/iStockphoto/yumehana

Ada beberapa tanaman jadul yang kembali tren tahun ini. Apa saja? Mari lihat di sini, Bunda.

Tren berkebun terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Jika beberapa tahun terakhir tanaman minimalis dan mudah dirawat mendominasi halaman rumah, kini arah tren mulai bergeser ke tanaman-tanaman klasik yang mengingatkan pada taman rumah nenek di masa lalu.

Di tahun 2026, para pencinta tanaman justru semakin tertarik menghadirkan suasana taman yang romantis, penuh warna, dan bernuansa nostalgia. Tanaman bergaya cottage garden atau taman pedesaan klasik kembali menjadi favorit karena mampu menghadirkan keindahan alami sekaligus menarik berbagai jenis penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu.


Tanaman jadul yang naik daun pada 2026

Berikut deretan tanaman jadul yang kembali tren.

1. Hollyhocks

Hollyhocks menjadi salah satu tanaman lawas yang diprediksi kembali populer pada 2026. Tanaman berbunga ini dikenal dengan batangnya yang menjulang tinggi hingga hampir 3 meter serta warna bunganya beragam dan mencolok.

Mengutip Ideal Home, spesialis hortikultura Cherry Lane Garden Centres, Amber Tunney, mengatakan bahwa hollyhocks yang dahulu dianggap sebagai tanaman khas taman pedesaan kini kembali diminati. Para pekebun mulai menyukai gaya penanaman bernuansa romantis dan warisan budaya. Selain itu, tanaman ini memberikan struktur dan tinggi yang menarik, terutama untuk taman berukuran kecil.

2. Delphinium

Delphinium juga menjadi primadona di kalangan pencinta tanaman hias. Tanaman ini terkenal dengan rangkaian bunga menjulang berwarna biru, ungu, hingga putih yang mampu menciptakan tampilan taman yang elegan.

Pakar hortikultura dari LBS Horticulture, Richard Barker, menyebut delphinium merupakan tanaman klasik yang kini kembali mendapat perhatian luas. Tingginya mampu memberikan kesan dramatis dan daya tarik visual. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini bahkan bisa berbunga kembali di akhir musim.

3. Sweet peas

Sweet peas tidak hanya menarik dari segi tampilan, tapi juga dikenal memiliki aroma harum yang khas. Tanaman ini menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin menghadirkan pengalaman sensorik di taman rumah.

Menurut Amber, meningkatnya minat terhadap taman yang melibatkan unsur penciuman menjadi salah satu alasan sweet peas kembali digemari. Tanaman ini juga menghadirkan nuansa nostalgia dan mendukung tren berkebun bunga potong di rumah.

4. Iris

Iris dikenal sebagai tanaman yang relatif mudah dirawat tapi memiliki tampilan bunga yang mencolok. Kelopak bunganya yang artistik dengan dominasi warna ungu membuat tanaman ini semakin diminati oleh para pemula maupun penghobi tanaman.

Richard menilai iris kembali naik daun karena mampu memberikan hasil maksimal tanpa memerlukan perawatan yang rumit. Tanaman ini mudah ditanam, menarik penyerbuk, dan dapat tumbuh kembali setiap tahun di berbagai kondisi lokasi.

5. Lupin

Lupin menawarkan kombinasi warna bunga yang berani dengan bentuk menjulang yang khas. Kehadirannya mampu menjadi titik fokus di taman, terutama pada musim semi dan musim panas.

Amber  mengatakan bahwa tanaman yang sempat dianggap kuno ini kini kembali digemari karena tampilannya yang unik dan manfaat ekologisnya. Kemampuannya memperbaiki kandungan nitrogen dalam tanah juga disukai oleh pekebun yang peduli lingkungan.

6. Foxglove

Foxglove menjadi salah satu tanaman yang banyak menarik perhatian dalam berbagai pameran taman internasional. Bentuk bunganya yang menyerupai lonceng dan tumbuh menjulang membuatnya tampil mencuri perhatian.

Menurut Richard, foxglove semakin diminati karena manfaatnya bagi ekosistem taman. Foxglove merupakan bunga klasik taman pedesaan yang kembali populer karena sangat efektif menarik lebah. Tanaman ini juga mampu menyebarkan benih sendiri sehingga dapat menghasilkan bunga baru setelah masa berbunga berakhir.

Selain menghadirkan keindahan visual yang khas, tanaman-tanaman klasik tersebut juga menawarkan manfaat ekologis dan pengalaman berkebun yang lebih dekat dengan alam.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Daun Kelor Bantu Atasi Berbagai Penyakit

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Mengapa Bayi Kagetan saat Tidur? Ketahui Faktanya

Parenting Kinan

Resep Bubur Suro Khas Jawa dan Aneka Makanan Tradisional untuk Sambut Tahun Baru Islam

Mom's Life Amira Salsabila

6 Tanaman Jadul yang Kembali Naik Daun pada 2026

Mom's Life Arina Yulistara

Pasangan Lebih Sering Bertengkar saat Punya Anak, Normalkah?

Mom's Life Angella Delvie & Fauzan Julian Kurnia

Peneliti Usulkan Penggunaan Pankreas Buatan pada Ibu Hamil dengan Diabetes Tipe 1

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang Cerdas dari 11 Hal yang Berani Mereka Tolak saat yang Lain Setuju

Pasangan Lebih Sering Bertengkar saat Punya Anak, Normalkah?

Mengapa Bayi Kagetan saat Tidur? Ketahui Faktanya

Peneliti Usulkan Penggunaan Pankreas Buatan pada Ibu Hamil dengan Diabetes Tipe 1

Resep Bubur Suro Khas Jawa dan Aneka Makanan Tradisional untuk Sambut Tahun Baru Islam

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK