HaiBunda

MOM'S LIFE

7 Ciri Kepribadian Orang Tidak Percaya Diri, Termasuk Susah Menerima Pujian

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 15 Jun 2026 10:40 WIB
7 Ciri Kepribadian Orang Tidak Percaya Diri, Termasuk Susah Menerima Pujian/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashi Sae Yang
Jakarta -

Orang yang tidak percaya diri sering kali sulit untuk menerima pujian, Bunda. Mereka cenderung banyak berpikir sebelum bertindak dan khawatir terhadap penilaian orang lain.

Tak hanya itu, orang yang tidak percaya diri juga cenderung sering meragukan kemampuan dan nilai dirinya sendiri. Hal itu membuat mereka lebih berhati-hati dalam berbicara maupun bertindak.

Memahami ciri kepribadian orang yang tidak percaya diri penting bagi kita untuk membantu memahami perilaku dan cara mereka menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga dapat memberikan dukungan yang tepat, membangun komunikasi yang lebih baik, serta menghindari kesalahpahaman.


Ciri kepribadian orang tidak percaya diri

Melansir dari Very Well Mind, berikut ciri kepribadian orang yang tidak percaya diri:

1. Terlalu sering meminta maaf

Mengutarakan permintaan maaf adalah sesuatu yang harus kita semua lakukan. Tetapi jika Bunda atau orang lain sering melakukan ini, maka itu bisa jadi ciri kepribadian tidak percaya diri.

"Terlalu sering meminta maaf dapat mencerminkan rasa takut menjadi beban atau membuat kesalahan," kata konselor profesional, Janice Holland.

"Ketika seseorang meminta maaf secara berlebihan, itu dapat mengindikasikan bahwa mereka tidak mempercayai nilai intrinsik mereka dan merasa perlu untuk merendahkan diri atau menyenangkan orang lain."

2. Kesulitan menerima pujian

Ahli neuropsikologi Sanam Hafeez, PsyD, mengatakan bahwa rasa tidak aman dapat menyebabkan orang terlalu sering meminta maaf. Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa hal itu dapat menyebabkan seseorang mengabaikan atau menolak pujian dari orang lain, Bunda.

"Ketidakmampuan untuk mengucapkan 'terima kasih' ketika dipuji dan merasa perlu untuk mengatakan sesuatu yang merendahkan diri sendiri adalah tanda merasa tidak aman. Reaksi seperti itu sering menandakan bahwa seseorang kesulitan menerima dirinya sendiri," ungkap Hafeez.

3. Kebutuhan akan validasi

Sering mencari pengakuan dari orang lain adalah tanda orang tidak percaya diri. Perilaku ini biasanya terjadi berulang di mana orang tersebut selalu meminta kepastian atau mengharapkan pujian.

Seiring waktu, hal tersebut dapat merusak hubungan, karena orang lain mungkin merasa tertekan untuk memberikan penegasan tanpa henti. Meskipun pengakuan sesekali adalah hal yang normal, mengandalkannya secara berlebihan dapat menunjukkan kurangnya kepercayaan diri pada keputusan, kemampuan, atau harga diri sendiri.

4. Suka menarik diri dari kehidupan sosial

Sebagian orang yang tidak percaya diri suka menarik diri dari kehidupan sosial. Mereka takut akan dihakimi dan tidak diterima.

"Jika seseorang takut dihakimi atau merasa tidak diterima, dia mungkin mengisolasi diri, dan itu hanya akan memperkuat perasaan tidak mampu dari dirinya," kata Hafeez.

5. Kerap menghindari tantangan

Menghindari tantangan atau selalu bermain aman adalah cara termudah untuk menghindari potensi kegagalan. Holland mengatakan bahwa penghindaran sering kali disamarkan sebagai sikap praktis atau sekadar menikmati status quo, tetapi sering kali hal itu dapat mengindikasikan rasa takut akan kegagalan.

"Orang mungkin kehilangan peluang untuk bertumbuh karena rasa tidak aman meyakinkan bahwa mereka pasti akan gagal atau dianggap sebagai orang yang tidak mampu, sehingga mereka terjebak dalam zona nyaman mereka sendiri," ujar Holland.

6. Perfeksionis

Mencapai kesempurnaan yang berlebihan bisa menjadi tanda seseorang merasa tidak aman atau tidak percaya diri. Sikap itulah yang sering dibawa oleh orang-orang perfeksionisme, di mana mereka suka menyembunyikan rasa ketidakmampuan yang mendalam.

"Orang yang bergumul dengan perfeksionisme biasanya takut akan kritik atau kegagalan, penolakan, dan hanya percaya nilai mereka yang berkaitan dengan kinerja tanpa cela, bukan pada nilai intrinsik," ungkap Holland.

7. Suka menyenangkan orang lain

Orang yang tidak percaya diri juga memiliki kepribadian di mana mereka suka menyenangkan orang lain, Bunda. Mereka memprioritaskan kebutuhan dan kebahagiaan orang lain di atas kebutuhan dan kebahagiaan mereka sendiri, hingga sering kali mengorbankan banyak hal pribadi.

"Perilaku ini mungkin tampak peduli, tetapi mencerminkan rasa takut akan penolakan. Di baliknya, ada keyakinan bahwa cinta dan rasa memiliki harus diperoleh, bukan diberikan secara cuma-cuma," kata Holland.

Demikian 7 ciri kepribadian orang yang tidak percaya diri. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tak Sepenuhnya Introvert atau Ekstrovert, Ini yang Disebut Otrovert

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?

Mom's Life Amira Salsabila

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Parenting Annisa Karnesyia

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

Parenting Tim HaiBunda

Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?

5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK